Liga Inggris: Sunderland Temani Arsenal Jadi Tim Tak Terkalahkan di Kandang

Hanya dua tim yang masih belum tersentuh kekalahan saat bermain di kandang pada musim Premier League kali ini, yakni Arsenal dan Sunderland.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 02 Januari 2026, 14:00 WIB
Bek Manchester City, Josko Gvardiol, menyundul bola melebar dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Sunderland dan Manchester City di Stadion of Light, Sunderland, wilayah timur laut Inggris, pada 1 Januari 2026. (ANDY BUCHANAN / AFP)

Bola.com, Jakarta - Hanya dua tim yang masih belum tersentuh kekalahan saat bermain di kandang pada musim Premier League kali ini, yakni Arsenal dan Sunderland.

Arsenal mencatatkan rekor impresif dengan sembilan kemenangan dan satu hasil imbang di Emirates Stadium.

Advertisement

Sementara itu, Sunderland tampil mengejutkan dengan rekor kandang lima kemenangan dan lima hasil imbang di Stadium of Light. Ketangguhan di kandang membuat The Black Cats sudah mengoleksi 20 poin di kandang musim ini.

Catatan tersebut bahkan melampaui performa kandang Sunderland pada musim Premier League sebelumnya di 2016/17, di mana mereka hanya meraih 14 poin sepanjang musim. Performa solid di depan pendukung sendiri menjadi salah satu kunci keberhasilan Sunderland bersaing di kasta tertinggi musim ini.


Sunderland Jegal Man City, Keuntungan buat Arsenal

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, berbincang dengan gelandang asal Inggris Sunderland, Luke O'Nien, saat pertandingan Liga Inggris antara Sunderland dan Manchester City di Stadion of Light, Sunderland, wilayah timur laut Inggris, pada 1 Januari 2026. (AFP/Andy Buchanan)

Manchester City harus kehilangan dua poin penting setelah hanya mampu bermain imbang 0-0 saat bertandang ke markas Sunderland pada laga pembuka tahun 2026. Meski mendominasi permainan, The Citizens gagal memaksimalkan sejumlah peluang yang mereka ciptakan.

Masuk menggantikan Nathan Aké yang cedera pada menit ketiga, Josko Gvardiol tampil agresif dan menjadi pemain City dengan jumlah tembakan terbanyak. Bek asal Kroasia itu melepaskan empat percobaan, seluruhnya di babak kedua, namun hanya satu yang mengarah ke gawang.

Sunderland kembali menunjukkan kekuatan lini pertahanan mereka di bawah asuhan Régis Le Bris. Dengan penguasaan bola kurang dari 42 persen sepanjang musim, The Black Cats kembali mengandalkan disiplin bertahan dan berhasil meredam serangan City selama 90 menit.

Hasil ini semakin menegaskan solidnya pertahanan Sunderland, yang secara mengejutkan hanya kebobolan satu gol lebih banyak dibanding Manchester City sepanjang musim ini.


Pujian dari Pep Guardiola

Manajer Man City, Pep Guardiola, menyebut selain disiplin taktik,  kekuatan fisik Sunderland menjadi faktor yang membuat pertandingan berjalan sulit. Menurutnya, The Black Cats tampil sangat kuat dan agresif dalam duel, sehingga wajar jika City kesulitan menemukan celah.

“Mereka sangat fisikal, sangat kuat, jadi ini bukan sesuatu yang mengejutkan. Kami ambil satu poin. Perjalanan masih panjang,” tegas Guardiola.

Meski merasa timnya pantas meraih kemenangan, Guardiola menegaskan bahwa dalam sepak bola, hasil akhir tetap tidak bisa dibantah. “Hasilnya adalah apa adanya,” tutupnya.

Hasil imbang ini membuat Manchester City harus puas menambah satu poin dan gagal memangkas jarak dengan Arsenal di puncak klasemen. Sementara itu, Sunderland kembali menunjukkan bahwa mereka bukan lawan yang mudah, terutama ketika bermain di kandang sendiri dengan pertahanan yang solid dan semangat juang tinggi.   

Sumber: Squawka, Express


Persaingan Musim Ini

Berita Terkait