Bola.com, Jakarta - Dalam beberapa tahun terakhir, Barcelona berdarah-darah untuk menyelesaikan permasalahan finansial yang mendera mereka, termasuk dengan memotong gaji pemain. Bahkan jumlah pemotongan gaji itu tidak main-main.
Masalah keuangan Barcelona memang sudah menjadi rahasia umum. Beberapa tahun terakhir, Barcelona mencoba segala siasat yang mereka klaim dengan istilah economic lever, alias tuas ekonomi, untuk mengatasi persoalan tersebut.
Barcelona menjual hak siar mereka hingga beberapa puluh tahun ke depan, menjual hak penamaan stadion, hingga memotong gaji pemain. Satu hal yang tak bisa dihindari, pemotongan gaji pemain adalah yang paling besar.
Menariknya, Barcelona masih bisa mendatangkan banyak pemain top meski terkendala dengan besaran gaji yang mereka minta. Bagaimana caranya?
Apa Penyebab Masalah Keuangan Barcelona?
Masalah keuangan Barcelona sebenarnya disebabkan oleh era kepresidenan yang sebelumnya, Josep Maria Bartomeu. Kasus ekonomi ini menumpuk selama bertahun-tahun, sampai memuncak pada 2021.
Alhasil Josep Maria Bartomeu didepak dari jabatan presiden klub. Pemilihan pun dilakukan dan Joan Laporta berhasil menang untuk kembali memimpin Barcelona.
Fokus utama Laporta adalah memperbaiki masalah keuangan Barcelona agar tidak sampai bangkrut. Berbagai cara dilakukan, bahkan sampai harus menjual Lionel Messi ke PSG.
Joan Laporta dan pihak klub menerapkan strategi ekonomi penjualan aset yang disebut dengan economic lever atau tuas ekonomi. Pada saat itu, Barcelona sampai harus menarik empat tuas ekonomi dengan menjual aset dan hak-hak lain.
Barcelona Potong Gaji Pemain
Mengutip Sports, Barcelona telah memotong beban gaji mereka hingga mencapai total 161 juta euro atau sekitar 2,6 miliar rupiah. Sebelumnya beban gaji Barcelona ada di angka 566 juta euro, sekarang tinggal 404 juta euro.
Angka tersebut didapatkan dari laporan keuangan Barcelona setelah penutupan bursa transfer 2023/2024. Sport merangkum laporan EFE, pihak yang memang memiliki akses terhadap data finansial klub.
Pemangkasan gaji itu terbilang luar biasa. Sebelumnya, beban gaji Barcelona mengambil 73 persen dari total pemasukan Barcelona. Sekarang, persentase tersebut turun menjadi 54 persen.
Apa yang Dilakukan Barcelona?
Diduga, kepergian sejumlah pemain membantu Barcelona mengurangi beban gaji mereka, khususnya pemain-pemain top seperti Antoine Griezmann dan para kapten tim.
Kepergian pemain-pemain seperti Gerard Pique, Jordi Alba, Francisco Trianco, Nico Gonzalez, Franck Kessie, Ousmane Dembele, Sergino Dest, Clement Lenglet, Ansu Fati, Eric Garcia, dan Ez Abde telah membantu keuangan Barcelona.
Barcelona Berhemat
Selain itu, Barcelona juga berhati-hati dalam mendatangkan pemain baru. Mereka hanya mengeluarkan uang untuk transfer Oriol Romeo dari Girona.
Ilkay Gundogan dan Inigo Martinez datang dengan status bebas transfer. Kemudian untuk Joao Cancelo, Barcelona meminta Man City membayar penuh gajinya. Untuk Joao Felix, Barcelona dan Atletico Madrid patungan membayar gaji.
Intinya, Barcelona masih harus bekerja keras pada setiap musimnya untuk mengatasi masalah keuangan yang memang sudah terlalu besar.
Disadur dari: Bola.net (Richard Andreas, published 7/9/2023)