Udara Panas Jakarta Jadi Tantangan Berat Pembalap Formula E

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 02 Jun 2023, 19:15 WIB
Suasana sirkuit jelang balapan di Jakarta International e-Prix Circuit (Jakarta E-Prix), Ancol pada Jumat (4/6/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Sebanyak tiga pembalap Formula E melakukan track walk di di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Jumat (2/6/2023). Mereka adalah Jake Dennis (Avalanche Andretti Formula E), Lucas di Grassi (Mahindra Racing), dan Sacha Fenestraz (Nissan Formula E Team).

Kegiatan track walk ini dilakukan untuk mengenal lebih baik Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC). Jake Dennis menyebut, suhu panas Jakarta masih menjadi tantangan berat buat para pembalap pada Formula E tahun ini.

Advertisement

"Hallo semuanya. Kami sedang melakukan track walk. Banyak pembalap memeriksa apakah ada perbedaan di lintasan dengan tahun lalu," kata Jake Dennis di akun Instagram Formula E.

"Sangat hangat di sini dan saya berusaha aklimatisasi secara pelan-pelan sebelum kami memulai semua urusan dan balapan," ucap pembalap asal Inggris itu.

Berbeda dengan tahun lalu, balapan Formula E 2023 akan digelar dalam dua seri. Balapan pertama berlangsung pada Sabtu (3/6/2023) dan balapan kedua digelar keesokan harinya pada Minggu (4/6/2023).

2 dari 4 halaman

Merasa Kepanasan

Tak ada rotan akar pun jadi. Ya, istilah ini mungkin tepat disematkan kepada para penonton yang beruntung dapat menyaksikan langsung ajang balap Formula E tanpa harus datang ke sirkuit Jakarta International e-Prix Circuit, Ancol, Sabtu (4/6/2022). Mereka yang tinggal berdekatan dengan sirkuit pun ibarat mendapat durian runtuh. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sementara itu, Lucas di Grassi merasa sangat kepanasan berada di Jakarta. Selain itu, Lucas di Grassi juga menceritakan tantangan lain dari sirkuit tersebut berupa tikungan yang tajam.

"Sangat panas dan lembab. Ketika track walk sangat terasa panas dan lembab," ucap Lucas di Grassi.

"Kami ada di tikungan tiga dan empat. Ini sangat sulit, karena ada kombinasi pengereman sekaligus sehingga jalur keluar yang baik," tegas pembalap asal Brasil tersebut.

3 dari 4 halaman

Seperti Ular

Jean-Eric Vergne sempat memimpin hingga menit-menit akhir balapan dan terlihat akan mulus hingga garis finis di depan Mitch Evans. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Adapun Sacha Fenestraz tak mau mengomentari terlalu banyak mengenai kondisi cuaca panas Jakarta. Sacha Fenestraz justru merasa antusias melahap tikungan di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) yang dianggapnya seperti ular.

"Saya tidak akan berbicara panas hanya karena orang-orang juga bilang begitu. Akan tetapi ya, ini panas," ucap Sacha Fenestraz.

"Saya sekarang ada di tikungan 10. Trek yang sangat menarik. Tikungannya meliuk seperti ular," tegas Fenestraz.

4 dari 4 halaman

Unggahan Formula E

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by ABB Formula E (@fiaformulae)