Tekad Membara Pedro Neto Jelang Final Piala Dunia Antarklub 2025: Saya Ingin Juara untuk Diogo Jota

Winger Chelsea, Pedro Neto, berambisi merengkuh trofi juara Piala Dunia Antarklub 2025 dan bakal mendedikasikan gelar itu untuk Diogo Jota.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 13 Juli 2025, 21:00 WIB
Gelandang Chelsea asal Portugal, Pedro Neto, membawa jersey berwarna biru bertuliskan nama Diogo Jota dan adiknya, Andre Silva, yang meninggal dunia dalam kecelakaan mobil di Spanyol. Sikap Pedro Neto saat laga Chelsea vs Palmeiras di perempat final Piala Dunia Antarklub 2025, Sabtu (5/7/2025) pagi WIB, ini menjadi bentuk penghormatan untuk dua kompatriotnya itu. (FRANCK FIFE / AFP)

Bola.com, New Jersey - Winger Chelsea, Pedro Neto, berambisi merengkuh trofi juara Piala Dunia Antarklub 2025. Andai The Blues menjadi kampiun, Neto akan mendedikasikan gelar juara itu untuk mendiang Diogo Jota.

Winger Liverpool tersebut meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan lalu lintas di Provinsi Zamora, Spanyol, 3 Juli lalu. Berdasarkan laporan kepolisian setempat, insiden nahas tersebut terjadi di kilometer 65 jalan tol A-52, tepatnya di wilayah Cernadilla, Zamora.

Advertisement

Mobil Lamborghini yang ditumpangi Diogo Jota keluar dari jalur akibat ban pecah saat sedang menyalip. Alhasil, kendaraan tersebut terbakar dan Diogo Jota yang berada di dalam mobil diketahui meninggal dunia.

Selain Jota, sang adik, Andre Felipe, turut ada di dalam mobil tersebut dan dinyatakan tak lagi bernyawa.

 


Bakal Dedikasikan Trofi Juara untuk Diogo Jota

Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, membawa karangan bunga untuk mengantar Diogo Jota ke peristirahatan terakhir di Mother Church of Gondomar, Portugal, Sabtu (5/7/2025). (AFP/Filipe Amorim)

Bagi Pedro Neto, kepergian Jota menyisakan luka mendalam, terlebih mereka sempat satu tim di Wolverhampton dan menjadi bagian dari komunitas pemain Portugal di Inggris. Untuk itu, Neto bertekad membawa Chelsea menjuarai Piala Dunia Antarklub 2025.

Pemain berusia 25 tahun tersebut bakal mendedikasikan gelar juara tersebut untuk sang teman yang telah wafat. Rencananya, Tim London Biru akan bersua Paris Saint-Germain pada partai puncak di MetLife Stadium, East Rutherford, Senin (14/8/2025) dini hari WIB.

"Ketika saya menginjakkan kaki di lapangan pada Minggu, ketahuilah saya ingin memenangkan trofi ini untuk Diogo Jota," tulis Neto di laman resmi Chelsea.

"Dia akan selalu bersama saya. Dia akan selalu dikenang. Pikiran saya masih tertuju padanya, Andre Silva, dan seluruh keluarganya. Ini masa yang sangat sulit," lanjutnya.

 


Terus Bertarung Demi Sahabat

Momen mengheningkan cipta untuk menghormati kepergian Diogo Jota dan Andre Silva jelang laga antara Chelse kontra Palmeiras di perempat final Piala Dunia Antarklub 2025 yang berlangsung di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Sabtu (5/7/2025) pagi WIB. Tampak Pedro Neto dan Enzo Fernandez memegang jersey biru Chelsea, yang bertuliskan Diogo dan Andre di bagian belakangnya. (Luke Hales/Getty Images/AFP)

Neto juga menceritakan bagaimana tetap memilih bermain pada laga perempat final Piala Dunia Antarklub 2025 melawan Palmeiras, hanya beberapa jam setelah menerima kabar wafatnya Diogo Jota.

"Dia adalah seorang pejuang. Selalu siap berjuang untukmu. Tetapi, dia juga punya senyum besar dan tawa yang selalu saya ingat," kata Jota.

"Saat saya dengar kabarnya, saya bicara dengan pelatih, dan semua orang sangat mendukung. Kami punya pertandingan melawan Palmeiras, dan rasanya tidak masuk akal jika saya tidak bermain. Dengan kepribadiannya yang luar biasa, saya tahu Diogo pasti ingin kami tetap bermain," sambungnya.

Sumber: Chelsea

Berita Terkait