Timnas Indonesia Vs Argentina, Perbandingan Jejak Karier Shin Tae-yong dan Lionel Scaloni: Adu Pengalaman

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 07 Jun 2023, 08:15 WIB
FIFA Matchday - Timnas Indonesia Vs Argentina - Shin Tae-yong dan Lionel Scaloni (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, akan beradu strategi dengan nakhoda Timnas Argentina, Lionel Scaloni, dalam FIFA Matchday Juni 2023.

Timnas Indonesia bakal beruji coba melawan Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada 19 Juni 2023.

Advertisement

Secara karier kepelatihan, Shin Tae-yong lebih berpengalaman ketimbang Lionel Scaloni. Arsitek berkebangsaan Korea Selatan itu sudah 15 tahun menjadi pelatih.

Shin Tae-yong menangani Seongnam Ilhwa Chunma pada 2008-2012, Timnas Korea Selatan pada 2014, Timnas Korea Selatan U-23 pada 2015-2016, Timnas Korea Selatan U-20 pada 2017, Timnas Korea Selatan pada 2017-2018, dan manajer pelatih Timnas Indonesia sejak 2020.

2 dari 4 halaman

Rangkap Jabatan Shin Tae-yong

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat menghadapi Burundi pada laga pertama persahabatan FIFA Matchday di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (25/3/2023) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Jabatan sebagai manajer pelatih Timnas Indonesia membuat Shin Tae-yong mesti memoles timnas U-20, U-22, dan senior sekaligus.

Shin Tae-yong juga bergelimang prestasi sebagai pelatih dengan membawa Seongnam Ilhwa Chunma menjuarai Liga Champions Asia 2010, Piala FA Korea 2011, pelatih terbaik Piala FA Korea 2011, dan Piala Asia Timur 2017 dengan Korea Selatan.

Namun, Shin Tae-yong masih minim gelar sejak melatih Timnas Indonesia. Pria berusia 52 tahun itu belum bisa mempersembahkan gelar juara. Pencapaian terbaiknya adalah runner-up Piala AFF 2020 dan lolos ke Piala Asia 2023.

3 dari 4 halaman

Kiprah Lionel Scaloni

Shin Tae-yong ketika masih membela Seongnam FC. (AFP/Stanley Chou)

Nama Shin Tae-yong juga cukup besar sebagai pemain di level Asia. Lelaki berpostur 174 cm itu merangkum enam juara Liga Korea Selatan hingga dua trofi pemain terbaik Liga Korea Selatan bersama Seongnam Ilhwa Chunma.

Lantas, bagaimana dengan Lionel Scaloni? Argentina menjadi tim kedua yang dilatihnya setelah menangani Timnas Argentina U-20 pada 2018.

Di tahun yang sama, Scaloni dipromosikan ke Argentina level senior sesudah kegagalan di Piala Dunia 2018. Dia mempersembahkan Copa America 2021.

4 dari 4 halaman

Berbuah Tinta Emas

Lionel Scaloni. Pelatih berkebangsaan Argentina ini baru saja mengantar Timnas Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar setelah mengalahkan Prancis di partai final. Ia menjadi pelatih termuda kelima sepanjang sejarah yang mampu menjuarai Piala Dunia. Saat laga final yang digelar pada 18 Desember 2022, usianya baru menginjak 44 tahun. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Setahun berselang, tangan dingin Scaloni berbuah tinta emas. Argentina dibawanya menjuarai Piala Dunia 2022 Qatar setelah mengalahkan Timnas Prancis.

Semasa menjadi pemain, Scaloni bukan bintang besar di Argentina dan Eropa. Dia hanya pernah membela Newell's Old Boys, Estudiantes, Deportivo La Coruna, West Ham United, Racing Santander, Lazio, Real Mallorca, dan Atalanta.

Selama 20 tahun sebagai pemain, Scaloni mengantar Deportivo La Coruna menjuarai La Liga pada 1999/2000, Copa del Rey 2001/2022, dan Piala Super Spanyol 2000 serta 2002.

Berita Terkait