Mengenal 4 Fakta Mobil Generasi Anyar Formula E 2023

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 02 Jun 2023, 18:15 WIB
Kru paddock mengeluarkan Mobil Formula E Gen 3 pada acara Reveal of Gen3 Car (Unboxing) & Final Update di AGI Jakarta International E-Prix, Ancol, Jakarta, Rabu (31/05/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Formula E 2023 akan digelar di Jakarta pada 3-4 Juni 2023. Ajang balapan listrik terbesar di dunia ini akan berlangsung di AGI Jakarta International EPrix Circuit, Ancol.

Balapan Formula E 2023 Jakarta akan diikuti 22 pembalap. Balapan ini diprediksi bakal berlangsung menarik karena mobil yang digunakan para pembalap memakai generasi anyar.

Advertisement

Bagi Anda yang ingin menyaksikan balapan Formula E 2023 alangkah lebih baiknya untuk mengenal lebih dulu karakterisik dari mobil yang akan digunakan.

Lantas, apa saja fakta menarik yang dimiliki mobil generasi anyar pada Formula E 2023? Berikut ini empat di antaranya.

2 dari 5 halaman

1. Kapasitas Baterai Meningkat

Pebalap Pebalap Nissan E.Dams, Sebastien Buemi memacu mobilnya saat sesi shakedown di Jakarta International e-Prix Circuit (Jakarta E-Prix), Ancol pada Jumat (4/6/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Mobil yang digunakan pada Formula E 2023 sudah menggunakan jenis kendaraan listrik Gen-3. Teknologi ini membuat kecepatan yang dimiliki mobil bertambah.

Selain itu, teknologi akan menghasilkan maksimum tenaga 250 kw atau setara 335 bph. Baterai yang dibenamkan di mesin memiliki bobot mencapai 385 kg.

Dengan demikian, mobil Formula E dapat melapah seluruh lintasan di balapan tanpa harus mengganti baterai.

3 dari 5 halaman

2. Fitur Fanboost

Jean-Eric Vergne sempat memimpin hingga menit-menit akhir balapan dan terlihat akan mulus hingga garis finis di depan Mitch Evans. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Mobil Formula E 2023 memiliki fitur unik bernama Fanboost. Fitur ini membuat para pembalap memerlukan bantuan suporter untuk mengaktifkannya.

Cara memanfaatkan fitur ini cukup mudah. Penonton ajang ini harus melakukan voting agar mobil para pembalap idolanya bisa mendapatkan suntikan tenaga tambahan.

Dengan demikian, tidak semua pembalap bakal bisa memanfaatkan fitur ini.

4 dari 5 halaman

3. Fitur Attack Mode

Kemudi mobil Formula E terllihat pada acara Reveal of Gen3 Car (Unboxing) & Final Update di AGI Jakarta International E-Prix, Ancol, Jakarta, Rabu (31/05/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Mobil Formula E 2023 juga dilengkapi dengan fitur attack mode. Fitur ini sudah digunakan dalam beberapa tahun terakhir setelah diperkenalkan pada 2018/2019.

Fitur attack mode memungkinkan pembalap memiliki tambahan tenaga ekstra saat akan menyalip. Attack Mode merupakan modus tenaga tambahan yang wajib dipakai oleh setiap pembalap yang balapan.

Untuk mengaktifkan fitur ini, pembalap dapat menggunakannya melalui tombol yang ada dikemudi setelah masuk zona aktivasi.

5 dari 5 halaman

4. Semakin Cepat

Penampakan Mobil Formula E Gen 3 saat dikeluarkan oleh kru paddock pada acara Reveal of Gen3 Car (Unboxing) & Final Update di AGI Jakarta International E-Prix, Ancol, Jakarta, Rabu (31/05/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Mobil yang digunakan pada Formula E 2023 merupakan jenis Gen-3. Mobil ini memiliki kecepatan yang lebih baik dan dapat berakselerasi 0-100 Km per jam hanya membutuhkan waktu kisaran 2,8 detik saja.

Dengan kemampuan yang dimilikinya tersebut, mobil ini bisa mencapai top speed 280 Km per jam. Dengan begitu, balapan kali ini bakal semakin seru untuk disaksikan.

Berita Terkait