Profil Peserta Grup A Piala Dunia U-17 2023: Indonesia

Untuk pertama kalinya, Timnas Indonesia U-17 akan bermain di Piala Dunia U-17.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiperbarui 17 Oktober 2023, 23:17 WIB
Piala Dunia U-17 - Profil Tim Indonesia (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Untuk pertama kalinya, Timnas Indonesia U-17 akan bermain di Piala Dunia U-17. Tim berjulukan Garuda Asia itu lolos ke putaran final sebagai tuan rumah.

Timnas Indonesia U-17 tidak perlu berpeluh keringat di babak kualifikasi karena tuan rumah sudah otomatis berkiprah di Piala Dunia U-17 2023.

Advertisement

Timnas Indonesia U-17 sebenarnya bukan penyelenggara asli Piala Dunia U-17 2023. Garuda Asia kecipratan menjadi tuan rumah akibat dicoretnya Peru oleh FIFA.

Timnas Indonesia U-17 masuk Grup A Piala Dunia U-17 2023 bersama Timnas Ekuador U-17, Timnas Maroko U-17, dan Timnas Panama U-17. Garuda Asia ditargetkan lolos ke babak 16 besar.

"Saya sampaikan bahwa target Timnas Indonesia U-17 melaju ke 16 besar Piala Dunia U-17 2023. Saya percaya target itu bisa didapatkan," imbuh Ketua PSSI, Erick Thohir.

Sebagai bentuk persiapan, Timnas Indonesia U-17 dikirim ke Jerman untuk melakukan pemusatan latihan pada 19 September-23 Oktober 2023. Selain berlatih, Garuda Asia juga menjalankan rangkaian uji coba.

PSSI juga telah menunjuk mantan nakhoda Timnas Jerman U-20, Frank Wormuth, sebagai konsultan pelatih Timnas Indonesia U-17. Pria berusia 63 itu dipercaya untuk menemani Bima Sakti.


Pelatih

Timnas Indonesia - Bima Sakti dan Timnas Indonesia U-17 (Bola.com/Adreanus Titus)

Tanpa berpikir panjang, Ketua PSSI, Erick Thohir, tetap memercayai Bima Sakti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17. Arsitek berusia 47 tahun itu telah menjadi nakhoda Garuda Asia sejak 2019.

"Kami memberikan kesempatan kepada coach Bima Sakti. Kami mempunyai dan perlu banyak pelatih-pelatih muda," ujar Erick Thohir pada akhir Juni 2023.

Karier kepelatihan Bima Sakti baru dimulai pada 2018 ketika ia menjadi caretaker pelatih timnas senior di Piala AFF 2018 untuk menggantikan Luis Milla.

Sesudah gagal total bersama timnas senior di Piala AFF 2018, Bima Sakti ditunjuk menjadi juru taktik timnas U-16 pada 2019 dan mempersembahkan gelar Piala AFF U-16 2022.

Sesaat setelah PSSI ditetapkan sebagai nakhoda Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2023, Bima Sakti menjadi korban hujatan warganet.

Netizen menyindir Bima Sakti yang gagal meloloskan timnas U-16 ke Piala Asia U-17 2023, dianggap anti-pemain keturunan, hingga mengingatkan insiden local pride di Piala AFF U-16 2022.

"Kalau masalah dikritik, saya menerima. Saya sampaikan ke pemain, biar pelatih saja yang dikirik dan menerimanya. Kalau pemain, jangan," ujar Bima Sakti.

"Usia mereka masih 17 tahun. Ini masa depan sepak bola kita. Jangan ganggu mereka. Biar mereka belajar dan mengerti sepak bola yang benar."

"Saya tidak pernah sakit hati apalagi baperan. Saya tidak pernah terpengaruh untuk itu. Saya membutuhkan masukan untuk saya dan Timnas Indonesia U-17," ucap Bima Sakti.


Calon Pemain Bintang

Ilustrasi - Welber Jardim (Bola.com/Salsa Dwi Novita/Adreanus Titus)

Welber Jardim dapat menjadi pemain pembeda untuk Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023. Mengapa demikian?

Welber Jardim lahir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 25 April 2007. Ayahnya, Elisangelo de Jesus Jardim adalah mantan pemain asing di Liga Indonesia yang pernah membela Persiba Balikpapan.

Sementara ibunya, Lielyana Halim, asli dari Banjarmasin. Saat ini, Welber Jardim bermain sebagai bek sayap kanan untuk klub Brasil, Sao Paulo U-17.

"Saya melihat Welber Jardim, yang lahir di Indonesia dan dibawa orang tuanya ke Brasil, masuk SSB di Brasil dan ikut akademi di sana, kemudian ke Sao Paulo U-17," ujar Bima Sakti menilai kualitas Welber Jardim.

"Jadi, memang dia benar-benar prestasinya sesuai kualitas dia. Welber Jardim bisa dilihat dalam latihan, memang beda dia mempunyai kualitas," tutur Bima Sakti.

Welber Jardim pernah bertanding dalam sejumlah turnamen usia dini bersama tim Sao Paulo level umur seperti Gothia Cup 2019 di Swedia, Dana Cup 2019 di Denmark, dan Adidas Madewis Cup 2019 di Prancis.

Terbaru, Welber Jardim disebut sukses membawa Sao Paulo U-17 menjuarai Copa Criciuma U-17 setelah mengalahkan wakil Argentina, Talleres Junior, pada awal Juli 2023.

Welber Jardim juga telah bergabung dengan training camp Timnas Indonesia U-17 di Jerman. Untuk sementara, pemuda berusia 17 tahun itu menjadi satu-satunya pemain diaspora di Garuda Asia.


Rekam Jejak di Piala Dunia U-17 2023

Timnas Indonesia - Ilustrasi Timnas Indonesia U-17 (Bola.com/Adreanus Titus)

Sepanjang sejarahnya, Timnas Indonesia U-17 tidak pernah lolos ke Piala Dunia U-17. Garuda Asia baru tahun ini dapat bermain karena berlabel sebagai tuan rumah.

Masing-masing juara grup, runner-up Grup A-F, dan tiga tim peringkat ketiga terbaik bisa melaju ke 16 besar Piala Dunia U-17 2023. Timnas Indonesia U-17 dapat memanfaatkan aturan itu.


Daftar 28 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk TC di Jerman

Kiper: Andrika Fathir Rachman, I Wayan Arta Wiguna, Ikram Algiffari, Rifky Tofani

Bek: Habil Abdillah, Tonci Shouter Israel Ramandei, Welber Jardim, Mohamad Andre Pangestu, Iqbal Gwijangge, Rionaldi Mehran, Rizdjar Nurviat Subagja, Sulthan Zaky

Gelandang: Zidan Arrosyid, Riski Afrisal, Figo Dennis, Ji Da Bin, Maouri Ananda Yves Ramli Simon, Mokhamad Hanif Ramadhan, Kafiatur Rizky

Penyerang: Ergun Firlansyah Arif, Arkhan Kaka, Jehan Pahlevi, Krisna Sulistia Budianto, Givary Lotra Widianto, Muhammad Ibrah Ardiansyah, Muhammad Aulia Rahman Arif, Nabil Asyura, Reno Salampessy


Berita Terkait