Klaim Marc Marquez, Valentino Rossi Ngambek Usai Latihan Bareng di Motor Ranch Tahun 2014

oleh Hendry Wibowo diperbarui 26 Feb 2023, 17:15 WIB
Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi dan rider Repsol Honda, Marc Marquez dikenal memiliki hubungan yang buruk di lintasan MotoGP. (Jure Makovec / AFP)

Bola.com, Jakarta - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, benar-benar blak-blakan mengenai rivalitasnya dengan Valentino Rossi di MotoGP.

Jika selama ini Valentino Rossi lah yang kerap mengisahkan sudut pandangnya, kini Marc Marquez makin buka-bukaan mengisahkan versinya, terutama lewat serial dokumenternya di Prime Video, 'Marc Marquez: All In'.

Advertisement

Dalam dokumenter yang dirilis pada Senin (20/2/2023) itu, Marquez mengakui bahwa awalnya ia dan Rossi punya hubungan yang sangat baik.

Namun, seperti yang diketahui, pertemanan mereka hancur setelah Rossi tiba di MotoGP Malaysia 2015 dan menuduhnya berusaha membantu Jorge Lorenzo di Australia.

2 dari 4 halaman

Ketegangan antara Marquez dan Rossi

Valentino Rossi dan Marc Marquez di podium MotoGP Argentina, Senin dini hari WIB (1/4/2019). (AFP/Juan Mabromata)

Ketegangan berlanjut dalam balapan di Malaysia. Kedua rider berebut posisi ketiga, dan berujung senggolan sampai Marc Marquez jatuh dan gagal finis.

Valentino Rossi pun dihukum start terbuncit di Valencia dan hanya mampu finis keempat, sementara Lorenzo dan Marquez finis di posisi 1-2. Gelar dunia pun jatuh ke tangan Lorenzo.

Usai balapan itu, Marquez makin mendapat tuduhan macam-macam. Ia diduga sengaja tidak menyalip Lorenzo, agar rider Spanyol itu bisa mengalahkan Rossi dalam perebutan gelar dunia.

Marquez membantah dirinya memberikan bantuan kepada Lorenzo, tetapi juga terang-terangan mengaku ogah membantu Rossi.

3 dari 4 halaman

Valentino Rossi Punya Kuasa di Media Massa

"Apakah saya mau mengambil risiko di tikungan terakhir (untuk menyalip Lorenzo) tanpa tahu apa yang akan terjadi? Ya. Namun, masalahnya, orang ini (Rossi) telah melakukan semua ini kepada saya hanya karena saya menyalipnya. Apakah saya mau membantunya meraih gelar dunia? Tidak," ujar Marquez dalam dokumenternya.

"Saya tak punya motivasi untuk itu akibat apa yang sudah ia ciptakan, akibat apa yang saya alami selama dua pekan itu. Saya tak berharap hal itu terjadi pada siapa pun, apalagi kepada rider 22 tahun. Vale berkuasa di media massa, dan orang-orang akan memusuhi Anda. Jadi, jika orang menghina saya, saya punya karakter dan keberanian (untuk melawan)," lanjutnya.

Marquez juga mengakui banyak orang masih menuduhnya sengaja melemparkan diri ke arah motor Rossi di Malaysia. Ia masih yakin bahwa justru Rossi yang sengaja mendorongnya sampai jatuh.

"Dia tidak menendang Anda, melainkan mendorong kakinya keluar! Ia menyudutkan saya ke sisi trek, tak memberi saya ruang. Ia pun melihat saya, dan mengeluarkan kaki," kisahnya.

4 dari 4 halaman

Gara-Gara Rekor Lap Motor Ranch yang Pecah

Banyak pihak mengira rivalitas Rossi dan Marquez terpicu sejak mereka bersenggolan di Seri Argentina dan Belanda 2015, yang keduanya dimenangi Rossi.

Namun, Marquez justru merasa bahwa dinginnya hubungan mereka sudah dimulai sejak Rossi mengundangnya latihan flat track bareng di Motor Ranch, Tavullia, pada September 2014.

Menurut legenda AMA Supercross, Chad Reed, yang juga hadir dalam latihan bareng VR46 Riders Academy itu, Rossi dan Marquez memang bersaing sangat sengit demi memecahkan rekor lap Motor Ranch.

Gosip yang beredar pun menyatakan bahwa sampai saat ini, rekor lap Motor Ranch masih dipegang oleh Marquez.

"Kami di sana selama sehari. Kami bersaing demi melihat siapa yang bisa memecahkan rekor lap treknya. Mulai hari itu, saya merasa sesuatu berubah. Hubungan kami sedikit mendingin. Saya tak tahu kenapa. Mungkin ia gusar karena saya memecahkan rekor treknya, entahlah. Rumor yang beredar itulah salah satu alasannya," tutup Marquez.

Sumber: Prime Video, Marc Marquez: All In

Disadur dari: Bola.net (Anindhya Danartikanya, Published 26/02/2023)

 

 

Berita Terkait