Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono Bicara Tantangan Jadi Cdm Asian Games 2022

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 14 Feb 2023, 20:45 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimoeljono (tengah) saat ditunjuk sebagai Chef de Mission kontingen Indonesia di Asian Games 2023. (Zulfirdaus Harahap/Bola.com)

Bola.com, Jakarta - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menunjuk Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimoeljono, sebagai Chef de Mission (CdM) Indonesia di Asian Games 2022. Basuki mengaku banyak tantangan yang akan dihadapinya pada event yang berlangsung di Hangzhou, China.

Basuki Hadimoeljono memang punya pengalaman sebagai Ketua Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI). Namun, tantangan sebagai Cdm di Asian Games 2022 bakal lebih berat.

Advertisement

Untuk itu, Basuki berharap bisa memberikan servis terbaik untuk kontingen Indonesia dalam ajang empat tahunan itu. Menurut Basuki, hal itu lebih utama agar para atlet bisa berangkat dengan nyaman dan mental yang baik.

"Kalau soal prestasi, pasti saya akan percayakan kepada cabor-cabor. Sebagai Cdm yang hanya sampai September nanti persiapannya, menurut saya tugasnya adalah membuat tim ini sekompak mungkin dan nyaman supaya mereka bisa latihan dengan baik dan berangkat dengan mental yang baik," kata Basuki Hadimoeljono.

 

2 dari 3 halaman

Lakukan yang Terbaik

Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menandatangani saat meresmikan penutupan tahap pertama di Waduk Jati Gede, Sumedang, Jawa Barat, Senin (31/8/2015). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Basuki Hadimoeljono menegaskan dirinya siap bekerja keras agar kontingen Indonesia bisa mendapatkan suasana yang baik jelang keberangkatan ke Asian Games 2022. Adapun untuk prestasi, Basuki menyerahkan segalanya kepada NOC Indonesia dan cabor-cabor.

"Yang terbaik akan kita lakukan. Setiap tuan rumah mereka punya misi juga. Termasuk juga pemilihan cabang olahraga juga akan ada kepentingan juga," ucap Basuki.

"Jadi, saya pikir apa yang sudah ditetapkan KOI karena akan selektif dalam memberangkatkan cabang olahraga. Tidak semuanya dan selektif hanya yang mungkin berprestasi. Tugas saya hanya untuk membuat environment tim yang baik," tegas Basuki.

3 dari 3 halaman

Agendakan Pemanasan

Basuki Hadimoeljono juga berharap agar cabor-cabor yang akan bertempur di Asian Games 2022 mendapat kesempatan untuk melakoni uji coba internasional. Langkah itu dilakukan demi mematangkan persiapan.

"Kalau cabang-cabang Asian Games yang tidak ada di SEA Games itu jadi jalan keluar untuk ikut uji coba internasional. Kita masih punya waktu sampai September dan saya ingin KOI fokus ke situ," tegas Basuki.

Asian Games 2022 awalnya digelar pada Agustus tahun lalu. Namun, pandemi COVID-19 membuat event ditunda setahun dan akan berlangsung pada 23 September sampai 8 Oktober mendatang.