Saat Lewis Hamilton Merasa Segalanya Berjalan Makin Buruk

Lewis Hamilton mengakui musim ini yang terburuk sepanjang kariernya.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 23 November 2025, 17:45 WIB
Lewis Hamilton dari Inggris Raya, yang mengemudikan (44) Scuderia Ferrari SF-25, melakukan pitstop selama Grand Prix F1 Las Vegas di Sirkuit Las Vegas Strip pada 22 November 2025 di Las Vegas, Nevada. (Peter Fox/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Lewis Hamilton mengungkapkan kondisinya sedang sangat terpuruk di tengah performa yang ia sebut sebagai "musim terburuk sepanjang kariernya".

Pembalap berstatus juara dunia tujuh kali itu sebenarnya mampu menutup balapan Grand Prix Las Vegas, Minggu (23-11-2025), dengan satu poin setelah start dari posisi paling buncit akibat sesi kualifikasi yang kacau.

Advertisement

Namun, pencapaian tersebut tak cukup mengangkat suasana hatinya.

Dalam wawancara singkat bersama Sky Sports seusai balapan di Las Vegas, Hamilton terlihat murung.

"Saya merasa buruk sekali," ujar Hamilton.

"Ini musim terburuk yang pernah saya jalani dan seberapa keras pun saya mencoba, semuanya justru terasa makin berat," katanya.

"Saya sudah mencoba segala hal, baik di dalam maupun luar mobil," katanya lagi.


Sebuah Mimpi Buruk

Para mekanik Ferrari memindahkan mobil pembalap Inggris, Lewis Hamilton, dari jalur pit ke garasi selama Grand Prix Formula Satu Sao Paulo di sirkuit Jose Carlos Pace, alias Interlagos, di Sao Paulo, Brasil, pada 9 November 2025. (JEAN CARNIEL/POOL /AFP)

Musim perdananya bersama Ferrari sejauh ini berjalan jauh di bawah ekspektasi. Hamilton bahkan menyebut rangkaian hasil yang ia raih sebagai sebuah "mimpi buruk", terutama setelah gagal finis pada Grand Prix Sao Paulo sebelumnya.

Peralihan besar dari Mercedes ke Ferrari, yang semula diharapkan menjadi titik balik kariernya, belum memberikan hasil berarti.

Hingga saat ini, Hamilton belum sekalipun naik podium dalam balapan utama sebagai pembalap Ferrari.

Selain kemenangan dominan pada sprint race di seri kedua musim ini di China, hampir seluruh perjalanan Hamilton pada 2025 terasa berat. Ia juga kalah bersaing dari rekan setimnya, Charles Leclerc, yang tampil jauh lebih konsisten.

Hamilton kini tertinggal 73 poin dari Leclerc dan berada di posisi keenam klasemen pembalap. Sementara penggantinya di Mercedes, Kimi Antonelli, hanya berjarak 17 poin dengan dua seri tersisa.

 

Sumber: Crash

Berita Terkait