Persipura Terancam Degradasi ke Liga 3, Legenda Boaz Solossa Angkat Bicara

oleh Wahyu Pratama diperbarui 28 Jan 2024, 14:30 WIB
Kapten Persipura, Boaz Solossa, ditemani sang putri sebelum bertanding melawan Bhayangkara FC pada laga Liga 1 Indonesia di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (9/9/2017). Bhayangkara FC menang 2-1 atas Persipura. (Dok Bola.com)

Bola.com, Jakarta - Persipura Jayapura berada di ujung tanduk. Ian Louis Kabes dkk berpotensi turun ke Liga 3 usai bermain imbang 1-1 kontra Persekat Tegal di Stadion Mochtar, Pemalang (27/1/2024).

Situasi tersebut tak lepas dari mogok main yang dilakukan penggawa Kalteng Putra. Mereka memberikan tiga poin cuma-cuma kepada PSCS Cilacap yang memimpin puncak klasemen Grup D.

Advertisement

Jika Kalteng Putra kembali mangkir, Persekat bakal dapat keuntungan serupa di laga pamungkas grup. Ini membuat posisi Persipura terjepit lantaran harus menang atas PSCS (3/2/2024).

Legenda Persipura, Boaz Solossa mengaku sedih dengan hal tersebut. Tetapi tak ada yang bisa diperbuatnya selagi dirinya saat ini bermain untuk Persewar Waropen.

"Persipura yang besarkan kami. Jadi saya tak pernah lupa mendoakan agar selalu bisa bangkit. Semoga dapat hasil lebih baik di laga terakhir," ungkapnya.

 

2 dari 3 halaman

Kembali ke Persipura?

Ekspresi pemain Persipura Jayapura, Boaz Solossa usai timnya kalah dari PS TNI pada lanjutan Liga 1 2017 di Stadion Patriot, Bekasi (4/11/2017). PS TNI menang 2-1. (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Pemain berusia 37 tahun itu pergi dengan tragis dari klub yang membesarkan namanya. Bersama Yustinus Pae, ia dicoret tepat sebelum kompetisi Liga 1 2021/22.

Tanpa kehadirannya, Persipura terseok-seok menjalani kompetisi. Alhasil, mereka harus turun kasta ke Liga 2 pada akhir musim.

Walau begitu, Boaz mengaku sudah tak lagi mempermasalahkan hal tersebut. Bila dibutuhkan, ia siap kembali ke klub pertamanya itu.

"Untuk menyelamatkan Persipura, sebenarnya saya dan coach Eduard Ivakdalam sebagai kakak paling tua, masih terus berkomunikasi. Kenapa tidak untuk balik, kalau Tuhan izinkan untuk bisa kembali," ucapnya.

3 dari 3 halaman

Pilihan Membela Persewar

Ekspresi pemain Indonesia, Boaz Solossa, saat merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Vietnam bersama Stefano Lilipaly dalam laga leg pertama semifinal Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (3/12/2016). (Dok Bola.com)

Persewar jadi klub yang cukup unik di Pegadaian Liga 2 2023/24. Walau jadi satu-satunya tim dengan materi 100% pemain lokal, mereka mampu mencapai babak 12 besar.

Boaz bangga dengan pencapaian timnya tersebut. Ia berharap para penerusnya di tim ini tak cepat puas dengan hasil tersebut.

"Ini tantangan besar. Sebelum ke Persewar, saya sudah bicara dengan coach Edu. Saya sudah bilang, kalau kualitas pemain lokal tidak kalah dengan pemain yang punya nama besar," katanya.

"Kalian sama seperti saya, dari Papua. Jadi jangan puas, kadang adik-adik seperti itu. Harus terus belajar biar bisa (punya level) sama seperti saya," tutup Boaz. 

Berita Terkait