Laporan dari Qatar: 2 Alasan Piala Dunia 2022 Merupakan Kesempatan Emas untuk Saksikan Pertandingan Langsung di Stadion

oleh Hendry Wibowo diperbarui 07 Des 2022, 18:00 WIB
Suporter Arab Saudi di Metro Doha. Penonton dari benua Asia sangat dominan di Piala Dunia 2022 Qatar. (Hendry Wibowo/Bola.com)

Laporan Langsung Ade Yusuf Satria dan Hendry Wibowo dari Qatar.

Data yang kami kutip dari situs Al Jazeera, 34 persen penonton yang masuk ke Qatar untuk menyaksikan Piala Dunia 2022 datang dari India.

Advertisement

Pantauan kami, pendatang dari negara benua Asia dan Afrika memang sangat dominan di Piala Dunia 2022 Qatar. Maklum buat negara Asia dan sebagian Afrika, Qatar merupakan destinasi yang masuk akal untuk dikunjungi.

Seperti penonton asal Malaysia, Jin. Dia menceritakan dua alasan Piala Dunia 2022 merupakan kesempatan emas untuk menyaksikan pertandingan langsung di stadion.

Hal pertama peraturan soal Hayya Card yang merupakan visa untuk masuk Qatar. Buat pemegang tiket pertandingan, penonton memang tidak perlu membayar lagi untuk mengajukan Hayya.

.

2 dari 5 halaman

Masalah Visa

Padahal pengurusan visa untuk masuk sebuah negara, dikenal memakan waktu dan juga biaya.

Artinya untuk pemegang tiket menonton Piala Dunia 2022, tidak perlu lagi membayar untuk mendapat visa dalam hal ini Hayya Card.

Baru pada awal Desember ini, pemerintah Qatar memperbolehkan penonton tanpa tiket mengajukan Hayya Card. Itupun harus disertakan bukti sudah memesan penginapan di Qatar dan membayar 500 QR atau sekitar Rp2 juta. 

"Persyaratan visa dan biaya tiket pesawat yang tinggi selalu membuat kami berpikir beribu kali untuk menonton pertandingan Piala Dunia," kata Jin.

 

 

3 dari 5 halaman

Tiket Pesawat

Jin (kanan), fan asal Malaysia yang datang ke Qatar untuk menonton Piala Dunia 2022. (Istimewa)

Ya menurut Jin, tiket pesawat jadi faktor kedua Piala Dunia 2022 Qatar merupakan kesempatan emas untuk menonton langsung di stadion.

Karena untuk penonton asal Asia, harga tiket ke Qatar lebih masuk akal ketimbang harus menyaksikan Piala Dunia di benua Eropa atau Amerika.

"Piala Dunia berikutnya berlangsung di benua Amerika. Harga tiket pesawat untuk ke sana nilainya sama dengan pengeluaran total kami selama di Qatar," Jin memberikan analisis.

Untuk diketahui, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko merupakan tuan rumah Piala Dunia 2026.

 

4 dari 5 halaman

Harga Tiket Pesawat

Menurut Jin, dia membeli tiket pesawat ke Qatar pada bulan Desember 2021. Kala itu ia merogoh kocek 700 dolar AS atau sekitar Rp 10,9 juta.

Sebagai perbandingan, harga tiket rata-rata untuk penerbangan ke New York City, Amerika Serikat sekitar Rp30 juta.

Nilai di atas tentu masih bisa bertambah pada tahun 2026. So, buat Anda yang ingin saksikan Piala Dunia 2022 masih ada waktu lho. Babak perempat final baru akan dimulai 9 Desember.

5 dari 5 halaman

Berita Terkait