Piala Dunia 2022: Jules Kounde Nekat Pakai Kalung Emas saat Prancis Sikat Polandia, Terancam Sanksi FIFA

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 05 Des 2022, 00:33 WIB
Bek Timnas Prancis, Jules Kounde. (AFP/ANDREJ ISAKOVIC).

Bola.com, Doha - Jules Kounde benar-benar nekat. Bek Timnas Prancis itu memakai kalung emas ketika bertanding melawan Timnas Polandia di babak 16 besar Piala Dunia 2022.

Jules Kounde berhasil membawa Prancis lolos ke perempat final Piala Dunia 2022 seusai mengalahkan Polandia 3-1 pada Minggu (4/12/2022) di Al Thumama Stadium, Doha.

Advertisement

Pelatih Prancis, Didier Deschamps memainkan Jules Kounde sebagai starter. Namun, pemain asal Barcelona itu berperan sebagai bek sayap kanan, bukan bek tengah.

Sekitar pada menit ke-42, kamera televisi tiba-tiba menyorot Jules Kounde yang tengah berada di pinggir lapangan. Ternyata, ofisial Prancis sedang membantu pemain berusia 24 tahun itu melepaskan kalung emas dari lehernya.

2 dari 5 halaman

Sudah Dipakai sejak Menit Pertama

Pemain timnas Prancis, Jules Kounde (tengah) berebut bola diudara dengan pemain Polandia, Sebastian Szymanski dalam pertandingan 16 besar Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Al Thumama Stadium, Doha, Qatar, Minggu (4/12/2022). (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Usut punya usut, kalung emas itu telah melilit di leher Jules Kounde sejak peluit babak pertama dibunyikan oleh wasit Jesus Valenzuela.

"Saat Jules Kounde akan melakukan lemparan ke dalam, asisten wasit melihatnya menggunakan kalung emas dan memintanya untuk melepaskannya," tulis media Inggris, Express.

Akibat memakai kalung emas itu ketika bertanding, Jules Kounde terancam sanksi FIFA. Mengapa demikian?

3 dari 5 halaman

Terancam Sanksi

Jules Kounde. Bek tengah Sevilla berusia 23 tahun ini telah menjadi incaran Chelsea sejak bursa transfer musim panas 2021/2022 lalu. Hingga bursa transfer musim ini pun Chelsea terus berjuang mendapatkan pemain asal Prancis tersebut, apalagi The Blues baru ditinggal dua pemain belakang andalannya, Andreas Christensen dan Antonio Ruduiger. Apa daya, sang pemain lebih memilih bergabung dengan Barcelona denagn nilai transfer 50 juta euro dan terikat kontrak hingga Juni 2027. (AFP/Pau Barrena)

Express mengulas bahwa FIFA melarang pemain mengenakan perhiasan apa pun saat bermain. Wasit juga biasanya memeriksa setiap pemain untuk mengikuti aturan tersebut sebelum partai dimulai.

"Jadi, masih harus dilihat apakah Jules Kound akan mendapatkan sanksi dari FIFA setelah pertandingan," ujar Express.

4 dari 5 halaman

Aturan IFAB

Mengacu kepada aturan International Football Association Board (IFAB) Bab 4 tentang Peralatan Pemain, tertulis apa saja yang tidak boleh dipakai pemain ketika bertanding.

"Semua barang perhiasan termasuk kalung, cincin, gelang, anting, gelang kulit, hingga karet gelang dilarang dan harus dilepas. Menggunakan selotip untuk menutupi perhiasan tidak diizinkan," papar IFAB.

5 dari 5 halaman

Berita Terkait