Bola.com, Jakarta - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat bersama LSPR Institute of Communication and Business kembali meneguhkan komitmen mereka dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) olahraga.
Kedua lembaga resmi memperpanjang kerja sama program beasiswa bagi atlet berprestasi, yang telah dijalankan sejak Januari 2020.
Nota kesepahaman (MoU) terbaru ditandatangani di Jakarta, Kamis (11-9-2025), oleh Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, dan Rektor LSPR, Dr. Andre Ikhsano.
Inisiatif ini dianggap strategis karena tidak hanya mendukung prestasi akademik para atlet, tetapi juga mempersiapkan masa depan mereka setelah gantung sepatu.
"Kerja sama ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas SDM olahraga," ujar Marciano Norman.
Pendidikan Jadi Bekal Penting Pasca-Karier Atlet
Menurut Marciano Norman, perguruan tinggi memegang peran krusial, tidak hanya dalam mengembangkan sport science, tetapi juga dalam membuka jalan pendidikan layak bagi atlet.
Marciano menekankan, beasiswa adalah bentuk penghargaan atas pengabdian para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa. Melalui jalur pendidikan, mereka bisa menyiapkan transisi karier di luar arena olahraga.
Ia juga mendorong agar atlet, pelatih, dan ofisial mendapat pelatihan Bahasa Inggris guna memperkuat daya saing di ajang internasional.
Dukungan LSPR dan Hasil Nyata Program Beasiswa
Dari pihak LSPR, Founder & Director, Prita Kemal Gani, menyebut kerja sama ini sebagai kebanggaan sekaligus kehormatan.
Dengan keahlian di bidang komunikasi, LSPR berkomitmen berkontribusi pada pengembangan olahraga Indonesia, khususnya lewat peningkatan kompetensi akademik atlet.
Program beasiswa ini sudah menghasilkan pencapaian konkret. Sejumlah atlet berhasil menuntaskan pendidikan sarjana berkat dukungan ini, antara lain:
- Prada Hanan Farmadini (renang)
- Aulia Risma Widyaningsih (tenis)
- Herlina Gitaningsih (judo)
- Azzahra Permatahani (renang, tampil di Olimpiade Paris 2024)
Optimisme untuk Kemajuan Olahraga Nasional
Baik KONI maupun LSPR menaruh optimisme tinggi bahwa program ini akan terus memberi manfaat luas. Tujuannya, memastikan kesejahteraan atlet tetap terjaga sekalipun mereka tak lagi aktif bertanding.
"Saya senang dan bangga atas kerja sama antara KONI dan LSPR," kata Marciano Norman.
Ia berharap sinergi ini terus ditingkatkan, terutama dalam pengembangan kemampuan komunikasi atlet yang krusial untuk membawa nama Indonesia di pentas dunia.
Kemitraan ini menjadi contoh nyata kolaborasi dunia olahraga dan pendidikan.
Lebih dari sekadar mendukung prestasi, langkah ini diarahkan untuk membangun ekosistem olahraga nasional yang berkelanjutan, dengan SDM yang siap menghadapi tantangan karier setelah masa keemasan di lapangan berakhir.
Sumber: merdeka.com