Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia dan Timnas Vietnam tengah menghadapi kendala yang sama menjelang pertemuan di Grup D Piala Asia 2023. Keduanya sama-sama tak memiliki striker yang tajam.
Timnas Indonesia memang masih bisa cukup lega dengan produktivitas gol Ramadhan Sananta bersama Persis Solo di BRI Liga 1 2023/2024. Striker berusia 20 tahun itu sudah menjaringkan tujuh gol dari 18 pertandingan.
Sayangnya, produktivitas semacam ini tak dimiliki striker lainnya, baik itu Hokky Caraka yang baru mengoleksi tiga gol, Dendy Sulistyawan yang hanya bisa mencetak satu gol, serta Dimas Drajad yang belum pecah telur.
Fenomena yang dialami Timnas Indonesia ternyata juga tengah menjangkiti para penyerang Timnas Vietnam di kompetisi domestik. Sejauh ini, beberapa nama striker andalan mereka belum memperlihatkan ketajaman yang memuaskan.
---
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Striker Masih Seret Gol
Belakangan ini, pelatih Timnas Vietnam, Philippe Troussier, memiliki tiga pemain utama yang selalu dipasang untuk menjadi tulang punggung di lini serang. Mereka adalah Nguyen Tien Linh, Nguyen Van Toan, hingga Pham Tuan Hai.
Nguyen Tien Linh, misalnya, sempat mengalami paceklik gol pada empat pertandingan awalnya bersama Binh Duong FC musim ini. Namun, dia sudah mulai menghasilkan dua gol dan empat assist dari tujuh laga musim ini.
Sementara itu, penyerang Ha Noi FC, Pham Tuan Hai, juga baru mengoleksi dua gol di kompetisi domestik. Bedanya, dia bisa mencetak empat gol untuk timnya di Liga Champions Asia musim ini.
Adapun Nguyen Van Toan yang jadi striker paling berpengalaman milik Timnas Vietnam mengalami paceklik gol. Pemain yang sudah mengoleksi 57 caps internasional itu baru bisa mencetak satu gol saja di V-League 1 musim ini.
Bek Tengah Justru Produktif
Jika melihat daftar pencetak gol terbanyak V-League 1 musim ini, muncul satu nama pemain yang cukup mencengangkan, yakni Bui Hoang Viet Anh. Bek asal Cong An Ha Noi (CAHN) FC itu jadi satu-satunya pemain lokal yang mampu bersaing.
Sejauh ini, dia memang sudah menghasilkan tiga gol dari tujuh pertandingan. Jumlah ini tentu saja melebihi koleksi para penyerang lokal yang menjadi andalan Philippe Troussier di Timnas Vietnam.
Hu Hoang Viet Anh belakangan ini memang kembali mendapatkan kesempatan bermain. Yang terbaru, dia tampil dua kali ketika Vietnam menumbangkan Filipina (2-0) dan kalah dari Irak (0-1) di Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Tugas Berat Sang Pelatih
Fenomena ini juga mendapatkan sorotan tersendiri dari media Vietnam, Soha.vn. Menurut mereka, Philippe Troussier memiliki tugas yang tak ringan untuk membantu para strikernya kembali tajam.
"Bagaimana membantu pemainnya mengatasi kekurangan jelang Piala Asia 2023 menjadi masalah bagi Philippe Troussier," bunyi ulasan Soha.vn.
"Sebab, lawan seperti Jepang, Irak, atau Indonesia, semuanya punya striker yang sangat pandai memanfaatkan peluang," lanjutnya.