Como Punya Mimpi Tembus Liga Champions, Suwarso: Ini Proses Alami, Messi? Itu Sebuah Impian

Como sedang dalam 'proses alami' menuju Liga Champions.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 27 Juli 2025, 09:30 WIB
Como 1907 - Ilustrasi Logo Como 1907 (Bola.com/Rosa Anggraeni)

Bola.com, Jakarta - Langkah Como 1907 menembus Serie A setelah dua dekade lebih tertinggal dari panggung utama sepak bola Italia bukan sekadar kisah kebangkitan biasa. Di balik prestasi itu, ada ambisi besar yang terus menyala: menembus Liga Champions.

Perwakilan pemilik Como, Mirwan Suwarso, menegaskan bahwa klub yang kini ditangani Cesc Fabregas itu sedang berada dalam jalur yang mereka anggap wajar menuju kompetisi elite Eropa.

Advertisement

Ia menyebut bahwa proyek ini bukanlah ambisi instan, melainkan proses bertahap yang dirancang agar berkelanjutan.

"Kami tidak terobsesi, ini harus menjadi proses yang alami," ujar Suwarso kepada La Stampa, dikutip dari Tuttomercatoweb.

"Atalanta dan Bologna menjadi contoh nyata. Dalam jangka panjang, kami akan mengurangi investasi dan memastikan proyek ini tetap berkelanjutan."

Ia juga menggambarkan peta persaingan Serie A yang terbagi dalam tiga tingkatan.

"Di Italia, ada tiga liga dalam satu: enam tim teratas, tim-tim papan tengah, dan sisanya yang berjuang di dasar klasemen," lanjutnya.


Fabregas Jadi Pilar Identitas Klub

Cesc Fabregas saat menjadi pelatih di Como. (X/Cesc Fabregas)

Satu di antara kekuatan utama Como saat ini adalah keberhasilan mereka mempertahankan Cesc Fabregas sebagai pelatih kepala.

Kendati sempat dilirik klub-klub besar, termasuk Inter Milan dan sejumlah tim Bundesliga, Como berhasil membentengi mantan gelandang elegan itu dari godaan keluar.

"Hubungan saya dengan Cesc sangat baik sejak awal. Kami langsung percaya pada visinya sebagai pelatih hebat," ungkap Suwarso.

"Kami memintanya membawa perubahan, bukan hanya soal taktik di lapangan, tapi juga membentuk mentalitas kami. Ia membantu membangun identitas klub."

Suwarso juga membantah rumor yang sempat beredar pada Juni lalu soal kepergian Fabregas.

"Tidak ada pertemuan resmi, hanya gosip yang membuat kami tertawa. Ia memang berbicara dengan klub lain, tapi itu hanya percakapan biasa," ucapnya.


Messi di Tribune, Impian di Udara

Antonela Roccuzzo (kiri), istri bintang sepak bola Argentina, Lionel Messi, dan Nico Paz (kanan), dari Como 1907, dalam pertandingan persahabatan antara Como dan Lille di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Italia, Jumat, 18 Juli 2025. (Antonio Saia/LaPresse via AP)

Como kerap mengundang tamu-tamu besar ke Stadio Giuseppe Sinigaglia, dan satu di antara yang menarik perhatian baru-baru ini adalah kehadiran keluarga Lionel Messi.

Hubungan lama antara Fabregas dan Messi yang pernah bahu-membahu di Barcelona pun memantik spekulasi liar soal potensi kedatangan La Pulga ke Serie A.

Namun Suwarso menegaskan bahwa semua itu masih sebatas impian.

"Keluarga Messi datang sebagai tamu Cesc dan istrinya," jelasnya.

"Akan sangat indah jika ia datang ke sini, itu akan menjadi mimpi. Tapi, mengapa dia harus meninggalkan semua pendapatan besar yang ia terima sekarang? Lagi pula, kami belum pernah menjalin kontak dengannya," jelas Suwarso.


Dari Serie D ke Serie A

Mirwan Suwarso. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Sebagai catatan, Como sempat bangkrut pada 2017 dan terdegradasi hingga ke Serie D. Namun, setelah diambil alih oleh SENT Entertainment dan grup Djarum pada April 2019, klub ini mengalami transformasi besar.

Lewat investasi signifikan, Como kembali ke Serie A untuk pertama kalinya dalam 21 tahun dan mengakhiri musim perdananya di papan tengah klasemen.

Kini, mereka tak sekadar ingin bertahan, tetapi membidik langit Eropa.

 

Sumber: Football Italia

Berita Terkait