Amorim Soroti Sikap Pemain MU saat Hadapi Spurs: Terlalu Nyaman, Akhirnya Hilang Fokus

Usai hasil imbang kontra Tottenham Hotspur, Ruben Amorim mengecam pemain MU yang dinilainya terlalu nyaman.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 09 November 2025, 12:30 WIB
Bek Manchester United asal Belanda #04, Matthijs de Ligt (2R), merayakan gol kedua mereka di menit-menit akhir bersama rekan satu timnya dalam pertandingan Premier League Inggris antara Tottenham Hotspur dan Manchester United di Stadion Tottenham Hotspur, London, pada 8 November 2025. (Ben STANSALL/AFP)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, menyoroti sikap anak asuhnya yang dinilai terlalu nyaman setelah hanya mampu bermain imbang melawan Tottenham Hotspur, meski sempat unggul dalam waktu lama.

Dalam laga penuh drama di London, gol sundulan Matthijs de Ligt pada menit ke-96 menyelamatkan MU dari kekalahan dan memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka menjadi lima pertandingan.

Advertisement

Namun, Amorim menilai performa timnya tidak konsisten. Setelah memimpin lewat gol Bryan Mbeumo di babak pertama, Setan Merah justru kebobolan dua kali melalui Mathys Tel dan Richarlison sebelum akhirnya menyamakan kedudukan di penghujung laga.

"Kami masih punya banyak masalah, ini baru permulaan," ujar Amorim seusai pertandingan.

"Saya tahu hasil-hasil akhir mungkin menunjukkan bahwa kami berkembang, memang benar kami berkembang, tapi pekerjaan kami masih jauh dari selesai. Dalam pertandingan tadi kami terlalu nyaman. Kami seharusnya tampil lebih agresif, merasakan atmosfer stadion, dan menyadari bahwa peluang untuk meraih tiga poin terbuka lebar," jelas Amorim.

 


Gagal Jaga Fokus

Pelatih kepala Manchester United, Ruben Amorim, bereaksi dalam pertandingan Liga Inggris melawan Tottenham Hotspur di London, Inggris, Sabtu (8/11/2025). (AP Photo/Ian Walton)

Pelatih asal Portugal itu menambahkan bahwa MU gagal menjaga fokus saat unggul.

"Saya pikir kami terlalu merasa aman. Padahal, dalam satu momen, apa pun bisa terjadi dan mengubah suasana pertandingan. Itu yang terjadi hari ini. Kami harus tampil lebih baik karena sebenarnya laga ini bisa kami menangkan," tegasnya.

Amorim juga mengonfirmasi adanya kekhawatiran terkait cedera lutut yang dialami Benjamin Sesko, yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua.

"Sepertinya ada masalah, tapi kami lihat dulu bagaimana kondisinya," ujarnya singkat.

 


Soal Pergantian Pemain

Penyerang Tottenham Hotspur asal Brasil #09, Richarlison (3 kiri), berebut dengan bek Manchester United asal Prancis #15, Leny Yoro (2 kiri), dan penyerang Manchester United asal Pantai Gading #16, Amad Diallo (tengah), dalam pertandingan Premier League Inggris antara Tottenham Hotspur dan Manchester United di Stadion Tottenham Hotspur, London, pada 8 November 2025. (Ben STANSALL/AFP)

Sementara itu, pelatih Tottenham, Thomas Frank, membela keputusannya melakukan pergantian pemain di tengah sorotan suporter tuan rumah.

Keputusannya menarik keluar Xavi Simons untuk digantikan Mathys Tel pada menit ke-79 sempat menuai reaksi negatif dari tribune, tetapi terbukti tepat setelah Tel mencetak gol penyama kedudukan lima menit berselang.

"Terkadang Anda beruntung," kata Frank.

"Tapi, setiap keputusan pergantian pemain yang saya ambil selalu dengan satu tujuan, mencoba memenangkan pertandingan, dan Tel melakukannya dengan sangat baik, mencetak gol, dan itu momen yang luar biasa," ungkapnya.

Frank memuji kontribusi pemain pengganti lainnya, Wilson Odobert dan Destiny Udogie, yang sama-sama mencatatkan assist dalam laga tersebut. 

 


Perkembangan Positif

Mathys Tel merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Manchester United pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026, Sabtu (8/11/2025) malam WIB di Tottenham Hotspur Stadium. (Ben STANSALL / AFP)

Tottenham memang belum meraih kemenangan kandang di Premier League sejak menundukkan Burnley pada 16 Agustus lalu.

Meski begitu, Frank menilai timnya menunjukkan perkembangan positif.

"Saya tahu kami harus menang agar orang tidak terus membicarakan rekor kandang kami," ucapnya.

"Namun, cara kami bangkit dan tetap berada di dalam pertandingan membuat saya sangat puas. Kami hampir menang, dan di hari lain hasilnya bisa saja berbeda. Secara keseluruhan, ini penampilan bagus melawan Manchester United yang sedang dalam performa apik," tutur Frank.

 

Sumber: The Guardian


Cek Persaingan Terkini

Berita Terkait