Bola.com, Cikarang - M. Khanafi terpilih sebagai man of the match pada laga Persik Kediri kontra Persikabo 1973 yang berakhir 2-3 di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Bekasi, Sabtu (23/9/2023).
Gelar ini pantas diraih striker yang dijuluki Raja Tarkam Kediri tersebut. Dua gol yang dicetaknya pada menit 42 dan 77 menjadi syarat merebut gelar itu.
"Ini pertandingan berat dan luar biasa. Dua gol dan kemenangan ini untuk Persikmania dan warga Kediri. Tapi semuanya berkat bantuan teman-teman yang telah bermain dengan spirit tinggi," ucapnya.
Pembuktian
Dua gol tersebut sebagai bukti dari janji yang diucapkan Khanafi usai Persik dikalahkan Persija 1-2 di Kediri pekan lalu. Saat itu, dia kecewa bisa bikin gol, tapi Persik menelan kekalahan di kandang.
"Gol di gawang Persija akan jadi pembuka gol-gol saya. Saya berjanji tak hanya cetak gol, tapi bagaimana gol itu membantu Persik meraih kemenangan," tuturnya.
Khanafi total telah menyumbang tiga gol dalam dua laga terakhir. Satu butir lagi akan menyamai rekornya musim lalu sebanyak empat gol.
Solusi Krisis Penyerang
Tapi, tahu kah Anda. Sebenarnya musim ini sangat berat bagi mantan kapten tim Persedikab Kediri di Liga 3 2021 ini. Dia harus bersaing dengan Jefinho dan Flavio Silva.
Ternyata cedera yang dialami duo bomber impor Persik menjadi berkah bagi Khanafi. Kesuburan Khanafi bisa jadi solusi lini depan Persik yang sedang mengalami krisis penyerang.
"Rasanya musim ini berat bagi saya. Karena di posisi depan ada dua striker asing. Tapi saya akan berusaha merebut satu posisi itu. Saya akan buktikan jika dipercaya main oleh pelatih," ujar Khanafi kepada bola.com di awal musim BRI Liga 1 2023/2024.
Formasi Terbaik
Pelatih Persik, Marcelo Rospide, mengaku berpikir keras untuk menyusun formasi dan taktik terbaik di pertandingan ini.
"Ini pertandingan sangat sulit, karena kedua tim main bagus dan ingin menang. Bagi yang hidup di sepakbola, ini bukan soal kemenangan. Tapi saya lebih melihat upaya keras pemain meraih tiga poin tadi," katanya.
Tanpa mengecilkan peran pemain lainnya, tiga gol yang dicetak Khanafi dan Anderson jadi bukti kekuatan mental tim asuhannya.
"Semua telah bekerja keras. Tiga gol bagus yang sangat bermakna. Khanafi dan Anderson jadi penentu kami. Tentu saja proses semua gol berkat kerjasama dengan pemain lainnya," ujarnya.