Pengamat: Target Lolos Piala Dunia 2030 Bagus, tapi Lebih Penting Lagi Menjaga Konsistensi Tampil di Level Tertinggi

Pengamat: Target Lolos Piala Dunia 2030 Bagus, tapi Lebih Penting Lagi Menjaga Konsistensi Tampil di Level Tertinggi

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 02 Januari 2026, 11:45 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Jordi Amat (kiri), Emil Audero (tengah), dan Rizky Ridho (kanan) saat memasuki lapangan pertandingan dalam laga FIFA Matchday melawan Chinese Taipei di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat (05/08/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Bola.com, Jakarta - PSSI telah mencanangkan target pelatih baru nanti harus mampu meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030 di Arab Saudi. Tapi ada misi lebih penting lagi daripada berlaga di Piala Dunia. Apa itu?

Pencapaian Timnas Indonesia hingga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 memotivasi pengurus Federasi untuk melangkah lebih jauh lagi yakni tampil di putaran final di Arab Saudi 2030.

Advertisement

Cita-cita ini wajar. Karena PSSI menilai materi pemain Timnas Indonesia dinilai cukup mumpuni untuk bersaing dengan negara-negara lain.

Meskipun di antara penggawa Timnas Garuda nanti usianya telah lewat dari masa keemasannya, namun mayoritas masih bisa mewujudkan mimpi tersebut.


Faktor Usia

Indonesia unggul lebih dulu pada menit ke-11 lewat eksekusi penalti yang sempurna Kevin Diks. Tampak dalam foto, pemain Indonesia, Kevin Diks (kanan) merayakan gol pada pertandingan pertama Grup B Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Arab Saudi di Stadion Alinma Bank, King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Rabu 8 Oktober 2025 waktu setempat atau Kamis (9/10/2025) dini hari WIB. (AP Photo)

Lima tahun lagi umur tiga kiper yakni Maarten Paes, Emil Audero, dan Nadeo Argawinata telah lewat dari 30 tahun. Begitu pula Jordi Amat, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Shayne Pattynama, Sandy Walsh, Thom Haye, Joey Pelupessy, dan Ragnar Oratmangoen.

Meski nama-nama di atas masih bisa dipakai pada babak kualifikasi, namun mereka sangat berat bila ditampilkan di partai puncak Piala Dunia 2030.

"Sebenarnya momen terbaik Timnas Indonesia lolos di Piala Dunia 2026. Karena pemain saat ini di puncak keemasannya. Untuk Piala Dunia 2030, saya kira pemain Timnas Indonesia banyak yang usianya lewat dari 30 tahun. Berat kalau mereka bersaing di Arab Saudi mendatang," kata Toni Ho.


Siapkan Generasi Baru

Pemain Timnas Indonesia, Adrian Wibowo, saat melawan Timnas Lebanon dalam laga FIFA Matchday 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (8/9/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Pengamat sepak bola asal Makassar ini menyarankan agar PSSI segera menyiapkan pemain baru untuk memperkuat skuat Timnas Indonesia.

"Katakanlah kita bisa lolos ke Piala Dunia 2030. Tapi kalau materi pemainnya tak mumpuni, Timnas Indonesia akan jadi bulan-bulanan. Ini tugas berat bagi PSSI mencari pemain baru berkualitas untuk meraih cita-cita itu," jelasnya.

Sementara kualitas pemain Timnas Indonesia level bawah, seperti U-20 dan U-23, sangat buruk. "Jika kita amati penampilan Timnas Indonesia U-20 dan U-23 di berbagai even selama 2025, kualitas para pemainnya belum layak main di Timnas Indonesia Senior," ujarnya.

 


Jangan Hanya Piala Dunia

Makanya mantan pelatih PSM dan Persipura ini menyatakan apa PSSI hanya cukup ingin tampil di Piala Dunia 2030?

"Target lolos ke Piala Dunia 2030 bagus. Tapi lebih penting lagi, setelah itu PSSI harus menyiapkan skuat Timnas Indonesia yang bisa menjaga konsistensi bersaing di level tertinggi. Jangan hanya sekali tampil di Piala Dunia, lalu kita absen selama bertahun-tahun," tuturnya. 

Berita Terkait