Jadi Asisten Pelatih Malut United, Ricardo Salampessy: Rasanya Saya Seperti Naik Level

Ricardo Salampessy sangat antusias memulai babak baru dalam karier kepelatihannya di Malut United.

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 10 Desember 2025, 10:00 WIB
Ricardo Salampessy (kiri) saat diumumkan sebagai asisten pelatih Malut United. ()

Bola.com, Jakarta - Ricardo Salampessy sangat antusias memulai babak baru dalam karier kepelatihannya. Setelah berpisah sebagai pelatih kepala di Persipura di Pegadaian Championship 2025/2026, pria berusia 41 tahun ini langsung diminati Malut United pada lanjutan BRI Super League 2025/2026.

Meski jabatannya turun dari pelatih kepada menjadi asisten bagi Hendri Susilo, namun salah satu legenda Persipura ini tak merasa tersisihkan. Bahkan dia menyebut bergabung dengan Laskar Kie Raha membuat dirinya naik level.

Advertisement

"Saya bersyukur dengan kesempatan yang diberikan manajemen dan pelatih kepala. Suatu kebanggaan bisa berada dalam jajaran tim pelatih Malut United. Rasanya seperti naik level karena sebelumnya melatih tim di divisi kedua, sekarang di divisi teratas," ucap Ricardo Salampessy.

Karir bek berdarah Ambon ini mulai dirintis bersama Persiwa Wamena. Dia sempat menyabet gelar Pemain Terbaik Divisi Satu 2005 dengan mengantar Persiwa promosi ke Divisi Utama, kasta tertinggi saat itu.

 


Generasi Emas Persipura

Ricardo Salampessy pada uji coba Persik Kediri vs Persipura Jayapura. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Salampessy salah satu generasi emas sepak bola Papua bersama Boaz Solossa ketika tim PON Papua menjadi juara bersama tim PON Jatim di PON Palembang 2004.

Meski sempat membela Persebaya pada musim 2013/2014, namun Persipura lah tim paling lama memakai jasanya. Selama karirnya sebagai pemain, Ricardo Salampessy total bermain sebanyak 287 pertandingan dengan koleksi sepuluh gol. Namun setelah gantung sepatu, dia memulai karier kepelatihannya dengan menakhodai tim PON Papua pada 2023.

Ceritanya di Tanah Papua berlanjut usai ditunjuk sebagai pelatih kepala Persipura Jayapura menjelang babak playoff kompetisi Liga 2 2023-2024. Dari 34 laga di bawah kepemimpinannya, Mutiara Hitam mencatatkan 17 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 10 kekalahan.

Prestasi inilah membuat Ricardo Salampessy dipertahankan membesut Mutiara Hitam musim ini.


Terus Belajar

Ricardo Salampessy (paling kanan) menjadi pelatih kepala Persipura Jayapura di Pegadaian Liga 2 2024/2025. (Dok. Persipura)

Hasil kurang bagus membuatnya harus menepi. Posisinya digantikan pelatih kawakan Rahmad Darmawan. Namun rejeki Ricardo Salampessy tak putus.

Tawaran dari Malut United pun langsung disambarnya. Pengalamannya sebagai mantan pemain di Liga Domestik dan Timnas Indonesia bisa membantu pelatih kepala Hendri Susilo di sisa musim ini.

"Meski pernah jadi pelatih kepala, namun saya tetap masih harus banyak belajar. Malut United klub terbaik untuk saya menggali ilmu dan mengembangkan kemampuan sebagai pelatih. Apalagi Malut United salah satu tim papan atas di BRI Super League musim lalu dan sekarang ini," ujarnya.


Posisi Malut United

Berita Terkait