Ter Stegen Tolak Teken Laporan Medis, Barcelona Siap Jatuhkan Sanksi

Barcelona buka proses disipliner terhadap sang kiper, Marc-Andre Ter Stegen. Hubungan memanas di tengah Isu cedera.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 05 Agustus 2025, 18:40 WIB
Marc-Andre ter Stegen. Kiper asal Jerman berusia 29 tahun ini kini memasuki musim ke-8 bersama Barcelona. Ia didatangkan dari Borussia Moenchengladbach pada awal musim 2014/2015. Total telah tampil dalam 278 laga di semua kompetisi. (Foto: AFP/John MacDougall)

Bola.com, Jakarta - Ketegangan antara Marc-Andre ter Stegen dan manajemen Barcelona memasuki babak baru.

Barcelona dikabarkan telah memulai proses disipliner terhadap sang kapten menyusul keputusannya untuk menolak menandatangani laporan medis yang diperlukan untuk mengaktifkan aturan cedera darurat La Liga.

Advertisement

Langkah ini diambil setelah Barcelona menginformasikan bahwa mereka ingin menggunakan absennya Ter Stegen, yang diprediksi mencapai empat hingga lima bulan pasca operasi punggung, untuk mendaftarkan kiper anyar Joan Garcia.

Namun, untuk bisa memanfaatkan aturan tersebut, klub wajib memperoleh persetujuan tertulis dari pemain yang cedera agar bisa membagikan informasi medis kepada otoritas liga.

Ter Stegen dengan tegas menolak memberikan tanda tangan.


Ter Stegen Merugikan Klub?

Marc-Andre ter Stegen. Kiper asal Jerman berusia 30 tahun yang telah 8 musim memperkuat Barcelona ini pada musim 2021/2022 lalu total kebobolan sebanyak 57 gol dari 48 laga di semua ajang dan hanya 15 kali melakukan clean sheet. Sementara pada musim 2020/2021 lalu ia kebobolan lebih sedikit, 50 gol dari 41 laga di semua ajang dan sukses mencatat 14 kali clean sheet. Barcelona dibawanya finis di posisi kedua klasemen akhir La Liga 2021/2022 di bawah Real Madrid. (AFP/Andreas Solaro)

Media setempat menyebut, meski Barcelona mengakui Ter Stegen secara hukum berhak menolak, mereka tetap menilai keputusan sang pemain merugikan klub secara ekonomi dan olahraga.

Itulah mengapa, tim hukum Blaugrana kini sedang mengkaji kemungkinan sanksi disipliner terhadap sang penjaga gawang berusia 33 tahun tersebut.

Direktur Olahraga Barcelona, Deco, sebenarnya telah berencana berbicara langsung dengan Ter Stegen sekembalinya dari Korea Selatan.

Namun, begitu komunikasi dilakukan, Ter Stegen langsung menyampaikan penolakannya untuk menandatangani laporan medis tanpa membuka ruang diskusi.

Situasi ini makin memanaskan spekulasi mengenai hubungan Ter Stegen dengan manajemen klub. Sebelumnya, sang kiper menyatakan bahwa hubungannya dengan Barcelona masih baik, tetapi perkembangan terbaru menunjukkan adanya ketegangan serius di balik layar.


Taktik Barcelona

Marc-Andre ter Stegen - Kiper asal Jerman ini merupakan palang pintu utama di bawah mistar gawang Barcelona saat ini. Kendati demikian, Ter Stegen hanya mengantongi gaji sebesar 100 ribu pounds per pekan. (AFP/Pau Barrena)

Presiden Barcelona, Joan Laporta, sempat menyatakan bahwa pendaftaran Joan Garcia tidak bergantung pada aturan cedera Ter Stegen, tetapi hingga saat ini, Barcelona belum berhasil mendaftarkan Garcia maupun dua rekrutan baru lainnya, Marcus Rashford dan Roony Bardghji.

Di sisi lain, Ter Stegen sempat menyatakan dirinya hanya akan absen selama tiga bulan, yang tidak memenuhi syarat minimum empat bulan untuk mengaktifkan aturan cedera.

Namun, pihak klub kemudian merilis informasi bahwa durasi pemulihan sang kiper bisa mencapai lima bulan, memunculkan dugaan bahwa Barcelona mencoba memanfaatkan situasi medis untuk kepentingan finansial dan pendaftaran pemain.

Sejumlah laporan juga menyebut bahwa manajemen Barcelona bahkan sempat mempertimbangkan mencopot ban kapten dari Ter Stegen, meski beberapa rekan setimnya langsung menunjukkan dukungan terhadap sang kiper dalam beberapa hari terakhir.

(Fadillah Setiawan)

 

Sumber: Football Espana

Berita Terkait