3 Alasan yang Bikin Eks Pelatih Timnas Indonesia U-23 Berani Sesumbar Argentina Bakal Juara Piala Dunia 2022

oleh Radifa Arsa diperbarui 07 Des 2022, 17:15 WIB
Lionel Messi menyumbangkan satu gol saat Timnas Argentina menang 3-1 atas Venezuela pada laga ke-17 kualifikasi Piala Dunia 2022 zona CONMEBOL di Estadio Alberto J. Armando, Sabtu (26/3/2022) pagi WIB. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Bola.com, Yogyakarta - Pelatih Rans Nusantara FC, Rahmad Darmawan, memprediksi Argentina bisa meraih kemenangan saat berjumpa Belanda di fase perempat final Piala Dunia 2022. Salah satunya adalah faktor Lionel Messi.

Menurut pemain timnas Indonesia pada medio 1988–1994 itu, Lionel Messi sedang dalam kondisi terbaik bersama Argentina. Ia juga menyebut bahwa La Albiceleste sedang kompak-kompaknya.

Advertisement

Apalagi, Argentina sebelum ini juga berhasil menjuarai Copa America 2021 setelah mengalahkan Brasil dengan skor 1-0 via gol tunggal yang dilesakkan oleh Angel Di Maria.

Oleh karena itu, RD memiliki keyakinan besar bahwa Argentina bisa mengalahkan Belanda pada pertemuan keduanya di Stadion Lusail, Sabtu (10/12/2022) pukul 02.00 dini hari WIB.

"Saya dari awal yakin dengan Argentina, condongnya dukung Argentina. Saya melihatnya dari Copa America 2021 mereka juara. Lionel Messi sekarang dalam kondisi yang sangat baik bersama tim nasionalnya," kata Rahmad Darmawan kepada Bola.com, Selasa (6/12/2022).

 

2 dari 5 halaman

Faktor Lionel Messi

Lionel Messi kini berhasil menyalip rekor yang ditorehkan oleh Diego Maradona dan Guillermo Stabile sebagai pencetak gol terbanyak timnas Argentina. Messi tercatat telah membuat 9 gol atau unggul satu gol dari Maradona dan Stabile. (AP/Thanassis Stavrakis)

Dari keyakinan pribadi RD, negara yang sukses di kejuaraan besar kerap kali bergantung pada salah satu pemain bintangnya. Contohnya adalah adanya Diego Maradona ketika Argentina juara Piala Dunia 1986.

Kemudian, Belanda memiliki Marco van Basten yang berhasil memenangkan tiga trofi Ballon d'Or ketika berhasil menjuarai Piala Eropa 1988.

Dengan keyakinan itu, Argentina yang kini memiliki Lionel Messi diprediksi mampu menumbangkan Belanda untuk melangkah terus maju ke babak berikutnya.

"Jujur, selalu juara-juara di event besar Piala Dunia itu ada faktor ketergantungan sebuah tim kepada individu. Kita lihat sejarahnya, Argentina dengan Maradona sukses, Belanda dengan era Van Basten di Piala Eropa," ujar mantan pelatih T-Team itu.

 

3 dari 5 halaman

Belanda Bukan Tanpa Peluang

Lionel Messi memang memiliki tubuh yang mungil dengan tinggi hanya 169 cm. Namun megabintang Argentina ini merupakan salah pesepak bola terhebat yang pernah ada muka bumi. Di Piala Dunia kali ini La Pulga menjadi andalan Tim Tango untuk kembali menjadi juara dunia. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Meski memprediksi Argentina akan meraih kemenangan, Rahmad Darmawan menilai Belanda bukan tanpa peluang. Berkaca lagi dari sejarah, ada juga tim yang berhasil juara dengan kolektivitas tim.

Ia mencontohkan Jerman kala menjuarai Piala Dunia 2014. Tidak ada individu yang menonjol dibanding lainnya. Skuat Der Panzer kala itu juga memiliki kerja sama tim yang baik.

Rahmad Darmawan menilai Belanda memiliki kemiripan dengan Jerman di Piala Dunia 2022, yakni tim yang bermain secara kolektif di lapangan tanpa mengandalkan satu atau dua pemain saja.

"Tapi ada juga sebuah tim yang sukses juga ada. Kemarin Jerman juara kolektivitas permainan tim sangat menonjol," ungkap pelatih 56 tahun itu.

 

4 dari 5 halaman

Pertandingan Duel Bakal Seru

Perbedaan gaya bermain antara Argentina dan Belanda membuat eks-pelatih Sriwijaya FC ini memprediksi duel kedua negara tersebut akan berlangsung seru. Menurutnya, ini adalah duel antara karakter tim yang mengandalkan individual vs kolektivitas.

Pemenang laga Argentina kontra Belanda akan sulit ditebak. Namun, pelatih yang juga anggota TNI tersebut tetap yakin tim asuhan Lionel Scaloni mampu meraih kemenangan dengan skor tipis.

"Sekarang Argentina menghadapi suatu lawan yaitu Belanda yang notabene kolektivitas timnya bagus. Nah ini yang tidak mudah," kata RD.

"Pertanyaannya, individual plus kualitas pemain-pemain Argentina itu apakah bisa menembus kekuatan Belanda. Ini akan jadi pertandingan yang seru. Prediksi saya Argentina menang tipis 1-0," lanjut eks pelatih timnas Indonesia U-23 itu.

5 dari 5 halaman

Berita Terkait