Alasan Keamanan, Penonton Liga 1 2023 / 2024 Dibatasi 50 Persen pada Masa Kampenye dan Pemilu

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut adanya pembatasan penonton di stadion pada laga Liga 1 2023/2024 yang akan diberlakukan selama periode pemilihan umum (pemilu).

BolaCom | Zulfirdaus HarahapDiperbarui 06 September 2023, 16:08 WIB
Suporter Cilik saat menyaksikan pertandingan Persija Jakarta melawan Arema FC pada laga BRI Liga 1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (12/2/2023). Orang tua yang juga fans Persija sudah mulai menularkan kecintaan mereka pada Macan Kemayoran sejak dini. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut akan ada pembatasan jumlah penonton pertandingan Liga 1 2023/2024 pada masa kampanye dan pemilihan umum (pemilu). Pembatasan dilakukan karena alasan keamanan.

Pembatasan penonton pertandingan Liga 1 2023/2024 akan dilakukan sebesar 50 persen dari kapasitas venue pertandingan. Pemberlakukan aturan itu akan dilakukan pada masa kampanye 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024 dan saat pemilu pada 14 Februari 2024.

Advertisement

Pembatasan jumlah penonton dalam laga Liga 1 merupakan permintaan dari Kepolisian Republik Indonesia. Permintaan itu diungkapkan saat menggelar rapat koordinasi dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI.

"Mengenai musim pemilu, memang disepakati 50 persen," kata Erick Thohir.


Tak Boleh Bertandang

Aksi Bonek, suporter Persebaya, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. (Bola.com/Aditya Wany)

Selain kapasitas penonton Liga 1 2023/2024 dibatasi menjadi 50 persen, Kepolisian juga meminta jumlah tersebut hanya untuk pendukung tim kandang. Adapun suporter tim tamu dilarang hadir ke stadion demi menjaga citra Indonesia yang sedang dipantau oleh FIFA pascatragedi Kanjuruhan.

"Itu kan kebijakan liga. Ada kesepakatan liga dengan pihak kepolisian suporter untuk pertandingan musim ini hanya kandang dulu," ucap Erick Thohir.

"Kalau tidak salah dua tahun. Tidak ada kerusuhan, flare, dan macam-macam. Berat itu aturannya," tegas Erick Thohir.


Yuk Simak Posisi Akhir Tim Kesayangan Kamu!

Berita Terkait