Pratama Arhan dan 4 Pemain Kesayangan Shin Tae-yong di Skuad Timnas Indonesia saat Ini

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 10 Jun 2023, 08:45 WIB
Timnas Indonesia - Pratama Arhan, Asnawi Mangkualam, Witan Sulaeman (Bola.com/Erisa Febri)

Bola.com, Surabaya - Sejak melatih Timnas Indonesia pada 2020, Shin Tae-yong sudah menyertakan 70 pemain yang masuk skuad dalam pertandingan berdasarkan catatan Transfermarkt.

Terbaru, Shin Tae-yong memanggil 26 pemain ke Timnas Indonesia untuk beruji coba dengan Timnas Palestina dan Timnas Argentina dalam FIFA Matchday Juni 2023.

Advertisement

Timnas Indonesia akan lebih dulu berhadapan dengan Palestina di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada 14 Juni 2023.

Lima hari berselang, tim berjulukan Skuad Garuda itu bakal menantang juara Piala Dunia 2022, Argentina, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat.

Dari daftar pemain Timnas Indonesia saat ini, siapa yang paling sering dipercaya Shin Tae-yong untuk bermain? Nomor satu adalah Pratama Arhan.

2 dari 7 halaman

Pratama Arhan

Ekspresi pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan saat menghadapi Thailand dalam laga matchday ketiga Grup A Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (29/12/2022) sore WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Pratama Arhan menjadi pemain kesayangan Shin Tae-yong. Bek Tokyo Verdy di kasta kedua Liga Jepang itu telah bermain 29 kali buat Timnas Indonesia sejak melakoni debut pada Mei 2021.

Setelah mencatatkan penampilan pertamanya sewaktu Timnas Indonesia kalah 1-3 dari Oman, Arhan hanya tiga kali absen. Sisanya, pemain berkaki kidal ini bertanding sebagai starter.

Sebagai bek sayap, Arhan cukup produktif bersama Timnas Indonesia. Mantan pemain PSIS Semarang ini mampu membukukan tiga gol dan delapan assist, termasuk yang berawal dari lemparan ke dalamnya.

3 dari 7 halaman

Asnawi Mangkualam

Aksi kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam saat menghadapi Thailand dalam laga matchday ketiga Grup A Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (29/12/2022) sore WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Asnawi Mangkualam menjadi pemain tersering kedua yang diturunkan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. Bek Jeonnam Dragons di divisi kedua Liga Korea Selatan itu tampil sebanyak 29 kali.

Asnawi sudah melakoni debutnya bersama Timnas Indonesia sejak Maret 2017, namun baru mendapatkan kesempatan lagi berbaju Skuad Garuda pada Mei 2021 ketika dipoles Shin Tae-yong.

Sejak saat itu, Asnawi hanya empat kali tidak beraksi buat Timnas Indonesia. Dia juga beberapa kali didapuk sebagai kapten saat Fachruddin Aryanto absen. Asnawi merangkum satu gol dan lima assist.

4 dari 7 halaman

Witan Sulaeman

Witan Sulaeman. Sayap kanan milik AS Trencin berusia 21 tahun ini menjadi pemain tertajam Timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong. Hingga kini ia telah mencetak 7 gol dan 7 assist sejak melakukan debut pada 29 Mei 2021. Gol pertamanya dicetak saat menang 3-0 atas Chinese Taipei pada leg kedua babak playoff kualifikasi Piala Asia 2023 (11/10/2021). Sementara gol terakhirnya baru saja terjadi saat menang 2-1 atas Kamboja pada laga perdana fase grup Piala AFF 2022 (23/12/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Performa Witan Sulaeman mulai menurun sejak bermain buat Timnas Indonesia di Piala AFF 2022. Namun, winger asal Persija Jakarta itu adalah bagian krusial dari Skuad Garuda dalam dua tahun terakhir.

Shin Tae-yong memainkan Witan sebanyak 28 kali sejak Mei 2021. Sejak saat itu, pemain berusia 21 tahun itu hanya empat kali tidak dipanggil ke Skuad Garuda karena tidak dilepas klubnya.

Witan menorehkan delapan gol dan tujuh assist buat Timnas Indonesia. Hanya saja, belakangan ia Witan mulai kehilangan tempat utama. Pemain berjulukan Baby Shark itu selalu menjadi pemain pengganti dalam empat partai terakhir Skuad Garuda.

5 dari 7 halaman

Rachmat Irianto

Pemain Timnas Indonesia, Rachmat Irianto berusaha mengontrol bola saat laga FIFA Match Day antara Timnas Indonesia melawan Timnas Curacao di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (27/09/2022). (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

Shin Tae-yong sangat berjasa dengan karier Rachmat Irianto di Timnas Indonesia level senior. Di saat sejumlah pihak meragukan kualitasnya, arsitek asal Korea Selatan itu tetap memercayainya.

Irianto mempunyai kelebihan yang tidak banyak dimiliki pemain lain. Bek Persib Bandung itu bersifat versatile, bisa diplot sebagai bek tengah, sayap, maupun bertahan.

Kelebihannya itu membuat Irianto dipercaya bermain 27 kali di era Shin Tae-yong dengan perolehan tiga gol, tiga assist, dan tiga kartu kuning. Dia juga hanya absen lima kali.

6 dari 7 halaman

Ricky Kambuaya

Pemain Timnas Indonesia, Ricky Kambuaya saat menghadapi Burundi pada laga pertama persahabatan FIFA Matchday di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (25/3/2023) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Ricky Kambuaya belum pernah bermain untuk Timnas Indonesia level apa pun sebelum dipercaya Shin Tae-yong ke tim senior pada Play-off Piala Asia 2023 melawan Chinese Taipei pada Oktober 2021.

Karier Kambuaya memang terbilang telat merekah. Dia baru bersinar bersama Persebaya Surabaya pada 2021. Karakteristiknya sebagai gelandang petarung sangat disukai Shin Tae-yong.

Selain itu, Kambuaya juga agresif dalam membantu serangan. Pemain Persib Bandung ini telah mencetak lima gol dan lima assist dalam 26 penampilannya bersama Timnas Indonesia.

7 dari 7 halaman

26 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2023

Kiper: Reza Arya Pratama (PSM Makassar), Syahrul Trisna (Persikabo 1973), Ernando Ari Sutaryadi (Persebaya Surabaya)

Bek: Edo Febriansyah (Persib Bandung), Rachmat Irianto (Persib Bandung), Yance Sayuri (PSM Makassar), Andy Setyo (Persikabo 1973), Rizky Ridho (Persija Jakarta), Fachruddin Aryanto (Madura United), Jordi Amat (Johor Darul Ta'zim (JDT), Pratama Arhan (Tokyo Verdy), Asnawi Mangkualam (Jeonnam Dragons), Sandy Walsh (KV Mechelen), Shayne Pattynama (Viking FK), Elkan Baggott (Cheltenham Town)

Gelandang: Marc Klok (Persib Bandung), Ricky Kambuaya (Persib Bandung), Yakob Sayuri (PSM Makassar), Witan Sulaeman (Persija Jakarta), Stefano Lilipaly (Borneo FC Samarinda), Saddil Ramdani (Sabah FC), Marselino Ferdinan (KMSK Deinze), Ivar Jenner (Jong Utrech)

Penyerang: Rafael Struick (ADO Den Haag), Dendy Sulistyawan (Bhayangkara FC), Dimas Drajad (Persikabo 1973)

Berita Terkait