Mengulas Lini Depan Timnas Indonesia di Piala AFF 2022: Saatnya Ilija Spasojevic!

oleh Hery Kurniawan diperbarui 21 Des 2022, 06:35 WIB
Piala AFF - Ramadhan Sananta, Ilija Spasojevic, Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia sempat mengandalkan sosok Dimas Drajad sebagai penyerang tengah utama belakangan ini. Namun, Dimas mengalami nasib sial.

Pemain milik Persikabo 1973 itu mengalami cedera ketika menjalani pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia di Bali. Dimas pun harus absen membela Tim Merah-Putih di Piala AFF 2022.

Advertisement

Sebagai gantinya pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memanggil Ilija Spasojevic. Spaso bakal menjadi penyerang tengah utama skuad Garuda di Piala AFF 2022.

Selain Spaso, ada beberapa pemain depan lagi yang dimiliki Timnas Indonesia. Mari kita bedah kelebihdan dan kekurangan mereka satu per satu.

2 dari 8 halaman

Egy Maulana Vikri

Pemain Timnas Indonesia, Egy Maualana Vikri saat sesi latihan terbuka yang berlangsung di Training Ground Bali United, kawasan Pantai Purnama, Gianyar pada Jumat (16/12/2022). Ini adalah sesi latihan terbuka terakhir yang bisa diliput oleh awak media sebelum bertolak ke Jakarta pada Minggu nanti. (Bola.com/Maheswara Putra)

- Usia: 22 tahun

- Klub: tanpa klub

- Caps/gol: 13/3

(+) Berpengalaman di Eropa. Egy juga sudah berpengalaman membela Timnas Indonesia sejak level U-16. Meski usianya baru 22 tahun, Egy juga sudah cukup lama menjadi bagian dari Timnas Indonesia senior.

(-) Belum kembali ke performa yang sebenarnya setelah sembuh dari cedera lutut.

3 dari 8 halaman

Ilija Spasojevic

Penyerang Bali United Dan Timnas Indonesia Ilija Spasojevic saat menjalani sesi latihan bersama Timnas Indonesia di Training Ground Bali United. (Bola.com/Maheswara Putra)

- Usia: 35 tahun

- Klub: Bali United

- Caps/gol: 2/3

(+) Striker yang tak diragukan ketajamannya di BRI Liga 1. Tenang, dan kokoh dalam melakukan duel udara.

(-) Usianya sudah 35 tahun, yang membuat pergerakannya mungkin tak selincah ketiha masih berusia di bawah 30 tahun.

4 dari 8 halaman

Ramadhan Sananta

Pemain Timnas Indonesia, M. Ramadhan Sananta (kiri) berusaha melewati pemain Timnas Curacao saat laga FIFA Match Day antara Timnas Indonesia melawan Timnas Curacao di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (27/09/2022). (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

- Usia: 19 tahun

- Klub: PSM Makassar

- Caps/Gol: 2/0

(+) Muda, dan menunjukkan potensi menjanjikan sebagai penyerang tengah. Determinasi pemain bertinggi 182 cm ini juga luar biasa.

(-) Sananta minim pengalaman berlaga di turnamen internasional. Rasanya perlu waktu untuk melihat pemain satu ini menemukan permainan terbaik.

5 dari 8 halaman

Dendy Sulistyawan

Dari kiri ke kanan: Muhammad Ferarri, Dendy Sulistyawan, dan Muhammad Rafli berjalan meninggalkan lapangan saat laga FIFA Match Day antara Timnas Indonesia melawan Timnas Curacao di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (27/09/2022). (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

- Usia: 26 tahun

- Klub: Bhayangkara FC

- Caps/gol: 2/1

(+) Soal kecepatan dan stamina, pemain berusia 26 tahun ini tak perlu diragukan lagi. Berulang kali ia menunjukkan dua kemampuannya itu di level klub.

(-) Meski sudah berusia 26 tahun, Dendy baru memiliki dua caps di Timnas Indonesia. Beberapa kali, Dendy juga kerap salah dalam mengambil keputusan ketika mendapatkan peluang bagus.

6 dari 8 halaman

Saddil Ramdani

Reaksi pemain Timnas Indonesia, Saddil Ramdani saat laga FIFA Match Day antara Timnas Indonesia melawan Timnas Curacao di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (27/09/2022). (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

- Usia: 23 tahun

- Klub: Sabah FC

- Caps/gol: 15/1

(+) Bisa dikatakan sebagai pemain paling skillful di Timnas Indonesia saat ini. Kaki kirinya mematikan, terutama ketika menghadapi situasi tendangan bebas.

(-) Emosinya terkadang meledak-ledak dan beberapa kali merugikan tim sendiri.

7 dari 8 halaman

Muhammad Rafli

Pemain Timnas Indonesia, Muhammad Rafli, tampak kecewa usai gagal mencetak gol ke gawang Bangladesh pada laga uji coba FIFA Matchday antara Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (1/6/2022) malam WIB. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

- Usia: 24 tahun

- Klub: Arema FC

- Caps/gol: 8/0

(+) Serbabisa, Rafli selain bermain di posisi penyerang tengah juga bisa ditempatkan di posisi gelandang.

(-) Sulit memahami keputusan Shin Tae-yong yang tetap memberikan tempat kepada Rafli. Sejauh ini ia belum bisa mencetak gol di Timnas Indonesia. Performanya di level klub juga mengecewakan.

8 dari 8 halaman

Witan Sulaeman

Witan Sulaeman. Pemain sayap milik Lechia Gdansk berusia 20 tahun ini tampil penuh 90 menit. Selain menyumbang gol, pergerakannya juga mampu merepotkan dan kadang harus dijatuhkan hingga menghasilkan beberapa kali tendangan bebas. Ia layak mendapat nilai 7,5. (AFP/Roslan Rahman)

- Usia: 21 tahun

- Klub: AS Trencin

- Caps/gol: 20/6

(+) Semakin matang, Witan pun mulai sering mendapatkan menit bermain di Slovakia bersama AS Trencin. Witan selain mengkreasikan peluang juga sangat bisa diandalkan untuk mencetak gol.

(-) Witan terkadang masih kerap kalah dalam berduel. Kekuatan massa otot pemain satu ini masih perlu ditingkatkan.

Berita Terkait