BRI Liga 1: Pelatih PSM Sampai Gebrak Meja! Keluhkan Pemainnya yang Sudah Tiga Bulan Tak Menerima Gaji

oleh Radifa Arsa diperbarui 05 Mar 2024, 09:45 WIB
Ekspresi kecewa pelatih kepala PSM Makassar, Bernardo Tavares Fernando Jose saat laga pekan ke-10 BRI Liga 1 2022/2023 antara Dewa United FC melawan PSM Makassar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Kamis (15/9/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, meluapkan seluruh isi hatinya soal kondisi para pemain yang sudah tak menerima gaji hingga tiga bulan lamanya seusai laga melawan Persis Solo pada pekan ke-27 BRI Liga 1 2023/2024.

Bernardo Tavares mengatakan, para pemain PSM Makassar sebetulnya punya keinginan besar untuk memberikan kemampuan terbaiknya saat berjumpa Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, Senin (04/03/2024).

Advertisement

Namun, situasi yang saat ini tengah menghantam Juku Eja memang sangat pelik. Sebab, ada beberapa pemain PSM yang sudah tak mendapatkan upah selama dua hingga tiga bulan terakhir.

Tavares memang terlihat cukup emosional ketika menyampaikan pernyataan tersebut. Setelah mengakhiri komentarnya, pelatih berusia 43 tahun ini menggebrak meja hingga mengejutkan awak media.

“Memang benar kami melakukan banyak kesalahan pada laga ini. Para pemain ingin menampilkan performa terbaik pada pertandingan ini,” kata Bernardo Tavares dalam sesi konferensi pers seusai pertandingan, Senin (4/3/2024).

“Karena, ini bukan hanya sekedar pertandingan sepak bola. Sebab, para pemain ini, beberapa dari mereka, sudah tidak menerima gaji selama dua hingga tiga bulan terakhir,” lanjutnya sembari menggebrak meja.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Tak Bisa Berbuat Banyak

Pelatih asal Portugal itu tak bisa berbuat banyak untuk membantu para pemainnya. Satu-satunya usaha yang bisa diupayakan ialah terus menerus memberikan suntikan motivasi di sesi latihan.

Namun, tetap saja hal itu tak serta merta menyelesaikan masalah. Sebab, konsentrasi pemain untuk memberikan performa terbaiknya tak akan bisa terwujud jika mereka dipaksa tetap bekerja tanpa mendapatkan haknya.

“Saya tidak bisa mengatakan apa pun kepada mereka. Saya hanya bisa memberikan motivasi kepada mereka dalam sesi latihan. Sebab, jika kita tidak mendapatkan gaji, maka kita kesulitan untuk menjaga fokus,” kata Tavares.

 

 

3 dari 4 halaman

Kapten Irit Bicara

Pemain Persikabo 1973, Jose Carlos Moreira Varela (kanan), berusaha melewati hadangan pemain PSM Makassar, Arfan, dalam pertandingan lanjutan pekan ketiga BRI Liga 1 2023/2024 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibonong, Jawa Barat, Jumat (14/7/2023). (Bola.com/Abdul Aziz)

Saat ditanya soal situasi yang saat ini tengah dihadapi, kapten PSM Makassar, Muhammad Arfan tak banyak berkomentar.

Dia hanya mengulangi pernyataan pelatihnya soal motivasi-motivasi yang diselipkan dalam sesi latihan.

“Seperti yang tadi dikatakan oleh Coach, dia selalu mencoba memberikan motivasi bagi kami dalam setiap sesi latihan,” ujar gelandang berusia 26 tahun tersebut.

Arfan mengatakan, kekalahan ini bukanlah akhir dari perjuangan Pasukan Ramang. Dia berharap, rekan-rekannya bisa tetap menjaga fokus untuk menatap laga-laga berikutnya.

“Harus kami akui, hasil pertandingan ini sangat mengecewakan. Namun, soal hasil pertandingan, kami tetap kalah bersama-sama,” kata pemain asal Makassar tersebut.

"Saya ingatkan kepada teman-teman bahwa hasil ini bukan akhir. Masih ada sisa beberapa pertandingan. Kami akan terus menjaga fokus untuk memberikan yang terbaik,” imbuhnya.

4 dari 4 halaman

Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait