4 Fakta Setelah Timnas Indonesia Gulung Brunei pada Kualifikasi Piala Dunia 2026: Hegemoni Skuat Merah Putih

oleh Rizki Hidayat diperbarui 12 Okt 2023, 22:04 WIB
Selebrasi pemain Timnas Indonesia, Dimas Drajad (kiri) bersama Hokky Caraka setelah mencetak gol pertama ke gawang Brunei Darussalam pada laga putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (12/10/2023) malam WIB. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan enam gol tanpa balas atas Brunei Darussalam, pada laga leg pertama putaran pertama kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Menjalani pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (12/10/2023) malam WIB, Tim Garuda tampil dominan. Menurut catatan Sofascore, anak asuh Shin Tae-yong tersebut mencatatkan 58 persen penguasaan bola, berbanding 42 persen milik Brunei.

Advertisement

Timnas Indonesia juga melepaskan 13 tembakan yang sembilan di antaranya mengarah ke gawang. Di sisi lain, Brunei Darussalam hanya melepaskan satu tembakan melenceng.

Bermain menekan, Timnas Indonesia berhasil melumat Brunei dengan skor 6-0. Keenam gol Tim Merah-Putih dicetak Dimas Drajad pada menit ke-7, 72', dan 90+2', Rizky Ridho menit ke-12, Ramadhan Sananta menit ke-63 serta 67'.

Hasil tersebut membuka jalan Timnas Indonesia untuk lolos ke putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Bermain imbang pada leg kedua di Stadium Sultan Hassanal Bolkiah, 17 Oktober mendatang, sudah cukup membawa Tim Garuda lolos ke fase selanjutnya.

Sejumlah fakta menarik tersaji selepas duel Timnas Indonesia versus Brunei Darussalam. Berikut ini ulasannya.

---

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 5 halaman

Hegemoni Timnas Indonesia

Para pemain Timnas Indonesia merayakan gol Rizky Ridho ke gawang Brunei Darussalam pada babak pertama leg 1 putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (12/10/2023) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Sejak 1977, Timnas Indonesia telah 12 kali bersua dengan Brunei Darussalam di berbagai ajang. Dari 12 pertemuan tersebut, Tim Garuda tampil dominan atas Brunei.

Timnas Indonesia sukses meraih delapan kemenangan, dua hasil imbang, dan dua laga lainnya dimenangkan Brunei Darussalam.

Hegemoni Tim Garuda juga kian dipertegas dengan koleksi gol yang ditorehkan. Timnas Indonesia mampu mendulang 38 gol dan hanya kebobolan dua gol.

 

3 dari 5 halaman

Hattrick Perdana Dimas Drajad

Selebrasi pemain Timnas Indonesia, Dimas Drajad (kiri) bersama Hokky Caraka setelah mencetak gol pertama ke gawang Brunei Darussalam pada laga putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (12/10/2023) malam WIB. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pada laga ini, Dimas Drajad menjadi pemain paling bersinar di Timnas Indonesia. Pemain berusia 26 tahun tersebut berhasil mendulang trigol ke gawang Timnas Brunei Darussalam.

Bagi Dimas, ini adalah hattrick-nya yang perdana bersama Tim Garuda. Selain itu, dia juga sudah mendulang enam gol dari 10 caps dengan jersei Timnas Indonesia.

 

4 dari 5 halaman

Kemenangan Terbesar Timnas Indonesia

Selebrasi pemain Timnas Indonesia, Muhammad Ramadhan Sananta (tengah) bersama rekannya, Witan Sulaeman (kiri) dan Asnawi Mangkualam setelah mencetak gol ke gawang Brunei Darussalam pada laga putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (12/10/2023) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Bagi Timnas Indonesia, hasil ini adalah kemenangan terbesar kelima saat bersua Brunei Darussalam. Sebelumnya, Indonesia pernah melumat Brunei dengan skor 4-0 pada SEA Games 1977.

Kemudian menang 6-0 di SEA Games 1989, pesta gol 5-0 pada laga uji coba 2012, dan mencukur Brunei Darussalam tujuh gol tanpa balas pada Piala AFF 2022.

 

5 dari 5 halaman

Tanpa Pemain Terkaya di Dunia

Faiq Bolkiah, pesepakbola sayap kanan dari Licester City yang berusia 20 tahun asal Brunei Darussalam (Foto: Instagram @fjefrib)

Pelatih Timnas Brunei Darussalam, Mario Rivera, memboyong 25 pemain untuk menghadapi Timnas Indonesia. Arsitek asal Spanyol itu memarkir gelandang Ratchaburi di Liga Thailand, Faiq Bolkiah.

Faiq Bolkiah juga digadang-gadang sebagai pemain terkaya dunia. Sebab, ia adalah anggota Kerajaan Brunei. Total kekayaannya diperkirakan mencapai 20 miliar USD atau setara dengan Rp384 triliun.

Seluruh pemain Brunei Darussalam berasal dari kompetisi lokal. Personel paling berpengalaman adalah Najib Tarif, bek berusia 35 tahun yang memiliki 26 caps.

Berita Terkait