Perempat Final Piala Asia U-17 2025: Sejumlah Kekurangan Timnas Indonesia U-17 yang Pantang Diulangi untuk Singkirkan Korea Utara

Korea Utara menjadi lawan yang harus dihadapi Timnas Indonesia U-17 di perempat final Piala Asia U-17 2025.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 13 April 2025, 18:15 WIB
Skuad Timnas Indonesia U-17 berfoto jelang laga melawan Korea Selatan pada laga pertama Grup C Piala Asia U-17 2025. (Dok. Timnas Indonesia)

Bola.com, Jakarta - Korea Utara menjadi lawan yang harus dihadapi Timnas Indonesia U-17 di perempat final Piala Asia U-17 2025.

Korea Utara menjadi runner-up Grup D Piala Asia U-17 2025 setelah ditahan imbang 2-2 oleh Oman dalam laga terakhir fase grup, Sabtu (12/4/2025) dini hari WIB.

Advertisement

Sebelumnya, empat tim di Grup D masih berpeluang menuju perempat final Piala Asia U-17 2025 karena selisih poin yang sangat rapat.

Korea Utara yang ada di puncak klasemen Grup D sebelum laga terakhir dimulai, akhirnya harus lolos ke perempat final sebagai runner-up grup.

Korea Utara U-17 baru saja menahan imbang Oman 2-2 di pertandingan terakhir Grup D, Jumat (12/4/2025). Membuat mereka menyudahi fase grup sebagai runner-up di bawah Tajikistan.

Dengan hasil tersebut, Korea Utara dipastikan menjadi lawan Timnas Indonesia U-17 pada laga perempat final Piala Asia U-17 2025. Laga tersebut akan digelar di King Abdullah Sports City Hall Stadium pada Senin (14/4/2025) malam WIB.

 

 

 

 

 


Sisi Lemah Timnas Indonesia U-17

Menghadapi Korea Utara yang punya kekuatan menonjol pada permainan disiplin dan kegigihan untuk mendapat hasil positif, adalah hal yang harus bisa ditaklukkan oleh Evandra Florasta dan kawan-kawan.

Selain mempertahankan taktik ampuh seperti saat menggasak Korea Selatan, Yaman, dan Afganistan di tiga laga sebelumnya, ada sejumlah kekurangan yang wajib dibuang jauh-jauh.

"Saya melihat yang menjadi kekurangan adalah masih sering membawa bola. Kapan saatnya mengoper bola ke teman dan penempatan posisi masih belum maksimal. Sepak bola modern adalah lebih banyak passing, kontrol, dan bergerak mencari ruang," ujar mantan pelatih Persik Kediri dan Persis Solo, Aris Budi Sulistyo kepada Bola.com, Minggu (13/4/2025).

"Para pemain punya kemampuan, mungkin sebagian ingin memperlihatkan aksinya. Semoga bermain lebih kolektif menghadapi Korea Utara nanti," lanjut dia.


Kekuatan Besar Timnas Indonesia U-17

Selebrasi Zahaby Gholy usai mencetak gol spektakuler ke gawang Timnas Yaman U-17 dalam laga kedua Grup C Piala Asia U-17 2025 di Prince Abdullah Al-Faisal Stadium, Jeddah, Senin (7/4/2025). (Dok. PSSI)

Namun demikian, ia menilai Indonesia U-17 tetap punya kans yang besar untuk menyingkirkan Korea Utara dan melaju jauh ke semifinal Piala Asia U-17.

Satu di antara kelebihan permainan yang dimiliki skuad Garuda Muda adalah kualitas serangan balik mematikan.

Skema beberapa gol yang dicetak Timnas Indonesia U-17 ke gawang Korea Selatan, Yaman, hingga Afganistan dihasilkan melalui skema counter attack yang ciamik.

"Timnas Indonesia U-17 punya serangan balik cukup mematikan dan efisien, seperti saat melawan Afganistan yang terlihat jelas prosesnya dengan bagus," terang mantan penggawa Arema dan Persik Kediri itu.

"Cara bermain seperti itu bisa diulangi untuk meredam Korut, sebab permainan semacam itu untuk saat ini sangat cocok dalam perkembangan Timnas Indonesia. Semoga besok bisa meraih kemenangan dan melaju ke semifinal," jelasnya memungkasi.

Berita Terkait