La Liga Tegur Real Madrid, Ingatkan Laporan Wasit Bisa Rugikan Kompetisi

Presiden La Liga, Javier Tebas, beri peringatan keras ke Real Madrid soal laporan wasit.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 17 September 2025, 20:15 WIB
Presiden La Liga Spanyol, Javier Tebas, berbicara kepada media di Ciudad del Futbol di Las Rozas, di luar Madrid, pada 16 Desember 2024. (OSCAR DEL POZO/AFP)

Bola.com, Jakarta - Presiden La Liga, Javier Tebas, mengeluarkan peringatan tegas kepada Real Madrid terkait laporan yang mereka susun tentang kinerja wasit di Spanyol.

Tebas menilai, dokumen yang dikompilasi Los Blancos bisa merusak reputasi dan integritas kompetisi jika tidak disusun secara objektif.

Advertisement

Sejak beberapa musim terakhir, Madrid kerap mengekspresikan ketidakpuasan terhadap keputusan wasit di lapangan maupun VAR. Bahkan, kabar sempat beredar bahwa klub ibu kota Spanyol itu mempertimbangkan untuk keluar dari La Liga karena pengelolaan wasit yang dianggap buruk.

Kendati langkah ekstrem tersebut tidak terjadi, Madrid tetap mengirimkan dossier berisi dugaan kesalahan wasit musim ini dan sebelumnya kepada FIFA.


Fokus Isi Dossier Madrid

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso (tengah), berbicara dengan wasit Jesus Gil Manzano saat pertandingan La Liga antara Real Sociedad melawan Real Madrid di Reale Arena, San Sebastian, Spanyol, Sabtu, 13 September 2025. (AP Photo/Miguel Oses)

Kontroversi terbaru muncul setelah Dean Huijsen mendapatkan kartu merah pada pertandingan melawan Real Sociedad, Sabtu lalu.

Banyak pihak menilai keputusan tersebut terlalu keras karena bek tengah Madrid tersebut jelas menghentikan serangan balik berbahaya Real Sociedad.

Xabi Alonso berpendapat bahwa posisi dekat Eder Militao memastikan Huijsen bukan pemain terakhir atau menghalangi peluang mencetak gol. 

Tebas enggan menanggapi insiden tersebut secara langsung. Ia justru menyoroti isi dossier Madrid.

"Jika laporan itu hanya menyoroti Madrid dan Barcelona, itu akan menjadi laporan yang bias. Kami memiliki data Opta tentang semua kartu merah dan penalti untuk semua klub… saya belum melihat laporan tentang penalti Real Madrid. Ini aneh… Biarkan laporan itu lengkap, biarkan semua pihak menarik kesimpulan mereka sendiri. Anda harus sangat berhati-hati dengan apa yang dikatakan karena hal itu bisa merusak kompetisi," tegas Tebas dalam acara La Liga bersama Panini.


Hak Ajukan 2 Permintaan VAR

Bek Real Madrid, Dean Huijsen (kanan), diganjar kartu merah saat timnya menang 2-1 atas Real Sociedad pada laga pekan keempat La Liga di Estadio Municipal de Anoeta, Sabtu (13/9/2025) malam WIB. (AFP/ANDER GILLENEA)

Selain mengkritik laporan Madrid, Tebas menawarkan alternatif untuk meminimalkan kontroversi wasit di masa depan.Ia menyinggung sistem Football Video Support (FVS) di Primera RFEF, di mana pelatih memiliki hak mengajukan dua permintaan VAR per pertandingan.

Menurut Tebas, model ini bisa diterapkan di level profesional agar keputusan wasit lebih transparan dan mengurangi perselisihan.

"Sebagai seorang penggemar, saya percaya kita sebaiknya mengadopsi model FVS. Pelatih yang memutuskan, bukan ruang VAR. Ini masih tahap uji coba global, tapi potensinya besar untuk mengurangi kontroversi," tambah Tebas.

(Muhammad keysya Yusuf irawan)

 

Sumber: SI

Berita Terkait