Pelatih Cristiano Ronaldo di Klub Arab Saudi Dituding sebagai Karakter Terburuk dalam Sepak Bola

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 07 Jan 2023, 13:55 WIB
Peraih lima penghargaan Ballon d'Or itu menandatangani kontrak senilai 200 juta euro hingga 2025 tidak lama setelah didepak Manchester United. (AP Photo/Amr Nabil)

Bola.com, Jakarta - Bermain di klub Arab Saudi, Al-Nassr, Cristiano Ronaldo akan ditangani oleh Rudi Garcia. Namun, legenda sepak bola Brasil, Juninho Pernambucano, menyebut sosok Rudi Garcia, sebagai karakter paling buruk dalam dunia sepak bola.

Rudi Garcia merupakan pelatih asal Prancis yang menangani Al-Nassr sejak musim panas 2022. Sebelumnya, Rudi Garcia pernah menjadi pelatih di klub-klub Eropa, seperti Olympique Lyon dan AS Roma.

Advertisement

Sekarang Rudi Garcia menjadi pelatih di Al-Nassr dan akan mendapatkan kehormatan besar untuk melatih Cristiano Ronaldo sebagai anak asuhnya.

Bicara soal Cristiano Ronaldo yang kini ditangani Rudi Garcia, Juninho Pernambucano mengungkapkan seperti apa sosok Rudi Garcia.

2 dari 5 halaman

Mengenal Garcia

Al Nassr kini dilatih oleh Rudi Garcia. Ia ditunjuk menukangi klub tersebut setelah sukses membawa Lille menjuarai Ligue 1 pada 2011. Skuad berjuluk Najd’s Knight juga dikeperkuat beberapa pemain top seperti Vincent Aboubakar, David Ospina, Luis Gustavo, dan Alvaro Gonzalez. (AFP/Pascal Guyot)

Juninho Pernambucano cukup mengenal sosok Rudi Garcia karena pernah bekerja sama di Olympique Lyon. Saat itu Juninho berstatus sebagai direktur sepak bola dan menunjuk Garcia sebagai pelatih di klubnya pada Oktober 2019.

Rudi Garcia kemudian meninggalkan Lyon pada akhir musim 2020/2021. Ketika itu, ia hanya membawa klubnya finis di posisi keempat dalam klasemen Ligue 1 dan tak mendapatkan tiket ke Liga Champions.

Namun, ternyata ada hal yang tidak menyenangkan dari sosok Rudi Garcia di mata Juninho.

3 dari 5 halaman

Umbar Borok Rudi Garcia

Pelatih Olympique Lyon, Rudi Garcia, memberikan arahan kepada pemainnya saat menghadapi Dijon pada laga Ligue 1 di Stadion Groupama, Sabtu (29/8/2020) dini hari WIB. Lyon menang 4-1 atas Dijon. (AFP/Philippe Desmazes)

 

Ketika bersama di Lyon, Juninho dan Rudi Garcia ternyata tidak akur. Ia mengaku Garcia merupakan sosok terburuk yang pernah ditemui dalam sepanjang kariernya di dunia sepak bola.

"Pengalaman saya dengan Rudi Garcia sangat buruk. Ia adalah karakter buruk terbesar yang pernah saya temui sepanjang karier saya di sepak bola. Ia tidak tahu bagaimana memimpin apa pun," ketusnya kepada MaisFutebol, seperti dilansir Goal.

Ia memimpin dengan rasa takut yang diberikannya kepada orang lain. Ia hanya menghormati orang yang memiliki kekuatan atau yang bisa dimanfaatkannya dalam hubungan tersebut," lanjutnya.

4 dari 5 halaman

Angkuh

Rudi Garcia - Pelatih asal Prancis ini merupakan juru taktik sarat pengalaman. Gaya sepakbola menyerang yang melekat pada Rudi Garcia sepertinya bisa cocok untuk Barcelona yang punya banyak penyerang hebat di skuadnya. (AFP/Philippe Desmazes)

 

Tak hanya sampai di situ saja, Juninho mengungkapkan betapa Rudi Garcia tak menganggap penting suasana di ruang ganti tim dan lebih mementingkan dirinya sendiri dan hubungannya dengan orang yang lebih hebat.

"Bagi rudi Garcia, kesuksesan tim dan suasana di ruang ganti bukan hal penting. Terpenting dia menjadi pusat perhatian, meski sedang kritis," ujar Juninho.

"Namun, seperti semua manusia yang sangat dingin, ia mengenali mereka yang lebih besar darinya dan mencoba untuk memanfaatkannya. Cristiano Ronaldo adalah satu yang terhebat dalam sejarah sepak bola, seorang legenda, dan Rudi tahu itu," lanjutnya.

5 dari 5 halaman

Menyajikan Sarapan untuk Ronaldo

Wajah semringah Cristiano Ronaldo ketika resmi diperkenalkan sebagai pemain baru klub Arab Saudi, Al-Nassr, Selasa (3/1/2023) malam waktu setempat. (AP Photo/Amr Nabil)

Juninho menambahkan, Rudi Garcia akan mencoba menjilat Cristiano Ronaldo selama di Al Nassr. Ia yakin Garcia akan melakukannya, dengan cara apa pun.

"Ia tidak akan berani melakukan apa pun jika ada yang menghalanginya. Sebaliknya, ia bahkan bakal menyajikan sarapan untuk Cristiano jika harus. Ia akan mencoba menjadi teman Cristiano," ujarnya.

"Menjadi dekat dan ia akan melakukan segalanya untuk itu. Akan menjadi mimpi baginya untuk berteman dengan Cristiano Ronaldo," lanjutnya.

Sumber: Goal

Disadur dari: Bola.net (Dimas Ardi Prasetya, published 7/1/2022)

Berita Terkait