4 Statistik Mengejutkan Buktikan Buruknya Performa Ruben Amorim di MU

Deretan statistik buruk bongkar awal sulit Ruben Amorim di MU.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 27 Agustus 2025, 13:00 WIB
Mereka pun mampu unggul lebih dulu berkat gol Marcus Rashford pada menit ke-2. Sayangnya, gawang Manchester United yang dikawal Andre Onana kebobolan pada menit ke-43. Umpan dari Wes Burns mampu dituntaskan Omari Hutchinson menjadi gol dengan tendangan kaki kiri. (AP Photo/Dave Shopland)

Bola.com, Jakarta - Awal musim Liga Inggris 2024/25 belum berjalan mulus bagi Manchester United (MU) di bawah arahan Ruben Amorim.

Hasil imbang 1-1 melawan Fulham pada akhir pekan lalu makin menegaskan problem yang dihadapi Setan Merah, yang sebelumnya sudah tumbang dari Arsenal di laga pembuka.

Advertisement

Kendati performa tim dinilai menunjukkan perbaikan dibanding musim lalu, catatan buruk ini membuat MU wajib segera mengamankan poin penuh saat menghadapi Burnley, Sabtu mendatang. Jika tidak, sederet statistik memalukan bisa terus menghantui sang pelatih asal Portugal.


Yoro Nol Kemenangan Melawan Tim Premier League

Leny Yoro dari Manchester United mencetak gol untuk timnya dalam laga Premier League antara Fulham dan Manchester United di Craven Cottage, London, Minggu, 24 Agustus 2025. (Adam Davy/PA via AP)

Satu di antara pemain muda yang jadi andalan Amorim adalah Leny Yoro. Bek berusia 19 tahun itu direkrut dari Lille musim lalu dan disebut-sebut mulai dipercaya untuk masuk jajaran kepemimpinan tim. Namun, catatan pribadinya justru mengkhawatirkan.

Seperti diungkap jurnalis Daniel Storey yang dikutip Daily Mail, sejak berseragam MU, Yoro belum pernah merasakan kemenangan di Premier League melawan tim yang bertahan di kasta teratas.

Dari 12 starter musim lalu, satu-satunya kemenangan yang ia nikmati adalah saat Setan Merah mengalahkan Ipswich Town 3-2, tim yang kemudian terdegradasi.


Catatan Amorim Tak Sesuai Harapan

Ruben Amorim menjadi pelatih The Red Devils kedua yang memenangkan derby Manchester Liga Inggris dalam jabatan pertamanya. Catatan pertama dipegang mantan manajer legendaris klub Sir Alex Ferguson. (Paul ELLIS/AFP)

Sorotan juga mengarah kepada Amorim sendiri. Sejak ditunjuk sepuluh bulan lalu, ia sudah memimpin MU di 29 laga liga, tetapi hanya mampu meraih 28 poin. Rasio kemenangan yang dicatatkan pun hanya 24,7 persen.

Menurut data Opta, angka tersebut setara dengan torehan Neil Warnock, pelatih yang lebih dikenal membesut tim papan bawah yang berjuang dari ancaman degradasi, bukan klub sebesar MU.

Bahkan, statistik Amorim kini lebih buruk dibanding Graham Potter di West Ham, yang juga sedang berada dalam tekanan akibat hasil naik-turun.


Mandul di Babak Pertama

Pemain Manchester United (MU), Matheus Cunha (kiri), berusaha lepas dari kawalan pemain Fiorentina pada laga uji coba di Old Trafford, Sabtu (9/8/2025) malam WIB. (Nick Potts/PA via AP)

Masalah lain yang mencuat adalah ketidakmampuan MU mencetak gol cepat. Opta mencatat sejak awal musim 2024/25, hanya Genoa di Serie A yang lebih sering gagal mencetak gol di babak pertama ketimbang MU.

Sebagai perbandingan, Genoa hanya mampu menghasilkan satu gol di 45 menit pertama dalam sepuluh laga awal musim lalu.

Dengan tren yang terus menurun dan sederet angka yang tak menguntungkan, posisi Amorim kian sulit dipertahankan.

Catatan Leny Yoro hingga statistik ofensif MU hanya menambah tekanan pada sang pelatih, yang kini dituntut segera membalikkan keadaan.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait