Putusan Resmi Panel Premier League soal Gol Van Dijk ke Gawang Man City: Sah, tapi Ada Catatannya

Panel KMI Premier League mengugkap putusan resmi soal gol Virgil van Dijk yang dianulir saat Liverpool hadapi Man City.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 16 November 2025, 12:00 WIB
Pemain Liverpool, Virgil van Dijk, mencetak gol melalui tandukan kepalanya ke gawang Manchester City pada lanjutan Liga Inggris Etihad Stadium, Minggu (09/1, 1/2025) malam WIB. (AFP/Darren Staples)

Bola.com, Jakarta - Panel Key Match Incidents (KMI) Premier League akhirnya merilis penilaian resmi terkait keputusan kontroversial yang menganulir gol Virgil van Dijk dalam duel Liverpool melawan Manchester City (9-11-2025).

Dalam pertandingan di Emirates Stadium tersebut, The Reds menelan kekalahan, padahal sundulan Van Dijk sempat membawa peluang untuk menyamakan kedudukan sebelum intervensi wasit Chris Kavanagh dan tim asistennya.

Advertisement

Gol itu terjadi ketika Van Dijk menyambut sepak pojok dan menaklukkan gawang Man City saat Liverpool tertinggal 0-1.

Namun, keputusan di lapangan langsung menyatakan gol tidak sah karena Andy Robertson dianggap berada dalam posisi offside dan menghalangi pandangan Gianluigi Donnarumma.

Rekaman audio pertandingan mengungkapkan bahwa wasit VAR, Michael Oliver, mengonfirmasi keputusan tersebut.

"Dia berada dalam posisi offside, sangat dekat dengan penjaga gawang, dan membuat gerakan jelas tepat di depannya," kata Oliver.

Keputusan itu memicu reaksi besar, dan kini panel KMI menyatakan bahwa seharusnya gol tersebut tetap disahkan.


KMI Menilai Chris Kavanagh Membuat Kesalahan

Pemain Liverpool, Virgil van Dijk, melepaskan tandukan kepala ke gawang Manchester City pada lanjutan Liga Inggris di Etihad Stadium, Minggu (09/11/2025) malam WIB. (AFP/Darren Staples)

Mengacu laporan eksklusif The Times, KMI menyimpulkan bahwa gol Van Dijk untuk Liverpool versus Man City seharusnya sah.

Meski begitu, panel tetap memberi catatan bahwa VAR memang tidak bisa membatalkan keputusan yang diambil di lapangan.

Panel beranggotakan tiga mantan pemain atau pelatih, satu perwakilan Premier League, serta satu dari PGMOL. Mereka menilai Kavanagh dan asistennya, Stuart Burt, salah dalam memutuskan bahwa Robertson memengaruhi aksi Donnarumma.

Dengan kata lain, menurut panel, Robertson tidak cukup mengganggu penjaga gawang untuk dianggap aktif dalam situasi offside.

Namun, mereka juga sepakat bahwa Oliver benar untuk tidak membatalkan keputusan tersebut via VAR.

Dijelaskan bahwa teknologi hanya boleh membalikkan keputusan subjektif jika ditemukan "kesalahan yang jelas dan nyata", tetapi tidak dapat mengubah keputusan offside seperti ini ketika ofisial di lapangan sudah menilai Robertson berada dalam posisi offside dan terlibat dalam permainan.


Slot Murka, Webb Bela Wasit

Bek Liverpool, Virgil van Dijk beradu argumen dengan wasit di laga melawan Real Madrid di Liga Champions, 5 November 2025. (AP Photo/Jon Super)

Pelatih Liverpool, Arne Slot, menumpahkan kekesalannya seusai pertandingan.

"Sulit bagi saya untuk menyampaikan pandangan tentang hal ini, tetapi menurut saya keputusan yang salah sudah sangat jelas dibuat, setidaknya menurut pendapat saya," ujarnya.

Slot menegaskan bahwa Robertson sama sekali tidak mengganggu pandangan penjaga gawang.

"Karena Robertson sama sekali tidak mengganggu apa pun yang bisa dilakukan penjaga gawang. Sesaat setelah pertandingan, seseorang menunjukkan kepada saya gol yang sama diizinkan wasit ini untuk City saat melawan Wolves musim lalu, dan butuh 13 detik bagi hakim garis untuk mengangkat bendera mengatakan itu offside. Jadi, jelas ada komunikasi," lanjutnya.

Di sisi lain, pimpinan PGMOL, Howard Webb, membela keputusan tersebut. Ia menilai keputusan itu "tidak berlebihan" untuk diambil oleh para ofisial.

Meski begitu, banyak pihak tetap menganggap insiden ini sebagai kesalahan dari Kavanagh dan timnya, dan kini pandangan itu telah diperkuat secara resmi oleh panel KMI.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait