Pelatih Australia: Tidak Ada Alasan untuk Meremehkan Timnas Indonesia, Lihat Saja Arab Saudi

Pelatih Timnas Australia, Tony Popovic menyadari adanya tekanan besar menjelang pertandingan kontra Timnas Indonesia pada

BolaCom | Wiwig PrayugiDiperbarui 19 Maret 2025, 15:06 WIB
Saat ini, Timnas Australia berada di peringkat lima klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026. The Socceroos kalah dari Bahrain pada laga perdana dan imbang melawan Indonesia. (DAVID GRAY/AFP)

Bola.com, Sydney - Pelatih Timnas Australia, Tony Popovic menyadari adanya tekanan besar menjelang pertandingan kontra Timnas Indonesia pada lanjutan Grup Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Sydney, Kamis (20/3/2025).

Kemenangan menjadi harga mati bagi The Soccerros untuk menjaga asa lolos ke Piala Dunia sebagai peringkat kedua.

Advertisement

Australia dan Indonesia sama-sama bersaing ketat. Indonesia, yang bersama tiga negara lain terpaut satu poin di belakang Australia yang berada di posisi kedua.

Tony Popovic menyadari Indonesia kini tak bisa dianggap remeh.

"Saya pikir cukup jelas alasannya," katanya kepada wartawan di Sydney Football Stadium, Rabu (19/3/2025).

"Kami bermain imbang dengan mereka di kandang lawan, grupnya sangat ketat, jadi tidak ada alasan untuk meremehkan Indonesia. Hasil terakhir mereka membuktikan itu saat melawan Arab Saudi," tegasnya.

 


Tekanan Publik

Federasi sepak bola Australia resmi menunjuk Tony Popovic, sebagai pelatih Timnas Australia yang baru pada Senin 23 September 2024. (DAVID GRAY/AFP)

Harapan publik Australia begitu tinggi. Namun, situasinya tidak menguntungkan bagi Jackson Irvine dkk. di tengah badai cedera.

"Harapan publik Australia, memang seharusnya begitu. Mereka harus mengharapkan tim nasional untuk bermain bagus dan berprestasi."

Kegagalan finis di posisi dua teratas grup setelah empat pertandingan tersisa di babak ketiga kualifikasi Asia masih akan menyisakan kemungkinan lolos melalui babak keempat atau playoff antarbenua.


Target Lolos Langsung

Popovic menegaskan sejak menggantikan Graham Arnold akhir tahun lalu, bahwa target Australia adalah lolos otomatis.

"Saya pikir para pemain tahu besarnya pertandingan dan betapa pentingnya pertandingan itu, tetapi kami juga tahu bahwa kami berada dalam posisi yang memungkinkan kami mempertahankan posisi kedua kami," katanya.