Bola.com, Jakarta - Beberapa hari yang lalu, Paulo Dybala genap berusia 32 tahun, dan sekali lagi ia berusaha pulih dari cedera: cedera yang telah memaksanya absen dalam beberapa pertandingan.
Dengan kontraknya yang akan berakhir pada 30 Juni 2026, wajar saja jika manajemen AS Roma kini memasuki fase refleksi yang lebih mendalam tentang masa depannya beberapa pekan ke depan.
Ada dua masalah dari proses perpanjangan kontrak Paulo Dybala. Problem pertama adalah gajinya saat ini, sekitar 8 juta euro, terlalu besar untuk seorang pemain yang sering absen akibat cedera.
Setiap proposal perpanjangan kontrak yang diajukan AS Roma untuk Paulo Dybala akan jauh lebih rendah. Musim panas lalu ada upaya untuk merngurangi gaji eks pemain Juventus itu, tetapi tidak membuahkan hasil.
Kualitas Paulo Dybala Tidak Pernah Diragukan
Masalah kedua adalah cedera berulang. Kualitas Paulo Dybala memang tidak pernah diragukan, tetapi masalah cedera otot yang berulang pasti akan memengaruhi keputusan akhir, yang harus dibuat dengan mempertimbangkan keberlanjutan.
Pemain asal Argentina ini selalu menegaskan bahwa ia merasa betah di ibu kota, tetapi niat baik saja tidak dapat menyelesaikan pertimbangan ekonomi dan fisik yang kini sedang dipertimbangkan.
Yang menarik, Boca Juniors mulai dikaitkan jadi destinasi berikutnya karier seorang Paulo Dybala. Keberadaan sang sahabat Leo Paredes di Boca Juniors bisa saja membuat Paulo Dybala meninggalkan Eropa dan kembali ke kampung halamannya, Argentina.
Sumber: Football Italia