Brasil Ancang-ancang Perpanjang Kontrak Carlo Ancelotti hingga 2030, Negosiasi Dimulai Awal Tahun Depan

Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) menyatakan kesiapan memperpanjang kontrak pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, yang akan habis setelah Piala Dunia 2026.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 28 November 2025, 16:45 WIB
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti memimpin sesi latihan menjelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Ekuador. Latihan ini digelar di Sao Paulo, Brasil, pada Selasa, 3 Juni 2025. (AP Photo/Andre Penner)

Bola.com, Jakarta - Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) menyatakan kesiapan memperpanjang kontrak pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, yang akan habis setelah Piala Dunia 2026.

Presiden CBF, Samir Xaud, mengonfirmasi rencana tersebut pada Rabu (26/11/2025), dan membuka peluang kerja sama jangka panjang hingga 2030 sesuai keinginan Ancelotti.

Advertisement

Ancelotti sebelumnya mengungkapkan minat tetap menangani Tim Samba empat tahun lebih lama. Pelatih asal Italia itu merasa masih memiliki proyek besar yang ingin ia tuntaskan, termasuk ambisi membawa Brasil kembali berjaya di level tertinggi.

Kontraknya saat ini resmi berakhir setelah perhelatan Piala Dunia 2026.

Xaud menyambut baik keinginan tersebut dan menilai hubungan kerja antara Ancelotti dan CBF sudah berada pada jalur yang tepat.

“Saya melihat percakapan ini secara positif,” kata Xaud, seperti dikutip dari ESPN, Jumat (28/11/2025). 

“Ia mengatakan semuanya bergantung pada kedua belah pihak, dan saya percaya hubungan profesional yang solid sudah terbangun. Semua yang dibutuhkan untuk menjalankan itu dengan sukses sudah ada," imbuh Xaud. 

 


Target Negosiasi

Pelatih kepala tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti mengamati para pemainnya selama sesi latihan di Sao Paulo, pada 3 Juni 2025. (Nelson ALMEIDA/AFP)

Menurut laporan ESPN, CBF menargetkan negosiasi dimulai pada awal 2026. Federasi berharap proses pembicaraan dapat diselesaikan sebelum tim berangkat ke Piala Dunia di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Keputusan ini diambil agar fokus tim tidak terganggu oleh isu internal selama turnamen berlangsung.

CBF juga ingin memastikan apa pun hasil Brasil di Piala Dunia nanti, baik sukses maupun gagal status Ancelotti tetap aman.

Federasi menilai stabilitas kepemimpinan sangat penting mengingat program jangka panjang yang sedang mereka bangun, terutama dalam regenerasi skuad dan pengembangan gaya permainan.

Ancelotti mulai memimpin Timnas Brasil pada Mei 2025 setelah mengakhiri masa baktinya bersama Real Madrid. Pelatih berusia 66 tahun itu memikul tugas besar, yaitu mengembalikan identitas permainan Brasil sekaligus mengakhiri paceklik gelar di Piala Dunia yang sudah berlangsung lebih dari dua dekade.

 


Misi Kembalikan Tradisi Juara Brasil

Carlo Ancelotti, pelatih Brasil, terlihat sedang memberikan instruksi kepada para pemainnya di tengah laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Ekuador di stadion Banco Pichincha di Guayaquil, Ekuador, Kamis, 5 Juni 2025. (AP Photo/Dolores Ochoa)

Brasil terakhir kali mengangkat trofi Piala Dunia pada 2002. Setelah itu, capaian terbaik mereka hanyalah finis keempat pada edisi 2014 ketika menjadi tuan rumah.

Ancelotti kini dicanangkan sebagai sosok yang dianggap mampu memulihkan tradisi juara Brasil berbekal pengalaman panjang dan rekam jejak suksesnya di level klub Eropa.

Jika perpanjangan kontrak terealisasi, Ancelotti berpotensi menjadi salah satu pelatih dengan masa jabatan terlama dalam sejarah Tim Samba. Ia diproyeksikan memimpin Brasil setidaknya hingga kualifikasi Piala Dunia 2030 dan seluruh agenda kompetitif selama empat tahun ke depan.

Dengan rencana negosiasi yang segera dilakukan, CBF ingin memberi sinyal jelas bahwa mereka percaya sepenuhnya pada proyek jangka panjang Ancelotti. Langkah ini sekaligus menjadi upaya mempertahankan stabilitas tim nasional menjelang fase krusial menuju Piala Dunia 2026. (Razaqa Roger Arif Ali)

Sumber: ESPN  

Berita Terkait