Wajib Menang Besar demi Lolos ke Semifinal SEA Games 2025, Timnas Indonesia U-22 Bakal Tampil Menyerang Lawan Myanmar

Timnas Indonesia U-22 wajib menang besar atas Myanmar pada laga terakhir Grup C SEA Games 2025, agar bisa lolos ke semifinal.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 08 Desember 2025, 21:36 WIB
Penyerang Timnas Indonesia U-22, Mauro Nils Zijlstra (kiri depan) berebut bola atas dengan pemain Filipina, Noah River Leddel, pada laga perdana Grup C SEA Games 2025 di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, Senin (8/12/2025). Timnas Indonesia U-22 menutup laga perdana C SEA Games 2025 dengan kekalahan. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia U-22 wajib menang besar atas Myanmar pada laga terakhir Grup C SEA Games 2025, agar bisa lolos ke semifinal. Demi mewujudkan target itu, pelatih Tim Garuda Muda, Indra Sjafri, menyebut pasukannya bakal tampil menyerang.

Timnas Indonesia U-22 menelan hasil minor saat menjalani laga perdana Grup C kontra Filipina di 700th Anniversary Stadium, Chiang Mai, Thailand, Senin (8/12/2025) malam WIB.

Advertisement

Meski tampil dengan skuad terbaik dan bermain menyerang sejak bola digulirkan, Tim Garuda Muda menyerah 0-1 dari Filipina. Gol tunggal kemenangan The Azkals disarangkan Otu Banatao pada menit ke-45+2.

Kekalahan dari Timnas Filipina membuat langkah Timnas Indonesia U-22 untuk lolos ke semifinal SEA Games 2025 cukup berat. Saat ini, Tim Garuda berada di peringkat kedua Grup C dengan nilai nol.

Adapun Filipina kukuh di posisi teratas dengan angka enam, berkat kemenangan atas Myanmar (2-0) dan Indonesia. Torehan itu membuat The Azkals berhak melenggang ke semifinal.

Laporan Langsung SEA Games 2025 Thailand Muhammad Adi Yaksa dan Bagaskara Lazuardi (Grafis by Bayu Setiadi)

Nikmati sajian liputan SEA Games 2025 di Bola.com langsung dari Thailand. Yuk merapat, klik tautan ini.


Wajib Menang Besar, tetapi...

Serangan demi serangan dilancarkan dan sempat merepotkan barisan pertahanan Filipina. Tampak dalam foto, pemain Timnas Indonesia U-22, Rifqi Ray Farandi (kanan) berebut bola dengan pemain Filipina, Gabriel Guimaraes, pada laga perdana Grup C SEA Games 2025 di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, Senin (8/12/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Timnas Indonesia U-22 masih menyisakan satu pertandingan lagi di Grup C, yakni kontra Myanmar di 700th Anniversary Stadium, Chiang Mai, Jumat (12/12/2025). Menjalani duel tersebut, Tim Garuda Muda wajib meraih kemenangan besar kontra Myanmar, minimal lebih dari dua gol.

Andai hasil tersebut terealisasi, anak asuh Indra Sjafri tersebut bisa lolos ke semifinal sebagai satu-satunya tim peringkat kedua terbaik. Namun, nasib Timnas Indonesia U-22 masih bergantung pada hasil tim lain di Grup B.

Saat ini, Malaysia berada di posisi teratas dengan nilai tiga, disusul Vietnam di urutan kedua dan juga mendulang tiga poin, serta Laos di dasar grup dengan nol poin. Pada laga terakhir Grup C, Malaysia dan Vietnam bakal saling berhadapan di Rajamangala Stadium, Bangkok, 11 Desember mendatang.

Jika duel kedua tim berakhir imbang, Timnas Indonesia U-22 dipastikan angkat koper. Sebab, Indonesia hanya mengumpulkan tiga poin (andai menang lawan Myanmar), Malaysia mengoleksi empat poin dan lolos sebagai juara Grup C, sedangkan Vietnam yang meraih angka empat berstatus satu-satunya runner-up terbaik.

Namun, andai Malaysia mampu membungkam Vietnam dengan minimal 1-0 dan Timnas Indonesia U-22 menang 3-0 atas Myanmar, Tim Garuda yang bakal menembus semifinal dengan keunggulan selisih gol. Saat ini, Vietnam mencetak dua gol dan kebobolan satu gol, sedangkan Indonesia belum mencetak gol dan kemasukan satu gol.

 


Tampil Menyerang

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri memberikan instruksi kepada anak asuhannya saat menghadapi Filipina dalam laga pertama Grup C SEA Games 2025 di 700th Anniversary Stadium, Chiang Mai, Senin (8/12/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Pelatih Indra Sjafri mengakui jika Timnas Indonesia U-22 menjalani misi sulit untuk bisa lolos ke semifinal SEA Games 2025. Meski begitu, pelatih berdarah Minang tersebut bakal mempersiapkan timnya dengan sebaik mungkin dan bermain menyerang saat jumpa Myanmar.

"Pertandingan pertama, ya, berat memang karena mereka (Filipina) datang dengan kemenangan pertama mereka kemarin, dan mereka tadi bermain baik," kata Indra Sjafri.

"Hal baik yang mungkin harus kita lanjutkan adalah bagaimana para pemain kita ke depan karena kita butuh kemenangan, tentu kami akan mempersiapkan pemain dengan gameplan yang lebih menyerang," lanjutnya.

 

Berita Terkait