Jadi Penyebab Kecelakaan Beruntun di MotoGP Catalunya, Enea Bastianini Dikritik: Nyalip Pakai Otak!

oleh Hendry Wibowo diperbarui 04 Sep 2023, 21:00 WIB
Sejumlah pembalap MotoGP mengalami kecelakaan di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Minggu (3/9/2023). Enea Bastianini jadi penyebab awalnya. (AFP/Lluis Gene)

Bola.com, Jakarta - Nama pembalap Ducati, Enea Bastianini jadi pusat perhatian pada balapan MotoGP Catalunya di Sirkuit Catalunya, Barcelona hari Minggu (04/09/2023). 

Enea Bastianini merupakan dalang dari insiden kecelakaan beruntun di Tikungan 1 selepas start dan membuat total lima pembalap kecelakaan. 

Advertisement

Karena kecelakaan tersebut, Enea Bastianini akan menjalani operasi pada pergelangan kaki dan untuk mempercepat pemulihan, ia juga akan menjalani operasi pada tangan dalam beberapa hari ke depan. 

Kecelakaan terjadi lantaran pembalap asal Italia ini start dari urutan 14 dan coba menyalip banyak pembalap di Tikungan 1.

Namun aksinya terlalu agresif sehingga terjatuh plus turut memicu terjadinya kecelakaan beruntun. 

2 dari 3 halaman

Menyalip Harus Penuh Perhitungan

Sejumlah pembalap MotoGP mengalami kecelakaan di Sirkuit de Catalunya in Montmelo, Barcelona, Minggu (3/9/2023). (AFP/Lluis Gene)

Pemenang balapan MotoGP Catalunya 2023, Aleix Espargaro pun mengkritik aksi manuver agresif Enea Bastianini selepas start. 

Menurutnya melakukan overtake itu harus penuh perhitungan dan jangan ambisius. "Saya pikir pembalap MotoGP cukup pintar untuk mencoba mengerem di titik yang tepat dan tidak mencoba menyalip 25 pembalap di tikungan pertama," sindir Aleix Espargaro.

"Ini bukan tentang di mana Anda melakukan start, ini tentang siapa yang mengendarai motor. Tidak terlalu sulit, kami harus sedikit lebih santai di tikungan pertama," tambahnya. 

 

 

3 dari 3 halaman

Johann Zarco Jadi Korban

Johann Zarco kembali menjadi yang tercepat di FP2 MotoGP Australia (AFP)

Johann Zarco, salah satu pembalap korban dari aksi Enea Bastianini turut mengkritik aksi juara dunia Moto2 2020. 

Dia ikut mengatakan Bastianini terlalu ambisius. "Saya mencoba mengendalikan tikungan pertama, agar tidak menabrak Brad Binder atau Miguel Oliveira. Lalu saya justru ditabrak oleh Bastianini," ungkap Zarco. 

 

"Ia mencoba meraih lebih dari enam posisi selepas start. Hal ini terkadang bisa terjadi. Anda bak pahlawan jika bisa melakukannya. Tapi, sebagian besar waktu, itu bisa menjadi tragis," tambahnya. 

Akibat aksinya di MotoGP Catalunya, Bastianini dijatuhkan hukuman double long lap penalty yang akan berlaku saat ia kembali balapan. 

Sumber: Crash

 

 

 

 

Berita Terkait