Luke Shaw Ungkap Penyesalan di MU Musim Lalu: Saya Mengecewakan Erik Ten Hag

Bek Manchester United, Luke Shaw, mengakui telah mengecewakan mantan manajernya, Erik ten Hag.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 03 Agustus 2025, 10:15 WIB
Bek Manchester United, Luke Shaw berbisik kepada pelatih Erik ten Hag setelah ditarik keluar akibat cedera saat menghadapi Brentford pada laga lanjutan Liga Inggris 2022/2023 di Old Trafford Stadium, Manchester, Kamis (6/4/2023) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Bola.com, Jakarta Bek Manchester United, Luke Shaw, mengakui telah mengecewakan mantan manajernya, Erik ten Hag.

"Saya merasa sedikit mengecewakan Erik dengan semua cedera dan segalanya," katanya kepada The Athletic.

Advertisement

"Saya tidak ada untuknya menjelang akhir dan itu tidak menyenangkan. Sebagian besar musim lalu, saya merasa telah mengecewakan banyak orang di klub dan tim karena saya terus-menerus terluka," katanya.

"Mungkin kenyataannya tidak demikian, tetapi dalam pikiran saya, itu sangat sulit. Saya banyak menyalahkan diri sendiri. Itu sangat sulit. Saya tidak ingin membahasnya terlalu detail."

Ten Hag dipecat oleh MU musim lalu sebelum Natal dan digantikan oleh Ruben Amorim. Pelatih asal Belanda itu kini menangani Bayer Leverkusen.

 


Kesulitan

Luke Shaw belum mampu memberikan konsistensi yang diinginkan oleh Erik ten Hag sebagai bek kiri. Hal tersebut yang membawa Tyrell Malacia merapat ke Manchester United. Shaw tampaknya akan kesulitan untuk mengambil alih posisinya mengingat porforma Malacia terus menanjak. (AFP/George Salpigtidis)

Luke Shaw juga menyebut kesulitannya pada musim lalu.

"Saya rasa musim lalu adalah musim yang ingin saya lupakan. Saya pernah mengalami cedera sebelumnya, tetapi musim lalu cederanya berbeda. Sungguh mengerikan," ungkapnya.

"Semuanya berawal dari dokter dan saya belum pernah mengalami cedera medis seumur hidup saya sebelumnya, jadi saya tidak terbiasa. Rehabilitasinya benar-benar berbeda dan sebagainya. Hal-hal terus terjadi."


Lingkungan Toxic

Selebrasi bek Manchester United, Luke Shaw saat menghadapi Manchester City pada laga Liga Inggris 2022/2023 di Old Trafford Stadium, Manchester (14/1/2023). Luke Shaw hingga kini telah bermain dalam 247 laga di semua ajang sejak didatangkan dari Southampton pada awal musim 2014/2015. Dari jumlah laga tersebut ia telah mencetak 4 gol dan 27 assist. (AFP/Oli Scarff)

Luke Shaw menyebut lingkungan dan atmosfer di klubnya sangat toxic dan tidak sehat. Dia pun mendukung tindakan sang manajer, Ruben Amorim, yang bersikap tak kenal kompromi memperbaiki kondisi tersebut. 

Shaw mengakui atmosfer klub sangat negatif sejak ia bergabung ke MU 11 tahun lalu. Beberapa manajer datang dan pergi, semuanya pada akhirnya gagal mengembalikan kejayaan yang terhenti sejak 2013.

Luke Shaw mendukung pendekatan tanpa kompromi Amorim untuk meningkatkan standar di ruang ganti MU. Manajer asal Portugal itu mengambil alih kendali Manchester United yang sedang terpuruk pada November 2024 dan menuntut komitmen besar dari skuad.

"Lingkungannya bisa sangat beracun, sama sekali tidak sehat. Kami membutuhkan lingkungan yang sehat, yang positif, yang memiliki energi positif dan kebahagiaan." 

"Ketika Anda memiliki semua itu, Anda merasa bebas dan lebih banyak mengekspresikan diri," imbuhnya. 

Berita Terkait