BRI Super League: Jean-Paul van Gastel Tak Khawatir dengan Paceklik Gol Sang Bomber asal Slovenia

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, mengaku tak khawatir dengan paceklik gol yang dialami Nermin Haljeta.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 02 Januari 2026, 22:15 WIB
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menyebut timnya seharusnya bisa meraih kemenangan saat bersua PSBS Biak pada laga tunda BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (29/12/2025) sore WIB. Dalam duel itu, PSIM harus puas bermain imbang 2-2. (Bola.com/Ana Dewi)

Bola.com, Yogyakarta - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, mengaku tak khawatir dengan paceklik gol yang dialami Nermin Haljeta. Bomber Slovenia itu sudah absen membobol gawang lawan selama dua bulan.

Kemampuan Nermin Haljeta sebagai penyerang tidak perlu diragukan lagi. Musim lalu saat berbaju PSM Makassar, pemain berusia 28 tahun itu berhasil mendulang 12 gol plus dua assist di BRI Liga 1 2024/2025.

Advertisement

"Nermin bekerja keras untuk berkembang, dan memang, dia belum mencetak gol dalam beberapa pertandingan terakhir, tapi saya tidak khawatir karena dia bekerja keras dan berlatih setiap hari untuk meningkatkan kemampuannya," ujar Van Gastel.

Menurut pelatih asal Belanda tersebut, kontribusi seorang pemain bagi tim tidak hanya diukur dari jumlah gol semata. Menurutnya, peran Nermin sangat krusial dalam sistem permainan Laskar Mataram.

 


Tampil Dinamis

Striker PSIM Yogyakarta, Nermin Haljeta mencetak dua gol ke gawang Dewa United dalam laga pekan ke-10 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (22/10/2025). (Dok. I.League)

Penyerang berpostur 195 cm itu tampil dinamis. Bukan hanya mencetak gol, namun Haljeta juga rajin membantu pertahanan. Jean-Paul van Gastel mengakui kelebihan pemain andalannya tersebut.

Nermin Haljeta kerap menjadi pemain pertama yang melakukan tekanan kepada lawan, sehingga tak jarang energinya terkuras sepanjang pertandingan.

"Di sisi lain, kontribusinya bagi tim sangat penting karena dia adalah bek pertama yang kami miliki. Jadi, dia mengambil banyak beban kerja," katanya.

"Terkadang dia melakukan begitu banyak pekerjaan sehingga saat kami membutuhkannya di kotak penalti, dia mungkin terlalu lelah atau tidak ada di sana," sambung pelatih berusia 53 tahun itu.

 


Tetap Optimistis

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel sedang memberikan arahan kepada anak asuhnya saat bertanding melawan PSIM Yogyakarta pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) 

Yang pasti, Van Gastel tetap optimistis Haljeta akan kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali terakhir, striker bernomor punggung 99 di PSIM itu mencetak gol saat melawan Persik Kediri pada 31 Oktober 2025.

Itu merupakan gol keempat Nermin Haljeta buat Tim Laskar Mataram. Selain itu, dia juga telah membuat tiga assist dari total 14 penampilan musim ini.

"Jadi, ya, saya tidak khawatir padanya. Gol-gol akan datang. Dia mungkin tidak akan mencetak 15 gol, tetapi selama dia terus tampil baik dan bekerja keras, maka gol-gol akan datang," ucap Van Gastel.

Kepercayaan penuh dari sang pelatih diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri Haljeta untuk kembali menemukan sentuhan terbaiknya bersama PSIM di laga-laga berikutnya.

 


Menjamu Semen Padang

Terdekat, PSIM dijadwalkan menjamu Semen Padang pada pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Minggu (4/1/2026) pukul 15.30 WIB.

Laskar Mataram membidik kemenangan pada laga ini. Mereka tidak ingin kehilangan poin lagi, karena sudah melewati tiga pertandingan beruntun tanpa kemenangan. Pekan lalu, PSIM ditahan PSBS Biak 2-2 di kandang.

Hasil itu membuat Reva Adi Utama dkk. turun ke peringkat keenam klasemen sementara dengan torehan 24 poin. PSIM sejauh ini mencatat enam menang, enam imbang, plus tiga tumbang.

 


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait