Setahun Kepergian Diogo Jota dan Andre Silva, Liverpool Resmikan Monumen Forever 20

Monumen Forever 20 resmi berdiri di Anfield, penghormatan abadi Liverpool untuk Diogo Jota dan sang adik, Andre Silva.

Bola.com, Jakarta - Sudah satu tahun sejak kepergian Diogo Jota dan sang adik, Andre Silva, akibat kecelakaan mobil di Spanyol.

Hari ini Liverpool meresmikan monumen permanen yang ditujukan untuk memberi penghormatan kepada mendiang Diogo Jota dan adiknya.

Monumen tersebut hasil karya Emma Rodgers itu di 97 Avenue, Anfield.

Jota dan Silva meninggal dunia dalam kecelakaan pada 3 Juli 2025 di Zamora, Spanyol.

Sontak, publik sepak bola terkejut dan berduka atas kepergian keduanya, tak hanya mereka penggemar Liverpool dan Portugal.

Di Liverpool, Jota mengabdi selama lima musim setelah direkrut manajer saat itu, Jurgen Klopp, pada 19 September 2020.

Dengan kepergian selamanya Jota yang sungguh mendukakan hati, Liverpool memutuskan mempensiunkan nomor punggung 20 yang digunakan Jota.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Detailing monumen

Monumen yang berbentuk patung hati yang mengalir di atas alas batu berwajah Granby Rock itu diberi nama 'Forever 20'. Hati tersebut dimaknai sebagai penghormatan untuk selebrasi gol Jota.

Monumen tersebut memiliki ukiran 20 dan 30 sebagai tanda mengenang adik-kakak itu.

Ada juga lirik lagu terkenal Jota yang terletak di samping alas batunya itu. "He will take us to victory. Oh, his name is Diogo."

Tidak hanya itu, di atas alas batu, terdapat stick Playstation yang menandakan penghormatan khusus bagi pemain yang tutup usia di 29 tahun ini.

Hal itu berasal dari kebiasaan Jota. Setelah cetak gol, mantan pemain Wolverhampton Wanderers selalu melancarkan selebrasi seperti sedang bermain PS. 

Cikal Bakal Monumen

Pada bagian belakang alas batu monumen 'Forever 20' ini menuliskan pesan bahwa monumen ini dibangun karena terinspirasi dari banyaknya penghormatan dan kenang-kenangan pribadi yang ditinggalkan oleh seluruh penggemar komunitas sepak bola internasional.

"Beberapa penghormatan ini terkandung di dalam patung dan alasnya melalui proses pembuatan yang unik. Artinya, penghormatan tersebut tertanam selamanya. Berdasarkan desain hati yang mengalir terus-menerus yang menggabungkan nomor punggung kedua bersaudara, 20 dan 30, karya seni ini tidak hanya menyampaikan ikatan abadi yang mereka miliki, tetapi juga mengungkapkan cinta dan kekaguman yang diberikan kepada mereka oleh keluarga, rekan satu tim, dan penggemar mereka, dengan gestur hati itu sendiri mencerminkan selebrasi gol khas Diogo," demikian penjelasan Liverpool.

Liverpool menjelaskan secara singkat makna di balik pembuatan monumen ini.

"Monumen 'Forever 20' ini merayakan kehidupan mereka, ikatan mereka, serta cinta dan rasa hormat yang dirasakan oleh keluarga, rekan satu tim dan pendukung di seluruh dunia," tulis Liverpool.

The Reds menambahkan bahwa ini akan menjadi simbol abadi cinta, persatuan, dan kenangan, serta tempat di mana setiap orang dapat merenung, mengenang dan memberikan penghormatan kepada kakak adik yang telah berpulang.

(Arif Anggara Mulya)

 

Sumber: SI

Video Populer

Foto Populer