Setelah Benamkan PSIS, Bali United Tetap Siap Berlaga Selama Ramadan: Tenang karena Punya Fasilitas Latihan Sendiri

oleh Alit Binawan diperbarui 11 Mar 2024, 11:45 WIB
Bali United Vs PSIS Semarang di BRI Liga 1 2023/2024. (Bola.com/Dok.Instagram PSIS Semarang).

Bola.com, Denpasar - Saat masyarakat Bali sedang menjalankan ibadah di Hari Raya Nyepi, Bali United sudah memberikan kado yang indah lewat kemenangan 2-0 atas PSIS Semarang pada pekan ke-28 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (8/3/2024).

Dua gol kemenangan Bali United dicetak Ilija Spasojevic dan Mohammed Rashid. Setelah ini, Bali United akan menghadapi RANS Nusantara FC.

Advertisement

Laga kontra RANS Nusantara FC bertepatan dengan Ramadan 2024. Otomatis jadwal pertandingan akan digelar lebih malam dari biasanya, termasuk sesi latihan yang akan sedikit berubah.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, pun tidak khawatir. Alasannya, karena Serdadu Tridatu memiliki lapangan latihan sendiri. Maka bertanding di masa Ramadan pun tidak ada masalah bagi pelatih yang karib disapa Teco itu.

"Kami sudah pernah melalui bulan Ramadan. Saya sudah beberapa tahun di Bali United dan di Persija. Ini sudah biasa, kami lebih memilih latihan malam, setelah pemain Muslim sudah buka puasa. Jadi tidak ada masalah," tegas pelatih Bali United itu.

2 dari 5 halaman

Tak Ada Masalah Berkegiatan Selama Ramadan

Pelatih Bali United Stefano Cugurra saat memimpin sesi latihan di Training Center Bali United, kawasan Pantai Purnama, Gianyar. (Alit Binawan/Bola.com)

 

Menurut Teco, Bali United memiliki keuntungan karena manajemen klub membangun training center dengan fasilitas mewah dan pencahayaan yang terang di malam hari, sehingga layak untuk menggelar latihan pada malam hari.

Dengan begitu, meski bulan puasa, intensitas latihan tetap sama. Kompetisi juga terus bergulir selama Ramadan, hanya saja bermain lebih malam, pukul 21.30 WITA.

Apalagi menurut Teco, kompetisi musim ini sangat ketat, di mana satu tim dengan lainnya hanya terpaut jarak poin yang sangat rapat, terutama untuk mendapatkan posisi empat besar demi mendapatkan tiket championship series.

"Saya pikir program ini tidak ada masalah, bisa tetap memiliki intensitas dalam latihan. Liga tahun ini juga pasti lebih bagus," ujar Teco.

"Kami juga punya lapangan sendiri. Kami tidak usah mencari-cari lapangan. Sewa lapangan seperti saat menjalani liga-liga sebelumnya."

"Sekarang kami di Purnama, bisa pakai lapangan sendiri yang punya lampu di sana. Saya pikir Bali United tidak ada masalah, bulan ini main malam juga tidak ada masalah buat pemain kami," lanjut pelatih asal Brasil itu.

Bali United menjadi salah satu klub peserta BRI Liga 1 yang beruntung. Manajemen tim mempersiapkan fasilitas lengkap untuk perkembangan industri sepak bola di Pulau Dewata

Sarana dan prasarana dibangun untuk menunjang performa pemain senior di dalam tim hingga pembinaan sepak bola usia muda sehingga berimplikasi pada kemajuan klub bermarkas di Pulau Bali.

3 dari 5 halaman

Ada Pencahayaan Berkekuatan 800 Lux

Pelatih Bali United Stefano Cugurra saat melakukan peregangan di sela-sela memimpin pemain Bali United dalam latihan perdana di Bali United Training Center. (Bola.com/Alit Binawan)

 

Bali United Training Center hampir 100 persen rampung. Lampu penerangan juga sudah terpasang di lapangan latihan utama.

Lampu ini adalah bekas lampu dari Stadion Kapten I Wayan Dipta sebelum renovasi. Itu artinya, lampu di Bali United Training Center berkekuatan 800 Lux dengan 4 tiang berada di setiap sudut lapangan.

Kapasitas ini bahkan sesuai dengan syarat minimal dari PT LIB untuk seluruh tim kontestan BRI Liga 1 2023/2024 yang mewajibkan untuk stadion yang digunakan memiliki lumen lampu minimal 800 lux.

Hal ini juga diungkapkan oleh Project Manager TC Pantai Purnama, Sugihya Artha Dwipayani. Saat ini penerangan sudah terpasang di lapangan utama yang dipakai skuat senior Bali United sehingga layak dipakai latihan malam hari.

"Lapangan senior sudah dilengkapi dengan lampu berkapasitas penerangan 800 Lux di 4 titik pojok lapangan yang memungkinkan senior melakukan latihan hingga malam hari," ujarnya.

4 dari 5 halaman

Pola Makan Harus Terjaga

Pemain muda Bali United I Kadek Arel Priyatna berlari dengan Fadil Sausu dan Tegar Infantrie di Training Center Bali United. (Bola.com/Alit Binawan)

 

Sementara itu, dalam kesempatan berbeda Gelandang Bali United, Fadil Sausu mengatakan saat puasa nanti pemain Muslim menjaga stamina dengan asupan makanan yang sehat dan bergizi serta dibantu dengan vitamin.

Pria kelahiran Palu tersebut sudah terbiasa dengan jadwal latihan saat bulan puasa selama ia menjadi bagian Bali United sejak 2015 lalu.

"Dari pemain pasti sudah tahu kebutuhan makanan atau minuman berbuka puasa dan istirahat yang baik karena latihan malam dan tanding malam," kata pemain yang berusia 38 tahun ini.

Fadil juga telah mengetahui akan kemungkinan latihan malam di bulan puasa, tetapi itu diakuinya tidak ada masalah karena ia telah tinggal beberapa tahun di Bali yang selalu latihan malam saat bulan puasa.

"Tidak ada masalah cepat menyesuaikan sekarang lebih bagus lagi ada tempat latihan malam di Bali United Training Center," tutup Fadil.

5 dari 5 halaman

Persaingan di BRI Liga 1

Berita Terkait