Suporter FC Twente Ngebet Ingin Mees Hilgers Perpanjang Kontrak dan Bertahan: Sayang Situasinya Runyam

Suporter FC Twente masih ingin melihat bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, melanjutkan perjalanannya bersama tim berjuluk The Tukkers itu.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 02 Januari 2026, 22:00 WIB
Aksi bek tengah keturunan Indonesia milik FC Twente, Mees Hilgers (paling kiri) di laga leg pertama Kualifikasi Ketiga UEFA Conference League melawan Cukaricki pada 6 Agustus 2022 lalu. (Dok. Instagram Mees Hilgers)

Bola.com, Jakarta - Suporter FC Twente masih ingin melihat bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, melanjutkan perjalanannya bersama tim berjuluk The Tukkers itu di tengah kemelut yang terjadi selama berbulan-bulan.

Situasi yang dialami Mees Hilgers memang amat runyam. Bek berusia 24 tahun itu telah mengindikasikan niatnya untuk angkat kaki. Akibatnya, dia diparkir FC Twente dan tidak akan dimainkan hingga bersedia memperpanjang kontraknya.

Advertisement

Soal perpanjangan kontrak itu, pihak klub sebetulnya hanya ingin menahan Hilgers agar tidak pergi secara cuma-cuma alias gratis. Kontrak pemain kelahiran Amersfoort itu bersama FC Twente bakal berakhir pada 30 Juni 2026.

“Sejauh ini, Mees Hilgers tidak melihat alasan untuk memperpanjang kontraknya dengan FC Twente. Sementara itu, Direktur Teknik Jan Streuer memutuskan untuk tidak memasukkannya ke skuad.”

“Dengan langkah ini, klub mengirimkan pesan yang jelas: jika tidak ada prospek perpanjangan kontrak, FC Twente tidak akan bekerja sama dengan kepergiannya,” bunyi laporan media Belanda, twenteinsite.nl.

 


Ingin Hilgers Bertahan

Mees Hilgers bersama FC Twente di Eredivisie 2024/2025 (Instagram/meeshilgers)

Masih dalam laporan yang sama, situs twenteinsite.nl sempat mengadakan jajak pendapat soal nasib Hilgers. Hasilnya, mayoritas pendukung FC Twente masih menghendaki Mees Hilgers untuk memperpanjang kontraknya.

“Kami meminta pendapat para suporter di situs web kami tentang kemungkinan perpanjangan kontrak Mees Hilgers. Hampir 3.300 responden memberikan suara dalam jajak pendapat,” bunyi laporan twenteinsite.nl.

“Hasilnya, mayoritas responden sebesar 77%, berharap FC Twente dan Hilgers dapat mencapai kesepakatan dan menyetujui kontrak baru. Sedangkan 22% lebih memilih agar hal itu tidak terjadi,” lanjut mereka.

 


Cedera Bikin Runyam

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers mencetak satu gol saat FC Twente menang telak 4-0 atas Heracles dalam lanjutan Eredivisie 2024/2025, Minggu (27/10/2024) (Dok. FC Twente).

Sebetulnya, FC Twente sudah mempertimbangkan untuk menjual Hilgers pada bursa transfer musim dingin mendatang. Ini menjadi langkah terakhir agar bek Timnas Indonesia itu tidak pergi secara gratis pada musim panas mendatang.

“Namun, karena cedera yang dialaminya, opsi tersebut dibatalkan. Klub kini fokus pada solusi alternatif dan ingin melanjutkan pembicaraan tentang kemungkinan perpanjangan kontrak,” bunyi laporan media tersebut.

“Hal ini akan memberi Hilgers waktu untuk pulih dengan tenang dan kemudian bergabung kembali dalam latihan pra-musim untuk musim baru, sementara FC Twente tetap mengontrol masa depannya,” lanjutnya.

 


Kebuntuan Negosiasi

Jendela transfer musim panas 2025 membuat Hilgers dalam kondisi yang tidak jelas. Ia hampir saja berganti kostum klub Prancis, Stade Brest pada deadline transfer dengan status pinjaman opsi pembelian permanen.

Namun, kesepakatan itu gagal pada 1 September karena tidak ada cukup waktu di Prancis untuk tes medis sebelum batas waktu. Mees Hilgers tetap di Enschede (markas FC Twente) dan jelas tidak mungkin bermain lagi.

Manajemen klub Twente tetap keukeuh terhadap Hilgers jika sang pemain tidak akan dimainkan tanpa perpanjangan kontrak. Kontraknya saat ini berlaku hingga pertengahan 2026, tetapi FC Twente menginginkan kejelasan tentang masa depannya sebelum dapat bermain lagi.

Kebuntuan ini membuat Hilgers frustrasi, yang, meskipun sepenuhnya fit, telah dicoret dari skuad selama berbulan-bulan. Termasuk kariernya di Timnas Indonesia yang harus absen tampil di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan berujung kegagalan.

Berita Terkait