Arne Slot Diperingatkan: Coret Mo Salah Bisa Picu Civil War di Liverpool

Berani mencoret Mohamed Salah? Arne Slot diingatkan soal risiko "civil war" di Liverpool.

Bola.com, Jakarta - Tekanan mulai mengarah kepada pelatih Arne Slot setelah muncul wacana perubahan komposisi lini depan Liverpool untuk pertandingan pekan ke-28 melawan West Ham United, Sabtu (28-2-2026).

Slot diperingatkan bahwa keputusan mencadangkan Mohamed Salah demi memberi tempat kepada wonderkid, Rio Ngumoha, bisa memicu "civil war alias perang saudara" di dalam tim. Namun, ada solusi yang dinilai jauh lebih masuk akal.

Dalam duel kontra Nottingham Forest, Minggu kemarin, Liverpool sempat terlihat tak memiliki arah.

Babak pertama menjadi satu di antara penampilan terburuk mereka musim ini, sebuah catatan yang cukup mencolok mengingat performa The Reds memang kerap tersendat sepanjang kampanye berjalan.

Meski begitu, Liverpool akhirnya mampu menjaga gawang tetap nirbobol dan mengamankan tiga poin di penghujung laga. Gol penentu lahir dari naluri tajam Alexis Mac Allister yang menyambar bola dari jarak dekat.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tak Seharusnya Tersinggung

Perubahan signifikan baru terasa setelah Slot memasukkan Ngumoha. Penampilan singkat pemain berusia 17 tahun itu memberi energi berbeda di sepertiga akhir lapangan, hingga memunculkan desakan dari suporter dan pengamat agar ia menjadi starter saat menghadapi West Ham.

Legenda klub, Jamie Carragher, termasuk yang mendorong Ngumoha tampil sejak menit awal.

Ia menilai baik Salah maupun Cody Gakpo seharusnya tak perlu merasa tersinggung jika satu di antara dari mereka harus duduk di bangku cadangan.

Namun, laporan The Daily Mail menyebut Slot berisiko memicu ketegangan internal jika Salah yang dikorbankan.

Daily Mail menulis bahwa di babak kedua melawan Forest, Salah tampak "berlari seperti di atas pasir" dan pada beberapa momen terlihat seolah tidak berusaha maksimal.

Setelah satu pergerakan lamban di sisi kanan, Slot memutuskan menariknya keluar.

"Salah berjalan ke bangku cadangan dengan salah satu senyum yang seakan berkata, 'Nanti saya balas,' dan dampaknya kemungkinan akan berkembang dengan cara yang cukup mudah ditebak seiring waktu," tulis laporan itu.

Keputusan Tepat

Meski begitu, mereka juga menilai Slot membuat keputusan tepat.

"Pengganti Salah, Rio Ngumoha muda, melakukan lebih banyak dalam 15 menit dibandingkan yang dilakukan Salah sebelumnya, dan pengaruhnya jelas membantu Liverpool membangun momentum di akhir laga untuk meraih tiga poin."

Pertanyaannya kemudian: apakah Slot benar-benar berani mencoret Salah dari starting XI?

Disebutkan bahwa terakhir kali hal itu terjadi, Salah hampir "meledakkan atap Anfield" lewat komentarnya usai hasil imbang melawan Leeds United pada Desember lalu.

Menggeser Gakpo

Dengan musim Liverpool yang disebut berada di garis tipis antara kegagalan dan hasil yang lebih positif, konflik internal tentu menjadi hal terakhir yang diinginkan publik Anfield.

Performa Salah musim ini memang di bawah standar terbaiknya, tetapi ia bukan satu-satunya. Justru pemain di sisi berlawanan, Gakpo, dinilai lebih pantas digeser. Sepanjang musim, kontribusinya dianggap terbatas dan belum menunjukkan pemahaman yang padu dengan bek kiri anyar, Milos Kerkez.

Selain itu, posisi natural Ngumoha adalah sayap kiri, area yang selama ini ia isi dalam penampilan singkatnya bersama tim utama.

Dengan demikian, Slot bisa memasukkan Ngumoha tanpa perlu mencadangkan Salah, cukup dengan menggeser Gakpo.

Sebagian besar suporter Liverpool bahkan sudah lama menginginkan perubahan tersebut. Awalnya, nama Federico Chiesa yang paling banyak didorong untuk menggantikan Gakpo, tetapi Slot tetap mempertahankan kompatriotnya asal Belanda itu.

Jika kini Slot benar-benar siap mengocok ulang pilihan di sektor sayap dengan memberi kesempatan kepada Ngumoha sejak awal laga maka keputusan paling logis adalah mencadangkan Gakpo, bukan Salah.

 

Sumber: Talkteam

Video Populer

Foto Populer