Persijap Pincang Hadapi Persija, Divaldo Alves Tetap Tak Gentar: Harus Tampil Spartan dan Bermain Rapi!

Pelatih Persijap, Divaldo Alves, tetap tak sedikit pun merasa gentar meskipun timnya harus kehilangan sejumlah pemain saat menghadapi Persija.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 02 Januari 2026, 13:45 WIB
Divaldo Alves, pelatih Persijap Jepara di BRI Super League 2025/2026. (Dok. ileague.id)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Persijap, Divaldo Alves, tetap tak sedikit pun merasa gentar meskipun timnya harus kehilangan sejumlah pemain saat menghadapi Persija Jakarta pada laga pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026.

Menjelang duel yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Sabtu (3/1/2026) pukul 19.00 WIB itu, Divaldo Alves lebih memilih fokus dengan pemain Persijap Jepara yang tersedia. 

Advertisement

Setidaknya, ada beberapa amunisi Laskar Kalinyamat yang mesti menepi, baik karena alasan sanksi berupa skorsing larangan bermain, maupun cedera. Namun, hal ini tak menjadi alasan Divaldo untuk menyerah begitu saja.

“Sebelum datang ke sini, saya sudah berbicara kepada manajemen bahwa ada beberapa pemain tidak bisa bermain, baik itu karena kartu merah maupun akibat mengalami cedera,” ujar juru taktik berpaspor Portugal itu.

“Jadi, sekarang sudah tidak ada alasan untuk kami memikirkan hal tersebut. Pemain memang sangat penting dalam tim. Namun, saya lebih ingin fokus mempersiapkan pemain yang ada. Tidak perlu memikirkan pemain yang tidak ada,” imbuhnya.


Keluarkan Potensi Maksimal

Bek kanan Persebaya Surabaya, Koko Ari mencoba melewati penjagaan dari dua pemain Persijap Jepara, Wahyudi Hamisi dan Alexis Gomez dalam laga tunda pekan kedelapan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (28/12/2025). (Dok. Persebaya)

Menurut pelatih berusia 48 tahun itu, para pemain Persijap harus bisa mengeluarkan potensi terbaiknya. Sebab, ini menjadi kunci penting untuk bisa mengimbangi permainan tim dengan kualitas mentereng seperti Macan Kemayoran.

“Saya tidak ingin memikirkan mengenai Yakubu yang terkena sanksi atau Rahmat yang baru saja pulih dari cedera dan belum siap 100%. Saya tidak mau fokus ke sana, karena lebih baik fokus dengan pemain yang tersedia,” ujar dia.

“Kami harus memberikan semua kemampuan kami saat bermain di SUGBK. Harus berusaha 100%, berjuang 100%, dengan mental spartan yang saya suka agar kami bisa mendapatkan hasil positif,” ia menambahkan.


Harus Tampil Spartan

Persijap Jepara sudah menjatuhkan pilihannya terhadap juru taktik asal Portugal, Divaldo Alves, sebagai nakhoda baru untuk menghadapi lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/2026, Jumat (19/12/2025). (Persijap Jepara)

Selain itu, pelatih berlisensi UEFA Pro itu juga mengingatkan anak asuhnya untuk bermain rapi, sama seperti saat menghadapi PSIM. Aspek penting lainnya yang dituntut dari Divaldo kepada pemainnya ialah bermain spartan. 

“Satu hal yang saya minta kepada pemain adalah jangan seperti saat bermain melawan Persebaya. Jadi, kami harus bisa bermain lebih rapi, seperti saat menghadapi PSIM Yogyakarta,” ujar Divaldo Alves.

“Memang ada beberapa pemain penting yang tidak bisa bermain. Namun, pemain pelapis yang kami turunkan pada laga sebelumnya malah bisa bermain sangat bagus dan spartan untuk tim kami,” ia menambahkan.

 


Akhiri Rekor Negatif

Laskar Kalinyamat sejauh ini masih belum berhasil lepas dari kubangan zona merah. Wahyudi Hamisi dan kawan-kawan masih terjebak di peringkat ke-17 klasemen dengan koleksi sembilan poin dari 15 pertandingan.

Yang terbaru, rekor kebobolan Persijap Jepara semakin bertambah parah setelah mereka digilas empat gol tanpa balas oleh Persebaya Surabaya pada pertandingan tunda pekan ke-8 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (28/12/2025).

Akibat gol tersebut, tidak hanya rekor tanpa kemenangan Laskar Kalinyamat yang bertambah panjang, tetapi juga catatan kebobolan yang kian memprihatinkan. Sejauh ini, mereka setidaknya sudah kemasukan 28 gol dari 15 pertandingan.   

Berita Terkait