Bola.com, Bandung - Ketua PSSI, Erick Thohir bersama perwakilan FIFA melakukan peninjauan Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung untuk persiapan gelaran Piala Dunia U-17 yang akan digelar pada 10 November - 2 Desember 2023.
Stadion milik Pemerintah Kabupaten Bandung itu rencananya akan menjadi tempat penyelenggaraan grup D dan F Piala Dunia U-17 nanti.
"Tadi saya bersama FIFA naik kereta Whoosh untuk memastikan bahwa kita bisa memberikan yang terbaik para peserta yang akan bertanding di Piala Dunia U-17 nanti," ujar Erick Thohir kepada awak media usai meninjau kesiapan Jalak Harupat, Senin (9/10/2023).
"Khususnya membantu transportasi kepindahan antara Jakarta-Bandung dan Bandung-Jakarta pada bulan 10 November sampai 24 November, itu pas waktunya dari babak penyisihan sampai 16 besar," lanjut Erick Thohir.
---
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Piala Dunia U-17 - ilustrasi Piala Dunia U-17 2023 Indonesia (Bola.com/Adreanus Titus)
Bersyukur
Erick Thohir bersyukur respons FIFA sangat positif untuk penggunaan kereta Whoosh atau kereta cepat untuk bisa menjadi bagian daripada program Piala Dunia U-17.
"Hari ini juga mereka sedang cek finalisasi apa yang perlu didorong lagi karena masih ada 30 hari lagi untuk persiapan. Mereka juga melihat persiapan yang di Jakarta," kata Erick.
Disinggung mengenai kesiapan Jalak Harupat, Menteri BUMN ini memastikan bahwa stadion berkapasitas 27 ribu itu berdasarkan FIFA sudah hampir 100 persen siap.
"Dari FIFA sudah 100 persen, tinggal perbaikan kursi saja yang warna orange dan tinggal bautnya saja di kuatin tapi kalau semuanya sudah beres nanti akan ada akses itu penggunaan shuttle dari titik parkir ke dalam," jelas Erick.
Persiapan Detail
Untuk mengantisipasi lahan parkir, Erick mengaku akan menggunakan shuttle sebagai akses ke dalam sebagai zona aman sesuai yang sudah diarahkan oleh FIFA.
"Karena nanti di zona ini ada pameran UMKM dan sponsor dari FIFA, juga ada festival musik untuk mendukung bagaimana masyarakat pertandingan sepak bola tapi mengenal musik Indonesia dan juga produk-produk Indonesia," tambah Erick.
Adapun untuk mewujudkan target 18 ribu penonton dari FIFA saat pertandingan di Jalak Harupat, Erick mengaku semuanya sudah diatur agar bisa mencapai target tersebut.
Penjualan Tiket
"Aturannya ada tiket yang memang dijual tetapi ada tiket juga yang memang tentu kita memanfaatkan akses untuk sekolah dan anak muda Indonesia agar melihat perkembangan sepak bola kita, juga negara lain," ujar Erick
"Dan yang menarik oleh pak Gubernur dan kita pernah koordinasi dengan Kereta Cepat nanti ada tiket bundling antara penonton dan kereta cepat," kata Erick.
"Bahkan saya sudah rapat dengan Dirut Whoosh bahwa nanti ada jam tambahan yang tadinya pagi dan sore khusus tanggal 10-24 November nanti ada jam 14.00 dan 22.30 malam ketika mereka kembali pulang, supaya bisa kita buktikan bahwa Indonesia siap," tambah Erick sambil mengakhiri.