Steven Gerrard Sebut Sosok Gelandang Terbaik yang Pernah Bermain Bersamanya: Bukan Frank Lampard atau Dietmar Hamann

Yang menjadi pertanyaan, siapa menurut Steven Gerrard sosok gelandang terbaik yang pernah bermain bersamanya?

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 28 April 2025, 10:30 WIB
Pelatih Al Etiffaq, Steven Gerrard. (AFP/Ali Alhaji)

Bola.com, Jakarta - Legenda Liverpool, Steven Gerrard, kerap dipilih sebagai pemain terbaik oleh mantan rekan setimnya. Yang menjadi pertanyaan, siapa menurut Gerrard sosok gelandang terbaik yang pernah bermain bersamanya? 

Gerrard pernah bermain bersama beberapa gelandang berkualitas selama di Liverpool maupun Timnas Inggris. Ternyata, Gerrard paling sering bermain dengan Dietmar Hamann dibanding gelandang lainnya.

Advertisement

Ia juga pernah bekerja sama dengan Lucas Leiva dan Danny Murphy sebagai rekan di lini tengah di level klub.

Di Timnas Inggris, ia jelas pernah berduet dengan Frank Lampard, meskipun ada perdebatan terus-menerus tentang apakah mereka bisa bermain bersama. David Beckham, Paul Scholes, dan Michael Carrick semuanya juga pernah bekerja sama dengan Gerrard di lini tengah saat bertugas di timnas.

Joe Cole juga bermain dengan Gerrard untuk klub dan negaranya, meskipun di posisi yang lebih maju, dan Gerrard memberinya nilai yang sangat tinggi.


Gelandang Terbaik versi Gerrard: Xabi Alonso

Xabi Alonso mengakhiri masa kerjanya di Liverpool usai bersitegang dengan Rafael Benitez. Ia akhirnya dibeli Real Madrid seharga 30 juta poundsterling. Selama berkarier di Los Blancos, Xabi berhasil mempersembahkan gelar Liga Spanyol, Liga Champions, dan dua Copa del Rey. (AFP/Adrian Dennis)

Ternyata, gelandang yang dianggap terbaik yang pernah bermain bersama Gerrard adalah Xabi Alonso. 

Gerrard dan Xabi Alonso bermain bersama sebanyak 165 kali untuk Liverpool, merebut gelar juara Liga Champions pada musim 2004/2005. Mantan kapten The Reds itu menyebut Alonso sebagai rekan gelandang terhebatnya.

Dalam kolomnya di Daily Mail pada 2015, Gerrard sangat mengagumi pria Spanyol itu, yang sekarang menjadi manajer klub Bundesliga, Bayer Leverkusen.

"Jelas bahwa Alonso adalah bangsawan setelah sesi latihan pertama kami bersama pada Agustus 2004. Rafa Benitez, yang sangat pintar membelinya sejak awal, juga sama bodohnya dengan menjualnya ke Real Madrid lima tahun kemudian," kata Gerrard.

"Dia, sejauh ini, adalah gelandang tengah terbaik yang pernah bermain bersama saya."

 


Sesali Penjualan Xabi Alonso ke Real Madri

Pelatih Bayer Leverkusen, Xabi Alonso saat laga lanjutan Liga Champions 2024/2025 melawan Liverpool yang berlangsung di Anfield, Liverpool, Inggris, Rabu (06/11/2024) dini hari WIB. (AFP/Paul Ellis)

Alonso membantu Liverpool menjuarai Piala FA, tetapi kemudian dijual ke Real Madrid pada 2009.

"Keputusan menjual Alonso adalah keputusan yang buruk, terutama dengan harga hanya £30 juta – yang terlihat murah jika mengingat semua yang telah dicapainya setelah itu, baik di Real Madrid maupun Bayern Munchen dan bersama Spanyol, memenangi Piala Eropa dan Piala Dunia," tambah Gerrard.

"Saya sepenuhnya menyalahkan Rafa atas kehilangan Alonso. Ia seharusnya masih bermain untuk Liverpool enam atau tujuh tahun setelah ia pergi pada 2009."

"Saya lebih memikirkan pemain-pemain istimewa yang lepas – Alonso, Fernando Torres, dan Luis Suarez – daripada perekrutan pemain yang buruk yang membuat kami terbebani," imbuh Gerrard. 

Sumber: Sportbible 

Berita Terkait