5 Momen Sindiran Jadon Sancho untuk MU: Mulai dari Membela Marcus Rashford hingga Awal Baru di Chelsea

Winger Chelsea, Jadon Sancho, kembali menjadi sorotan setelah semakin memperburuk hubungannya dengan Manchester United (MU) melalui sindiran terbaru di media sosial.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 11 Februari 2025, 12:45 WIB
Pesta lima gol Chelsea disumbang oleh Axel Disasi, Christopher Nkunku, Noni Madueke, Cole Palmer, dan Jadon Sancho. Southampton sempat membalas melalui Joe Aribo di menit ke-11. (AFP/Glyn Kirk)

Bola.com, Jakarta - Winger Chelsea, Jadon Sancho, kembali menjadi sorotan setelah semakin memperburuk hubungannya dengan Manchester United (MU) melalui sindiran terbaru di media sosial.

Belum bisa dipastikan apakah pemain berusia 24 tahun ini akan sukses di Stamford Bridge, tetapi satu yang jelas ia telah membakar jembatan dengan MU.

Advertisement

Dengan adanya klausul wajib beli pada akhir musim, masa depannya tampaknya akan berlanjut bersama Chelsea.

Namun, yang menarik, ini bukan kali pertama Jadon Sancho melontarkan kata-kata yang menyinggung MU. Setidaknya ada lima kali pemain Timnas Inggris itu menyindir MU. Berikut ulasannya:

 


1. Pembelaan untuk Marcus Rashford

Pemain Manchester United, Marcus Rashford merayakan gol bersama Jadon Sancho setelah mencetak gol ke gawang Leicester City pada laga Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Minggu (19/2/2023). Kemenangan ini membuat MU mengumpulkan 49 poin atau hanya tertinggal tiga angka dari Man City yang ada di peringkat ke-2. (AP Photo/Dave Thompson)

Ketika mantan rekannya, Marcus Rashford, dibekukan oleh manajer MU, Ruben Amorim, pada Desember 2024, Jadon Sancho memilih membela rekannya ketimbang tetap netral.

Sancho, yang mengalami situasi serupa musim lalu, mengunggah dukungan terhadap Rashford di Twitter dengan mengutip pernyataan legenda Arsenal, Ian Wright, yang menyarankan Rashford mencari peluang di tempat lain.


2. Mendukung Rashford di Aston Villa

Striker Aston Villa asal Inggris #09, Marcus Rashford, tampil perdana dalam pertandingan putaran keempat Piala FA Inggris antara Aston Villa dan Tottenham Hotspur di Villa Park di Birmingham, Inggris bagian tengah, Senin dini hari WIB (10-2-2025). (JUSTIN TALLIS/AFP)

Jadon Sancho kembali menunjukkan dukungan kepada Rashford setelah debutnya untuk Aston Villa dalam kemenangan Piala FA atas Tottenham.

Ia berkomentar "Freedom" pada unggahan Instagram Rashford, seolah menyiratkan kebebasan yang kini didapatkan rekannya setelah meninggalkan Old Trafford.

Meskipun kewajiban pembelian Chelsea sudah disepakati, komentar ini menegaskan bahwa hubungan Sancho dan Amorim tampaknya tidak akan harmonis, sebagaimana yang terjadi antara dirinya dan mantan manajer MU dulu, Erik ten Hag.


3. Sindiran Soal Bangku Cadangan

Gelandang Chelsea asal Inggris bernomor punggung 19, Jadon Sancho, merayakan gol kelima timnya selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Southampton dan Chelsea di Stadion St Mary di Southampton, Inggris selatan, pada tanggal 4 Desember 2024. (Glyn KIRK/AFP)

Selain secara terbuka mendukung Rashford, Sancho sebagian besar tetap diam mengenai Manchester United selama masa peminjamannya di Borussia Dortmund dan Chelsea.

Namun, ia sempat melontarkan sindiran terselubung melalui video TikTok Chelsea, ketika para pemain diminta menjawab pertanyaan "Posisi apa yang paling mudah dimainkan dalam sepak bola?"

Mayoritas rekan setimnya memberi jawaban bercanda tentang posisi di lapangan, tetapi Sancho memilih menjawab: "Menjadi pemain cadangan."

Itu menjadi sebuah sindiran tajam terhadap waktunya yang lebih sering dihabiskan di bangku cadangan United.


Menghapus Kenangan Bersama MU

Jadon Sancho - Pemain berusia 21 tahun itu belum juga menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga saat ini di Manchester United. Meski begitu mantan bintang Bundesliga ini tetap menerima gaji sebesar 350 ribu pound sterling atau senilai Rp6,8 miliar per pekan. (AFP/Oli Scarff)

Pada saat kepindahannya ke MU pada musim panas 2021, Sancho dengan penuh semangat mengunggah foto dirinya mengenakan seragam Setan Merah dengan caption "THE WAIT IS FINALLY OVER" di Instagram.

Namun, kini unggahan tersebut sudah dihapus, begitu pula semua foto dirinya mengenakan seragam United.

Ini seperti tindakan menghapus foto mantan pasangan di media sosial, sebuah tanda bahwa Sancho benar-benar ingin melupakan masa lalunya di Old Trafford.


5. Chelsea, Awal yang Baru

Gelandang Chelsea asal Inggris bernomor punggung 19, Jadon Sancho, mengontrol bola selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Chelsea dan Bournemouth di Stamford Bridge di London pada tanggal 14 Januari 2025. (JUSTIN TALLIS/AFP)

Sancho mungkin tidak pernah secara eksplisit menyatakan kekecewaannya terhadap MU, tetapi setiap pernyataan positifnya mengenai Chelsea selalu diartikan sebagai perbandingan dengan pengalaman buruknya di klub lamanya.

"Sejak hari pertama, Chelsea membuat saya merasa diterima," ujar Sancho kepada Ian Wright setelah bergabung dengan Chelsea.

"Saya tahu banyak orang yang meragukan saya, dan saya hanya bekerja keras setiap hari dalam latihan. Saat saya mendapatkan kesempatan, saya mencoba menunjukkan apa yang bisa saya lakukan."

"Saya harus berterima kasih kepada seluruh tim Chelsea dan staf yang percaya pada saya serta memberi saya kesempatan untuk bermain," lanjutnya.

Dengan berbagai pernyataan dan tindakannya, Sancho seolah menegaskan bahwa dirinya telah benar-benar meninggalkan Manchester United di masa lalu dan siap memulai babak baru bersama Chelsea.

Sumber: Planet Football

 
 

Persaingan di Premier League

Berita Terkait