Liga Inggris: Thiago Silva Sindir Todd Boehly Enggak Becus Mengurus Chelsea

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 19 Apr 2023, 18:00 WIB
Bek Chelsea, Thiago Silva mengontrol bola saat menghadapi RB Salzburg dalam laga fase Grup E Liga Champions 2022/2023 di Salzburg, Austria (25/10/2022). Thiago Silva menjadi pemain tertua kelima di fase grup Liga Champions 2022/2023 saat diturunkan Chelsea menghadapi Dinamo Zagreb (2/11/2022) ia telah berusia 38 tahun, 1 bulan dan 11 hari. (AFP/Joe Klamar)

Bola.com, Jakarta - Thiago Silva mengkritik pemilik Chelsea setelah tersingkir dari Liga Champions dan menyebut strategi transfer yang buruk sejak kedatangan Todd Boehly menyebabkan ketidakharmonisan di ruang ganti.

Dua gol dari Rodrygo di Stamford Bridge mengamankan kemenangan agregat 4-0 untuk Real Madrid tengah pekan ini. Selepas laga itu, pimpinan Chelsea, Todd Boehly dan Clearlake, mendapat kecaman.

Advertisement

Mereka telah menghabiskan lebih dari £600 juta di bursa transfer dalam waktu kurang dari setahun, memecat dua manajer dan membuat perubahan besar di belakang layar. Akan tetapi, Chelsea mendekam di paruh bawah tabel Liga Inggris dan musim mereka secara efektif berakhir setelah tersingkir dari Eropa ini.

Ya, Chelsea tak akan berkompetisi di Liga Champions atau Europa musim depan. Posisi terkini The Blues di klasemen Liga Inggris juga tak membantu banyak.

 

2 dari 5 halaman

Salah Sejak Awal

Reaksi pemilik Chelsea, Todd Boehly saat menonton langsung laga pekan ke-26 Liga Inggris 2022/2023 melawan Leeds United di Stamford Bridge, London, Sabtu (05/03/2023) malam WIB. The Blues berhasil menang dengan skor 1-0. (AFP/Justin Tallis)

Thiago Silva mengatakan pemilik baru Chelsea sudah salah langkah sejak awal. Perekrutan pemain dianggapnya tidak dilakukan dengan perhitungan tepat.

“Saya pikir langkah pertama yang sudah dilakukan, langkah yang salah, tetapi ya sudah dilakukan,” katanya. “Kami tidak bisa menyalahkan manajer jika kami tidak bertanggung jawab. Ini periode yang sulit bagi klub, dengan banyak keragu-raguan."

“Pergantian kepemilikan, pemain baru datang, membuat kami harus menambah ukuran ruang ganti karena sudah terlalu gemuk.

“Poin positifnya adalah ada pemain luar biasa di skuat, tetapi di sisi lain selalu ada pemain yang tidak bahagia. Akan selalu ada orang yang kesal karena tidak semua orang bisa bermain. Manajer hanya dapat memilih 11 dari skuad yang terdiri dari 30-an, itu sulit."

 

3 dari 5 halaman

Bukan Murni Kesalahan Manajer

Selebrasi gelandang Chelsea, Mason Mount bersama pelatih Graham Potter setelah laga fase Grup E Liga Champions 2022/2023 menghadapi RB Salzburg di Salzburg, Austria (25/10/2022). Mason Mount telah membela Chelsea sejak dipromosikan ke tim utama pada awal musim 2019/2020 dan mampu menampilkan performa menanjak hingga kini. Namun nyatanya ia masih menerima gaji di bawah beberapa pemain muka baru the Blues. Saat ini ia hanya digaji 76 ribu pound sterling atau setara Rp1,4 miliar per pekan. (AFP/Joe Klamar)

Eks bek AC Milan dan PSG itu juga memperingatkan tidak ada jaminan manajer baru akan mengubah situasi. Ia justru menitikberatkan bahwa pemainlah yang harus disalahkan.

“Semua orang berbicara terlalu banyak tentang pergantian manajer. Saya pikir kita, sebagai pemain, juga harus bertanggung jawab," katanya lagi.

“Kami memiliki tiga manajer musim ini, ditambah yang keempat dengan Bruno di mana kami gagal menang. Kami kalah hari ini dan dengan Lampard, kami gagal menang. Semua orang berbicara tentang manajer tetapi kita harus melihat kesalahan apa yang telah dilakukan dan mencoba untuk berubah.”

 

4 dari 5 halaman

Pertandingan Terakhir

Silva memiliki satu tahun tersisa di kontraknya di Chelsea dan merasa kalau laga kontra Real Madrid dini hari tadi adalah pertandingan Liga Champions terakhirnya.

"Itu mungkin pertandingan terakhir saya di Liga Champions."

"Saya hanya memiliki satu tahun tersisa di kontrak saya dan karier saya hampir berakhir. Ini adalah hari yang sangat menyedihkan. Tetapi saya pikir kami harus terus bekerja untuk mencoba memenangkan sebanyak mungkin pertandingan hingga akhir musim."

Sumber: Evening Standard

5 dari 5 halaman

Posisi Chelsea di Liga Inggris 2022/2023

Berita Terkait