Belajar dari Tragedi Kanjuruhan, Wakil Komisaris Utama Persib Serukan Kampanye Stadion Ramah Penonton

oleh Erwin Snaz diperbarui 01 Okt 2023, 17:12 WIB
Pemain Persib Bandung, Ezra Walian melakukan selebrasi bersama rekannya setelah mencetak gol penyeimbang 2-2 ke gawang Dewa United pada laga pekan ke-3 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jumat (14/07/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Bandung - Hari ini, Minggu (1/10/2023), tepat satu tahun Tragedi Kanjuruhan. Banyak pembelajaran untuk pembenahan yang dipetik dari tragedi tersebut, termasuk bagi Persib Bandung.

Tragedi Kanjuruhan menjadi luka yang sangat mendalam bagi persepakbolaan Indonesia. Dari peristiwa yang terjadi setelah laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 2022/2023 itu, semua elemen sepak bola nasional wajib berbenah agar peristiwa tersebut tak terulang di masa yang akan datang.

Advertisement

Begitu pun yang dilakukan oleh Persib Bandung. Wakil Komisaris Utama PT. PERSIB Bandung Bermartabat, Rudy Sufahriadi, menyebut Persib melakukan pembenahan dan perbaikan agar bisa menjadikan stadion sebagai tempat yang aman dan nyaman.

"Kita semua belajar dari musibah itu, menginstrospeksi diri. Kemudian melakukan pembenahan dan perbaikan di semua aspek yang menjadikan stadion sebagai tempat yang aman dan nyaman untuk menyaksikan pertandingan sepak bola yang selama ini sudah menjadi hiburan kita semua," ujar Rudy Sufahriadi.

Pria yang juga merupakan purnawirawan kepolisian berpangkat Komisaris Jenderal itu mengungkapkan pelajaran utama yang diambil Persib Bandung dari tragedi tersebut adalah perlunya skema dan mekanisme penyelenggaraan pertandingan, terutama yang menyangkut faktor keamanan dan keselamatan.

2 dari 4 halaman

Pembenahan yang Dilakukan Persib

Liga 1 - Ilustrasi Logo Persib Bandung BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Rudy Sufahriadi mengatakan ada beberapa upaya pembenahan yang sudah dilakukan Persib Bandung adalah pemberlakuan tiket online 100 persen, penukaran e-ticket dengan gelang penanda, sistem ring pengamanan berlapis, hingga pelatihan steward yang bertanggung jawab penuh untuk sistem keamanan di dalam stadion.

Tidak sampai di situ, Rudy menyebut semua sistem ticketing dan skema pengamanan dan keselamatan mulai berjalan relatif baik, Persib Bandung mulai bergeser ke pembenahan yang menyangkut kenyamanan stadion.

"Perbaikan dan peningkatan fasilitas Stadion GBLA yang terkait dengan kenyamanan penonton mulai simultan terus dilakukan sampai sekarang," ujar Rudy.

"Selain itu, kita juga terus berupaya meningkatkan hospitality buat penonton dan suporter yang datang," lanjut pria berkacamata ini.

3 dari 4 halaman

Kampanye Sepak Bola untuk Semua

Persib Bandung Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Terkini, Persib Bandung semakin menggelorakan kampanye #SepakbolaUntukSemua untuk menunjukkan sepak bola merupakan olahraga permainan dan hiburan yang bisa dinikmati siapa pun, termasuk anak-anak, pelajar, dan keluarga.

"Belum optimal memang. Namun, paling tidak apa yang sudah kami lakukan selama setahun terakhir ini sudah membuat stadion lebih aman dan nyaman," sebut Rudy.

"Saya melihat, sekarang semua kalangan, anak-anak dan keluarganya sudah bisa menikmati pertandingan Persib tanpa dihantui kekhawatiran berlebihan," tambahnya.

Meski demikian, Rudy memastikan, upaya pembenahan yang dilakukan Persib tidak akan berhenti sampai di sini. 

"Upaya pembenahan dan perbaikan akan terus kami lakukan demi terciptanya atmosfer pertandingan yang ramah buat siapapun," tegas Rudy mengakhiri.

4 dari 4 halaman

Persaingan di BRI Liga 1

Berita Terkait