Mikel Arteta soal Peluang Mengejar Liverpool: Arsenal Tak Akan Menyerah, Apa pun yang Terjadi!

Mikel Arteta menegaskan Arsenal tidak akan menyerah dalam perburuan gelar Liga Premier meskipun tertinggal 11 poin dari Liverpool.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 25 Februari 2025, 21:20 WIB
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menerima kekalahan 3-5 timnya dari Manchester United lewat drama adu penalti, setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit pada laga putaran ketiga Piala FA di Stadion Emirates, Minggu (12/1/2025) malam WIB. (AP Photo/Kin Cheung)

Bola.com, Jakarta - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menegaskan bahwa timnya tidak akan menyerah dalam perburuan gelar Premier League, meski saat ini mereka tertinggal 11 poin dari Liverpool yang berada di puncak klasemen.

Pernyataan tegas Arteta, 'Over my dead body' (langkahi mayatku), menunjukkan keyakinannya bahwa Arsenal masih memiliki peluang untuk mengejar Liverpool.

Advertisement

Kendati peluangnya diakui sangat kecil, Arteta tetap optimistis dan menekankan pentingnya fokus pada setiap pertandingan yang tersisa.

Arsenal menghadapi tantangan besar setelah mengalami kekalahan dari West Ham, akhir pekan lalu, yang mengakhiri rekor 15 pertandingan tak terkalahkan mereka di Premier League.

Dalam situasi ini, Arteta harus menghadapi banyaknya pemain yang cedera, termasuk empat penyerang terbaiknya, serta satu pemain yang terkena skorsing. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi manajer asal Spanyol tersebut. 


Situasi Arsenal

Di menit ke-73, Arsenal menggandakan keunggulan lewat aksi William Saliba. (Adrian Dennis/AFP)

Di tengah kesulitan yang dihadapi, Arteta tetap berkukuh bahwa secara matematis, Arsenal masih memiliki peluang untuk meraih gelar.

"Jika tidak, saya akan pulang. Secara matematis, itu mungkin. Anda harus bermain di setiap pertandingan. Tiga hari yang lalu, kami bisa memperkecil jarak dan Anda berpikir: 'Anda tinggal satu setengah pertandingan lagi.' Itu tidak masalah. Kami harus terus melaju," ujarnya.

Dalam pernyataannya, Arteta juga menyentuh tentang catatan disiplin timnya yang buruk.

Arsenal saat ini menghadapi situasi di mana mereka telah menerima lima kartu merah, lebih banyak dibandingkan klub lain, yang berpotensi membuat mereka terjebak di tengah klasemen.

Krisis cedera yang dihadapi sejumlah pemain kunci juga membuat Arteta harus memutar otak untuk menemukan solusi terbaik guna menjaga performa The Gunners.


Tantangan yang Dihadapi

Arsenal menyerah 0-1 dari West Ham United pada laga pekan ke-26 Premier League di Stadion Etihad, Sabtu (22-2-2025) malam WIB. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Arteta menyadari situasi tersebut dan senang memiliki tim yang solid.

"Sangat memuaskan untuk bekerja setiap hari dengan para pemain dan pelatih serta staf untuk mencoba mengatasi situasi tertentu," katanya.

"Jika seseorang memberitahu Anda di awal musim: 'Pada waktu ini, Anda telah bermain lima kali dengan kartu merah lebih dari setengah jam di masing-masing pertandingan,' Anda pasti berpikir tim Anda akan berada di tengah klasemen," lanjutnya.

Namun, kenyataannya berbeda. Arsenal tetap bersaing di papan atas, meski banyak pemain yang absen.

Arteta menekankan pentingnya mentalitas tim dalam menghadapi berbagai rintangan.

"Itu menunjukkan ketahanan, sumber daya, dan ambisi yang dimiliki tim ini, dan setiap individu. Itu adalah salah satu momen paling membanggakan dalam karier saya," ucap manajer berusia 42 tahun tersebut.


Peluang Arsenal

Gelandang Arsenal asal Norwegia #08, Martin Odegaard, merayakan gol ketiga timnya selama pertandingan Liga Champions UEFA antara Arsenal dan Dinamo Zagreb di Stadion Emirates di London utara, Kamis dini hari WIB (23-1-2025). (JUSTIN TALLIS/AFP)

Itulah mengapa, kendati tertinggal jauh dari Liverpool, Arteta tetap optimistis. Ia percaya bahwa setiap pertandingan merupakan kesempatan untuk memperkecil jarak.

"Kami akan terus berpikir positif dan memberikan segala yang kami bisa untuk meningkatkan probabilitas kami memenangkan pertandingan dan menjadi lebih baik dari lawan," kata Arteta.

Ia terus mengajak timnya untuk tidak menyerah dan terus berjuang hingga akhir musim.

Dengan semua tantangan yang ada, Arteta tetap berkomitmen untuk memaksimalkan potensi timnya.

"Ketika Anda berada di posisi ini, Anda ingin lebih dan lebih. Saya tidak akan berhenti; 'over my dead body'," tegasnya.

Berita Terkait